
sejak kedatangan mas celvin pagi pagi yang langsung membawa Tasya pergi untuk membeli cincin dan pergi ke butik langganan tante Hellen mommy nya mas Celvin.mas celvin sungguh membuat Tasya shock atas apa yang dilakukan hari ini ternyata lelaki satu itu sudah memesan undangan tanpa diskusi dulu dengan Tasya yang katanya dirinya sudah membicarakan tentang pernikahan kepada papi dan mami dan lebih konyol nya lagi kedua orang tua Tasya menyetujui.gila ini semua kan menyangkut masa depan Tasya dan kehidupan nya kenapa mereka tidak meminta persetujuan Tasya dulu."
Sekarang Tasya berakhir di apartemen lelaki yang seenaknya mengambil keputusan tanpa persetujuan nya."
Tasya menatap ke kaca besar yang menampilkan begitu padatnya kota Jakarta, lampu lampu yang menyala menerangi gedung gedung dan jalanan ibukota, seharian mengikuti mas celvin ,mereka sampai di apartemen lelaki yang sangat menyebalkan tapi selalu di hati tasya sekitar jam 7 malam."
sya pernikahan kita akan di langsungkan dua bulan lagi,dari sekarang kamu minta izin dari kepala pihak rumah sakit.."celvin meletakkan gelas yang berisi jus strawberry dan langsung duduk di sebelah Tasya."
CK.kenapa sih mas seenaknya saja mengambil keputusan tanpa memberi tahukan dan menanyakan Tasya terlebih dahulu?emang mas enggak takut kalau Tasya menolak?"ucap Tasya dengan lirikan mautnya.
celvin menghela nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan tasya dan terdiam sebentar."sya maaf sebelumnya,bukan maksud mas tidak menghargai kamu dengan semua yan mas lakukan karena mas tau kamu akan menolak mas."
ya pasti Tasya akan menolak pernikahan ini,mas tau kan tasya belum siap menikah."
celvin melihat Tasya yang berada di samping kirinya."tau... makanya mas langsung saja mempersiapkan semua pernikahan kita tanpa melibatkan kamu."
terus kalau kita sudah menikah, kita tinggal dimana?mas tau kan aku tidak bisa tinggal di Bali!"
itu semua nya sudah mas atur,kita akan tinggal di sini urusan kerjaan mas di Bali mas percaya kan sementara dengan arka ,mas akan ke Bali kalau hanya kerjaan yang tidak bisa melibatkan arka.
Tasya hanya bisa terdiam mendengar jawaban celvin, menolak pun sudah tidak bisa yang hanya dilakukan sekarang hanya bisa pasrah."
__ADS_1
"sya"celvin menggeser posisi duduknya menghadap Tasya,memegang kedua bahu Tasya lalu menariknya agar menghadap kearah celvin."
percaya sama mas sya,entah sejak kapan perasaan ini hadir sebelum mas menikah dengan Indira mas selalu tidak suka kalau kamu dekat dengan lelaki lain."
rasanya jantung Tasya mau keluar karena begitu kencang berdetak, jarak dirinya dengan celvin hanya beberapa centi."
Tasya menatap wajah tampan celvin dari jarak yang sangat dekat Tasya masuk kedalam bola mata abu abu Lelaki tampan itu untuk mencari apakah benar ada cinta untuk nya, jangan jangan hanya kebohongan."
Wait ...kenapa tasya merasakan ada yang kenyal kenyal di bibirnya,Tasya mencium harum daun mint,saat kesadaran kembali Tasya kaget ternyata mas celvin sudah mengigit bibir bawah Tasya agar terbuka, celvin sudah ******* dan membelit lidah Tasya."
ahh..Tasya mendesah celvin semakin dalam memberikan serangan nya."
Tasya memukul bahu celvin, karena pasokan oksigen sudah menipis celvin yang sadar akhirnya melepas kan ciuman pertama Tasya."
maaf?ucap celvin sambil mengelap bibir Tasya yang menempel bekas saliva nya."
Tasya berdecak memutar kedua matanya."kalau mau cium kasih kode dulu kek mas, jangan asal nyosor aja udah kaya bebek."
celvin terkekeh protes yang di layangkan calon istrinya."
ya sudah,besok kalau mau cium kamu mas kasih kode."
__ADS_1
ya kali aku kasih,jangan coba coba ya mas sebelum ijab Kabul."
celvin melihat jam tangan yang terpasang di tangan kanannya."ayo mas antar pulang ini sudah jam 9 malam,mas tadi pamit ke papi mami balikin kamu tidak sampai diatas jam 10 malam."
celvin berdiri dari duduknya berjalan ke arah kamar,sedangkan Tasya sudah dengan rasa yang tak karuan mendapatkan ciuman pertama dari orang yang sangat dia cintai."
Tasya meneguk es jus strawberry yang sudah Ambar rasanya karena tercampur es yang mencair bagaimana tidak Ambar tuh jus kalau di angguri selama dua jam."
Tasya membawa gelas kosong ke wastafel yang berada di dapur, setelah mencuci gelas.tasya berjalan untuk mengambil tas selempang nya yang berada di sofa ruang tamu."
ayo,nanti keburu malam."Tasya membalikkan badannya menghadap celvin yang berada di belakang nya.
ya ampun kenapa calon laki gue ganteng banget sih."batin tasya.
sya kok malah bengong!"panggil celvin.
Tasya terkesiap mendengar panggilan dari pujaan hati."
heh.. iya mas."
celvin berjalan menuju pintu apartemen di ikuti Tasya."
__ADS_1
bersambung....