
Bima yang melihat adiknya masih berdiri di dekat celvin, langsung menyuruh Tasya masuk kedalam.
jangan tanya lagi,Tasya sangat sangat kesal dengan kakaknya yang sudah menyuruh nya masuk,apa Bima tidak tau apa jarang jarang Tasya sedekat ini dengan belahan jiwa nya.
'walaupun kesal tasya tetap mengikuti perintah Bima,Tasya masuk kedalam rumah.
Tasya masuk ke dalam kamar, langsung merebahkan tubuhnya Tasya menghela nafas Tasya tau sudah sekian lama perasaan cintanya tumbuh hanya untuk celvin.sekian banyak lelaki muda tampan yang mengejar cinta Tasya,tapi tidak pernah di hiraukan oleh tasya.sejak kelas 1 SMP Tasya sudah merasakan getaran cinta yang tumbuh kepada celvin, tadinya Tasya pikir itu hanya cinta monyet tapi bertambah nya umur Tasya yang menginjak 18 Tahun cinta itu tumbuh semakin dalam.
Tasya memejamkan matanya, memikirkan bagaimana caranya agar celvin mau melihat nya dan memberikan hatinya untuk Tasya, karena selama ini celvin hanya menganggap Tasya sebagai adik tidak lebih.
"Ya Tuhan sampai kapan perasaan ini,Tasya tau celvin sudah mempunyai tunangan yang sangat di cintai nya bernama Indira Puspita Wijaya wanita cantik,dewasa,pintar dan sukses dalam karirnya sebagai desainer muda.siapa yang tidak kenal Indira Puspita Wijaya selain desainer juga mempunyai usaha butik yang tersebar di dalam kota maupun luar kota.
__ADS_1
'Tasya merasa not confident,tapi kita tidak pernah tau apa yang terjadi di masa depan.
...****************...
Setelah seminggu Tasya menjalankan ospek,hari ini pertama kalinya Tasya menjadi mahasiswi kedokteran.
Tasya berjalan menuju parkiran setelah menyelesaikan kelas terakhir,di sana sudah menunggu dua sahabat nya mereka bertiga memang satu kampus,tapi beda jurusan putri mengambil jurusan hukum sedangkan Annisa mengambil jurusan ekonomi dan bisnis.
"sorry"tadi aku ke toilet dulu kebelet habisnya.'ujar Tasya berjalan menghampiri kedua sahabatnya.
"jadi kan kita ke cafe love.'tanya Nisa yang langsung naik ke atas motor putri.
__ADS_1
"jadi,aku ambil motor dulu kalian tunggu aku di pos satpam!'tasya membalikkan badannya jalan menuju motor nya yang di parkir di bawah pohon mangga.
Setelah sampai di cafe love,Tasya dan kedua sahabatnya duduk di pojok kanan yang dekat dengan taman ,cafe love bertema alam suasana yang nyaman dan tenang.seperti biasa mereka bertiga memesan minuman dan makanan kesukaan masing-masing.sambil menikmati makanan Tasya dan kedua sahabatnya bercerita tentang hari pertama mereka menjadi mahasiswi baru,sedang asyik asyiknya bersenda gurau Tasya di kejutkan dengan pemandangan yang membuat hatinya terasa perih.
Sakit rasanya melihat orang yang kita cintai sedang memadu kasih, ingin rasanya Tasya lari menjauh dari pandangan sepasang kekasih yang saat ini tepat di depannya.Matanya terasa panas sekali kedip saja,air matanya sudah luruh,Tasya menahan rasa sesak.
"sya are you oke!'ucap Nisa sambil mengusap usap punggung Tasya,putri pun sama menghampiri dan mengengam tangan Tasya memberi kekuatan.
"Tasya tersenyum, 'menganggukan kepalanya memberi isyarat bahwa dirinya baik baik saja.
Di tempat yang sama,celvin menyadari keberadaan Tasya,celvin melihat Tasya bersama kedua sahabatnya sedang mengobrol dan bersenda gurau entah apa yang di bicarakan.melihat keceriaan mereka celvin tersenyum,entah perasaan apa yang celvin rasakan setiap melihat senyum gadis kecil beranjak dewasa yang tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik, selama ini sudah di anggap adik hatinya bergetar.indira yang mengikuti arah pandang celvin,merasa heran kenapa tunangan itu memandang Tasya yang Indira kenal sebagai adik dari Bima sahabat celvin.
__ADS_1
Bersambung