Maafkan Aku Yang Mencintaimu

Maafkan Aku Yang Mencintaimu
Bab.29 pernikahan kak bima


__ADS_3

Acara akad nikah akan di adakan jam 9 pagi di kediaman keluarga mba Maya, memang tadinya keinginan dari kak Bima ingin di adakan di sebuah hotel di Jakarta,tapi dari keluarga mba Maya meminta akad dan acara resepsi nya di adakan di rumah mba Maya .


halaman rumah mba Maya memang sangat luas dengan bangunan rumah minimalis tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil,rumah dua lantai yang mempunyai halaman yang sangat luas.


keluarga besar pramudya sudah bersiap siap untuk berangkat ke kediaman pengantin wanita, begitu pun Abi dan umi nya Nissa ayah dan bunda nya putri dan keluarga mas celvin.


mir...mba mu mana kok belum turun?ini sudah mau berangkat?tanya mami ke Amira yang sedang asik dengan ponselnya.


masih di kamar kali Tan!tadi sih Mira lihat masih pakai baju."


astaga tuh anak,cepat kamu panggil mba mu ini sudah jam berapa?"perintah mami sambil berjalan menuju keluar rumah.


Amira yang sedang duduk di ruang tamu sambil memainkan ponselnya,mau tidak mau akhirnya bangun dengan mencebik kan bibirnya.


duh mba Tasya lagi ngapain sih dari tadi belum turun juga."gerutu Amira dengan melangkah kan kakinya naik ke lantai dua di mana kamar Tasya berada.


sampai di depan kamar Tasya Amira langsung membuka pintu kamar tanpa mengetuk terlebih dahulu."


MBA TASYA.....!!!!!


ya ampun mba di tungguin di bawah,eh enggak tau nya malah tidur.omel Amira yang melihat tasya yang tertidur di ranjangnya sambil memeluk guling


Amira berdiri di dekat tempat tidur tangan nya sudah menepuk nepuk bahu Tasya.


mba bangun mba,mami sudah ngomel ngomel tuh dari tadi.


apa sih Ra mba masih ngantuk,kamu berisik banget."gerutu Tasya yang masih memejamkan mata.


aish,mba bangun semua orang sudah siap mau berangkat di bawah,mba acaranya kan jam 9 mba."Amira terus mengguncang tubuh Tasya.


ya..ya ini mba bangun."Tasya akhirnya bangun duduk di pinggir ranjang melirik sinis ke Amira yang sudah berkacak pinggang di depan Tasya.


ayo mba turun."ajak Amira yang sudah menarik Tasya untuk turun ke bawah.


tunggu mba ambil sepatu dulu!"Tasya berjalan mengambil strap heels merk Zara berwarna emas sesuai dengan kebaya nya.


keluarga besar Pramudya memakai kebaya dan juga batik berwarna mas,sedangkan kak Bima memakai beskap berwarna putih.


tujuh mobil beriringan menuju ke kediaman pengantin wanita yang dapat di tempuh sekitar 1 jam.


di dalam mobil Tasya sedang mendapatkan tausiah dari mami, karena tertidur papi dan pak ujang yang masih fokus menyetir mobil hanya senyum senyum sedangkan kak Bima dan Didot yang duduk di kursi belakang hanya diam mendengar kan Tasya terkena omelan."


sya kamu itu kebiasaan banget,sudah tau ini acara kakak mu bisa bisa nya kamu ketiduran!"omel mami yang sudah cantik dengan kebaya berwarna mas.

__ADS_1


maaf mih,Tasya ngatuk habisnya mami jam empat sudah teriak teriak di kamar Tasya."


CK.kamu kalau enggak di teriakin mana mungkin bisa bangun, lagian sudah tau kakak mu mau nikah bukannya punya inisiatif kek bangun tanpa mami teriakin.


memang kamu semalam tidur jam berapa?tanya papi yang berada di kursi depan samping kemudi."


jangan bilang kamu masih kerjain tugas?"kak Bima yang berada di samping kanan Tasya langsung saja Nyamber udah kaya petasan.


ya,aku tidur jam 2 pagi pih."jawab Tasya dengan tangan di silang di depan dada.


mami yang duduk di samping kiri Tasya hanya melirik sinis.


Didot yang duduk dibelakang masih sibuk dengan game di ponselnya.


papi yang mendengar jawaban Tasya hanya mangut mangut sudah kaya patung kucing cina.


iringan mobil pengantin lelaki memasuki kawasan perumahan keluarga mba Maya, mobil yang di bawa kak Bima berada di urutan ketiga.


di urutan pertama di kendarai om Leo,di urutan kedua di Kendari om Dimas, urutan ke empat keluarga mas celvin yang paling belakang keluarga putri.


sampai di rumah pengantin wanita,iringan pengantin lelaki sudah memakirkan mobil di sebelah rumah mba Maya ada tanah kosong yang luas nya sekitar 500 m,kata kak Bima itu tanah punya papa nya mba Maya.


keluarga mempelai lelaki sudah membentuk barisan di mana kak Bima yang berada di barisan depan di apit mami dan papi di ikuti nenek om Tante dan para orang tua sedangkan para anak muda di barisan belakang kami semua membawa antaran untuk pengantin wanita.


kak celvin kapan nyusul?tanya Didot yang berada di belakang Tasya sambil membawa antaran tas dan juga alat alat kosmetik keperluan mba Maya yang sudah di bentuk parsel.


tidak lama dot, tunggu aja kabarnya."jawab celvin singkat Tasya yang di samping kiri hanya melirik.


...****************...


acara sudah di mulai kak Bima sudah duduk di depan dimana sudah di persiapkan meja dan tempat duduk untuk acara akad nikah.


mba Didot laper nih,tadi belum sempet makan."bisik Didot yang duduk di samping kiri Tasya.


Tasya menengok ke kiri dimana Didot sedang mengelus perut nya."


ya udah ayo ikut mba."Tasya berdiri di ikuti Didot saat ingin berjalan melewati celvin yang ada di samping kanan Tasya.


mau kemana sya?celvin mengernyit heran acara baru saja di mulai Tasya sudah bersiap meninggalkan tempat duduk.


kamar mandi mas!"jawab Tasya singkat kemudian menengok ke samping kiri."ayo dot cepat! panggil Tasya yang sudah jalan miring untuk keluar dari tempat duduk baris ketiga.


sya mau kemana?tanya putri yang ada duduk di barisan kedua menengok kebelakang

__ADS_1


ke bulan."jawab Tasya malas.


putri yang mendapatkan jawaban Tasya hanya berdecak.


Didot dan Tasya ada di dapur rumah keluarga mba Maya di sana sudah banyak makanan yang di pesan dari catering yang sudah terkenal dan di pastikan semua makanan nya enak enak semua.


Tasya celingak-celinguk mencari sekiranya ada orang yang dapat di mintai tolong,Tasya menghampiri seorang lelaki yang memakai seragam catering abu abu.


maaf mas bisa minta tolong?


lelaki yang memakai seragam catering tersenyum sambil menggangguk kan kepalanya.


bisa mba,ada apa ya?


mas bisa minta sarapan enggak,saya sama adik saya belum sarapan."Tasya meminta sambil menunjukkan cengiran nya.


oh bisa mba,mau sarapan apa mba?tanya seorang lelaki petugas catering.


nasi aja deh mas dua piring ya mas."


tunggu aja ya mba saya siapkan."ucap petugas catering yang sudah berjalan menuju panci panci besar.


Tasya dan Didot duduk di kursi di dekat taman belakang.


mba enak Yo masakan nya apa lagi udang asam manis nya mba makyos enak tenan."oceh Didot sambil menyuapkan nasi beserta lauknya ke dalam mulut.


Hem, ini ayam rica rica nya juga mantap."Tasya sama seperti Didot yang lahap memakan nasi dan lauknya.


hemm...hemmm"


terdengar suara deheman dari belakang Tasya."dot dengar enggak?tanya Tasya dengan mulut penuh.


apa sih mba?Didot masih menikmati nasi yang tinggal dikit di piring.


Tasya menaruh piring yang sudah bersih tanpa sisa di meja kecil yang ada di depannya langsung mengambil gelas yang berisi air putih langsung meneguk nya sampai tandas.


hemm...hemmm"


tuh dot dengar enggak?


Didot yang juga mendengar langsung menengok ke belakang setelah menaruh piring kosong dan meneguk air putih.


Didot melihat sosok yang berdiri di belakang tasya hanya memberi kan cengiran nya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2