Maafkan Aku Yang Mencintaimu

Maafkan Aku Yang Mencintaimu
Bab.41 kembali dengan rutinitas


__ADS_3

setelah kejadian tadi pagi dengan tingkah absurd tasya rencananya hari ini mereka akan membeli oleh oleh terlebih dahulu sebelum kembali pulang.


mas Jun dan Didot akan kembali ke Jogja,Amira akan ikut ke ibukota bersama Tasya celvin kak Bima mba citra dan mba Maya sebelum kembali ke Bandung.


mas... penerbangan jam berapa?tasya berdiri di belakang celvin yang sedang memasukkan koper Tasya dan dirinya.


jam 5."celvin yang sudah selesai memasukkan koper membalikkan badannya berjalan masuk ke dalam villa.


astaga kenapa tuh laki cuek banget ya, enggak kaya di novel novel."gumam Tasya yang masih berdiri di teras rumah.


mas Jun terkekeh mendengar ucapan Tasya,kamu sya kebanyakan baca nove!maka absurd begini."


Tasya memicingkan matanya jengah, biarin dari pada mas Jun suka sama cewek,eh... keduluan orang."


CK.nama belum jodoh sya."


bukan belum jodoh mas, itu nama nya kurang grecep."Tasya pergi meninggalkan Jun setelah berucap masuk ke dalam menyusul suaminya


mba put,lihat mba Tasya enggak?tanya Didot yang sudah bersiap untuk masuk ke dalam mobil.


putri yang berada di belakang Didot, mengerutkan keningnya."loh bukannya tadi sama kak celvin ya."putri mengedarkan pandangannya mencari sosok sahabatnya.


kenapa put?tanya Nissa yang baru muncul dari dalam villa.


Tasya mana? tanya balik putri


Tasya!tadi sih gue lihat ngobrol sama Bu Ros.


mba Maya yang sudah berada di dalam mobil turun mendengar obrolan putri dan Nissa.


Maya melihat celvin keluar dari dalam villa tetapi dia tidak melihat adik iparnya.


melangkah kan kaki Maya mendekat ke hadapan celvin."Vin Tasya mana?


celvin menaikkan satu alisnya,seraya mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Tasya di dalam mobil.


astaga Lo gimana sih Vin!heran gue sama Lo."omel Maya dan langsung masuk ke dalam meninggalkan celvin untuk mencari keberadaan Tasya ,masalahnya yang lain sudah masuk ke dalam mobil dan bersiap untuk pergi.


setelah mencari ke seluruh villa akhirnya Maya menemukan Tasya keluar dari belakang vila dengan membawa sekantong kresek besar.


ya ampun Tasya!mba cari cari kamu dari mana sih?kami semua sudah nunggu di mobil,eh kamu malah ada di sini."


ayo mba, nanti aja ngomel nya."Tasya menarik tangan kakak iparnya yang sudah mendengus kesal melihat tingkah laku adiknya.


...****************...


di dalam perjalanan menuju tempat oleh oleh pasukan rusuh terus melontarkan candaan candaan yang absurd.


sesampai di tempat pembelian oleh oleh, mereka berpencar untuk mempersingkat waktu."


sya kamu enggak beli?Maya melihat adik iparnya tidak membawa apa-apa,Tasya hanya memperhatikan orang yang berlalu lalang sambil menyedot es leci.


Tasya melirik ke arah tangan Maya yang sudah menenteng beberapa kantong belanja. "

__ADS_1


enggak."


kamu enggak bawain oleh oleh buat rekan kerja kamu dirumah sakit."


bawa."


mana sya?oh kamu sudah belanja."


Tasya menggeleng kepalanya."


terus!


tuh mangga yang tadi Tasya bawa."


astaga Tasya."geram Maya melihat kelakuan adik ipar nya.


Maya dengan rasa kesal akhirnya berjalan meninggalkan Tasya untuk kembali ke mobil.


mau kemana mba?mobil, pusing mba sama kamu."


Tasya mencebik.


setelah selesai berbelanja,para pasukan telah berkumpul di parkiran mereka menunggu mas celvin mas Jun mas rehan kak Bima mba Maya dan mba citra yang pergi entah kemana."


sya telpon kak celvin gih,tanya ada di mana gue udah pegel nih."Nissa yang sudah duduk di trotoar menyuruh Tasya menelpon suaminya.


Tasya mengambil ponsel nya dari kantong celana jeans dan menelpon suaminya."


deringan ketiga baru di angkat oleh celvin.


mas ada di mana?nih aku sama pasukan sudah nungguin di parkiran.


*wa'alaikumsalam...


ya udah mas langsung ke sana*


jangan lama mas.


Tasya mengakhiri telponnya, memasukkan kembali ponsel nya ke dalam kantong celana dirinya ikut duduk di atas trotoar bersama kedua sahabatnya dan sepupu nya.


berselang 15 menit menunggu yang ditunggu tunggu datang, tatapan Tasya tidak beralih kepada suaminya melainkan sosok yang berjalan di samping celvin suaminya.


apa gue tanya sekarang aja ya!batin Tasya


wah ada kak Rio sama kak Abi,kemana aja kak baru nongol?Amira dengan colotehan nya.


pasukan rusuh telah berdiri bersiap masuk ke mobil kecuali Tasya yang masih dengan pemikiran nya.


Abi hanya tersenyum menanggapi sapaan Mira berbeda dengan Rio yang menampilkan cengiran nya.


eh ada Ade Mira!kangen ya sama mas."


ih kakak tau aja deh."

__ADS_1


biasa mas ada urusan kerjaan."


CK.yang satu panggil kakak yang satu membahas dirinya mas,dasar Jaka sembung bawa golok enggak nyambung coy...protes putri yang berdiri di samping Amira.


Amira melirik sinis putri,biarin situ iri bilang bos."


mba udah mba enggak usah berdebat!tuh masih ada kak Abi."ucap Didot


celvin menatap wajah istri nya yang masih duduk terpaku tatapan matanya lurus seperti ada yang di pikirkan.


Nissa memukul lengan Tasya,sya ayo panas nih."


Tasya yang merasakan lengannya agak sedikit perih,tersadar dari lamunannya."


aish...Nissa sakit tau."kesal Tasya sambil mengusap ngusap lengannya yang di tabok Nissa.


ya sudah ayo semua masuk ke mobil,nanti kita ketinggalan pesawat."perintah mba citra yang berjalan meninggalkan Tasya dan para pasukan di ikuti suaminya.


...****************...


dua Minggu sudah setelah liburan dari Bali sekarang Tasya telah di sibukkan dengan pasien kecelakaan,tadi malam telah terjadi kecelakaan beruntun makanya Tasya pagi ini masih berada di rumah sakit seharusnya dirinya sudah pulang dari semalam.


sya,laki Lo jemput noh."ucap Devi rekan kerja Tasya.


Tasya yang sedang menelungkup kepalanya di meja,mendongak melihat Devi yang ada di depannya.


hah...kok enggak telpon.


Devi berdecak, coba Lo lihat ponsel Lo, kata laki Lo dari tadi Lo enggak bisa di hubungi."sudah ah gue mau pulang."


Tasya langsung mengambil tas nya dan memasukkan ponselnya berjalan keluar dari ruangannya turun ke lantai satu menghampiri suaminya yang menunggunya di lobi.


Tasya melihat suaminya duduk di ruang tunggu lobi sambil memainkan ponselnya "


sudah lama mas."ucap Tasya setelah sampai di hadapan celvin.


celvin mendongak menatap wajah istri nya.


belum."jawab celvin berdiri sambil memasukkan ponselnya.


ayo."celvin menggenggam tangan istrinya dan melangkah keluar meninggalkan rumah sakit.


mas mampir ke toko kue yang biasa ya."Tasya menegok ke samping kanan dimana suaminya sedang fokus menyetir."


ya.jawab celvin singkat dengan pandangan lurus ke depan jalan.


Tasya bersandar di bangku,merasakan betapa remuk badannya hari ini dirinya sangat sangat lelah,Tasya memejamkan matanya celvin yang melihat raut lelah istrinya tangan kiri nya terulur mengelus surai hitam lurus sebahu milik Tasya."


capek banget ya."ucap celvin memandang sebentar wajah lelah istrinya.


Tasya hanya menganggukkan kepalanya dengan mata terpejam.


sampai di apartemen Tasya langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya ,dirinya ingin segera tidur di ranjang empuk miliknya rasa lelah dan ngantuk sudah menjadi satu untung nya tadi sebelum sampai ke apartemen Tasya dan celvin sempat mampir untuk sarapan."

__ADS_1


setelah menurunkan tasya sampai di lobi apartemen celvin tidak ikut turun, melainkan kembali ke kantornya katanya ada meeting yang tidak bisa di tinggal.


bersambung....


__ADS_2