Maafkan Aku Yang Mencintaimu

Maafkan Aku Yang Mencintaimu
Bab.38 kecurigaan tasya


__ADS_3

Tasya mengerjap perlahan lahan membuka matanya, pantulan cahaya dari balik kaca yang masih tertutup gorden mengenai mata membuat silau."


setelah matanya sepenuhnya terbuka Tasya melihat sekeliling kamar, dirinya baru ingat kalau jam satu mereka sampai di Bali di tambah lagi suaminya langsung menerkamnya tidak membiarkan dirinya istirahat setelah sampai di Bali lebih tepatnya di villa milik suaminya."


ngomong ngomong tentang suami Tasya baru ingat,Tasya membalikkan badannya menghadap suaminya yang masih terlelap tidur.


ya ampun,gue sampai lupa sholat!gara gara mas celvin nih langsung nyerang aja kaya enggak ada hari esok."gumam Tasya pelan sambil menatap wajah lelap suami tampannya.


terdengar suara berisik dari luar,Tasya yakin pas dia keluar dari kamar pasti para Genk rusuh dan kakak kakaknya akan menjadikannya bahan ejekan."


Tasya bangun dari ranjang menuju kamar mandi, rasanya dirinya sudah sangat lengket.


15 menit Tasya keluar dari kamar mandi dalam keadaan segar dengan tubuh di tutupi handuk hanya sebatas paha dengan rambut yang di gulung handuk.


berjalan menghampiri keberadaan kopernya yang belum sempat di rapikan,Tasya memakai kaos berwarna merah muda dengan bawahan celana Levis biru sobek sobek di bagian dengkul setelah selesai memakai moisturizer,sun screen dan bedak tabur."


sudah cantik...sudah harum tinggal sarapan!monolog Tasya berjalan menghampiri ranjang dimana suaminya masih terlelap.


mas bangun sudah siang!sambil menggucang badan suaminya Tasya melirik jam yang terpajang di dinding sebelah kanan menunjukkan pukul 9 pagi,bangun mas tuh tim rusuh sudah berisik di luar."


celvin yang merasakan guncangan perlahan lahan membuka matanya,celvin melihat istrinya sudah segar dan wangi.


kamu sudah mandi sya?tanya celvin yang langsung duduk bersandar di head board ranjang.


CK.tasyq berdecak dengan bertolak pinggang,ya udah lah mas!udah sana mas mandi dulu Tasya mau keluar nanti habis sarapan baru Tasya beresin baju bajunya."


setelah keluar dari kamar Tasya melihat di luar villa sudah berkumpul sepupu dan kedua sahabatnya yang lagi duduk duduk di gazebo sambil bercengkerama sedangkan kak Bima,mba Maya,mba citra,mas rehan dan mas Jun duduk di bangku yang tidak jauh dari tim somplak sebelum ikut bergabung bersama mereka Tasya ingin mengisi perutnya yang sudah sangat lapar apa lagi tenaga nya habis terkuras,Tasya membelokkan badannya berjalan menuju dapur,Tasya merasakan ************ agak sedikit linu seperti ada yang mengganjal."


selesai makan dan mencuci piring,Tasya berjalan keluar untuk bergabung bersama tim rusuh."


mas Jun yang pertama melihat kedatangan Tasya karena memang posisi duduknya menghadap pintu masuk villa langsung bersuara."


wis pengantin baru,siang amat neng habis ngapain baru bangun?mas Jun dengan menaik turun kedua alisnya sambil menampilkan cengiran nya.


mereka yang sedang asik mengobrol langsung menengok ke arah Tasya ketika mendengar ledekan mas Jun.


Tasya duduk di bangku kosong samping kanan mba citra tanpa memperdulikan ucapan Jun."


basah lagi tuh rambut,habis ngapain sya?kak Bima ikut meledek adik satu satunya."


habis kecebur di kali!"balas Tasya cuek tangan nya sudah mencomot pisang goreng yang berada di piring."


kapan ke kalinya mba?kok enggak ngajak ngajak Didot."Didot yang sedang memakan roti Unyil ikut buka suara "


Tasya melirik sinis Didot,tanpa menjawab."

__ADS_1


mereka para kaum rusuh hanya cengengesan,Tasya masih asik mengunyah pisang goreng."


celvin nya mana?tanya mba Maya matanya menatap ke arah dalam villa."


mandi."jawab Tasya singkat."


sya kaki kamu kenapa kok cara jalannya agak ngakang?mba citra ikut meledek sepupunya ini."


Tasya mendengus melirik mba citra yang duduk di sebelah kirinya."


pakai nanya lagi!Tasya beralih menatap mas rehan suami dari sepupunya."emangnya burungnya mas belum bisa terobos sangkar nya mba citra."


mba citra yang lagi minum teh manisnya langsung tersedak mendengar pertanyaan sepupu nya yang kalau ngomong enggak di filter.


sebelum sempat menjawab ocehan tasya celvin datang sambil mengangkat bangku kayu dan meletakkan di belakang Tasya.


wah kak celvin seger bener!habis isi daya ya kak."ucap putri agak sedikit berteriak.


celvin tertawa mendapatkan pertanyaan putri,bukan daya lagi bahkan vitamin nya juga dapat."celvin menjawab sambil meletakkan tangannya di bahu istrinya."


Vin,si Rio kemana?kok gue telpon enggak bisa bisa!tanya kak Bima.


Tasya merasakan pegangan tangan celvin di bahunya agak mengencang, seperti celvin kaget mendengar pertanyaan bima."


celvin berdehem sebentar sebelum menjawab pertanyaan bima."


Loh kok Rio enggak hubungi gue kalau ada urusan, masalahnya Rio yang nanganin desain untuk pembuatan resto nya pak braham yang ada di sulawesi!kak Bima menghela nafas."itu harus segera di selesaikan karena bulan depan itu resto sudah mulai di bangun sambung kak Bima yang nadanya agak sedikit kesal."


tadi yang suasananya penuh dengan ledekan sekarang agak sedikit tegang."


ya sudah nanti gue hubungi Rio."ucap mas celvin yang sudah berdiri berjalan masuk kedalam villa,Tasya merasa aneh dengan celvin suaminya sepertinya ada yang di sembunyikan.


sebenarnya ada apa sih?batin Tasya yang penasaran apa yang telah terjadi antara Rio dan suaminya."


Tasya menoleh ke arah Bima yang duduk di samping kiri,kak bukannya kak Rio ke Singapura ya?tanya Tasya.


Bima mengernyit kan dahi nya seakan akan binggung."


ngapain Rio kesana?bukannya enggak ada kerjaan di sana apalagi di sana juga enggak ada saudara, saudaranya Rio tinggal di Surabaya."


kamu kata siapa sya rio ke sana."


mas celvin." jawab Tasya singkat.


Tasya melihat kakaknya terdiam setelah memberitahukan keberadaan Rio apalagi tau nya dari mas celvin seperti ada yang di pikir kan.

__ADS_1


mba Maya mengelus punggung tangan kak Bima seperti menenangkan suaminya."


Tasya bukan orang bodoh dia tau pasti ada sesuatu yang terjadi,Tasya berdiri berjalan meninggalkan saudara saudara nya untuk menghampiri suaminya yang sudah masuk ke villa.


Tasya berjalan masuk ke dalam kamar mencari keberadaan suaminya,pas sampai di jendela dekat dengan kolam renang Tasya mendengar suaminya berbicara dengan seseorang dari sebrang ponsel."


tasya berdiri di dekat jendela, dirinya ingin mendengar siap yang di hubungi sama celvin.


ya udah Lo pulang dulu, selesaikan kerjaan pak braham."ucap celvin yang berdiri membelakangi Tasya tangan kanan memegang ponsel yang berada di telinga sedangkan tangan kiri di masukkan ke kantong celana Levis dengan menghadap kolam renang."


Tasya berjalan mendekat ke celvin yang sudah mengakhiri pembicaraan nya di ponsel dengan kak Rio.


mas.. panggil Tasya yang sudah berdiri di belakang suaminya.


celvin tersentak mendengar panggilan istrinya,celvin berbalik menghadap Tasya."


celvin berdiri berhadapan dengan istrinya tangan kanan nya terulur mengelus pipi mulus Tasya setelah memasukkan ponselnya kedalam kantong celana.


mas sebenarnya apa yang mas sembunyikan sih?Tasya menatap wajah tampan suaminya mencari kebenaran.


celvin membuang napas panjang sebelum menjawab istrinya,tidak ada sya."


dengar ya mas,kalau sampai mas ketahuan menyembunyikan sesuatu apalagi sampai mas selingkuh Tasya akan pergi jauh dari mas."


ya ampun sya,mana mungkin mas selingkuh."


kita lihat saja nanti."Tasya pergi meninggalkan celvin yang masih terpaku mendengar ucapan istrinya."


...****************...


setelah perdebatan tadi pagi menjelang siang, selesai menunaikan kewajiban jam 2 siang tasya tim rusuh,mba maya dan mba citra akhirnya kami pergi dengan 2 mobil untuk berwisata menyelusuri keindahan pulau Dewata Bali sedangkan kak Bima,mas Jun,mas rehan dan mas celvin pergi ke kantornya mas celvin katanya ada masalah pekerjaan yang harus diselesaikan."


tempat yang pertama di kunjungi Bali safari marine Park,mba Maya dan mba citra sedang mengantri tiket untuk masuk,Tasya,Didot, putri,Amira,dan nissa duduk dibawah dekat pintu tiket sambil menyeruput es boba."


sya Lo ngajak kesini mau lihat kembaran Lo ya."ucap putri.


sambil menyeruput es boba Tasya membalas ucapan putri, bukannya kita ke sini mau nengok keluarga Lo satu rumpun.


Nissa Didot Amira terkekeh melihat perdebatan antara Tasya dan putri."


mab Maya dan mba citra menghampiri tim rusuh."


ayo masuk."ajak mba Maya.


mba Maya,mba citra dan tim rusuh masuk kedalam taman safari marine Park.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2