
PROLOGUE
Magic of Mana
Jauh sebelum dunia para penyihir dan isinya tercipta, telah ada lebih dulu hamparan alam semesta yang merupakan tempat bernaung para dewa dan iblis. Dewa merupakan para penghuni langit, yang disebut surga, sedangkan iblis diberi kekuasaan pada dunia bawah, yang disebut neraka. Para dewa dan iblis menguasai kematian bagi semua makhluk yang ada pada batasan antara surga dan neraka yang disebut kehidupan. Alam semesta bergulir dengan peraturan alam yang sangat ketat dan terjadi secara alami entah sejak kapan hingga entah kapan.
Semua dewa dan iblis sangat taat pada peraturan alam semesta, hingga terjadilah suatu kesalahan yang merupakan takdir yang telah ditentukan. Para dewa dan iblis seharusnya tidak dapat merasakan hawa nafsu. Para dewa seharusnya tidak dapat melakukan percintaan dan kebencian seperti para makhluk yang ada pada kehidupan. Para dewa seharusnya suci seperti bentuknya yang tidak berwujud. Tapi, tragedi yang terjadi pada lima pasang dewa dewi yang terjadi, menyebabkan keseimbangan alam semesta menjadi terguncang.
Lima pasang dewa dewi yang melanggar peraturan alam semesta melebur dan menciptakan sebuah dunia kecil yang disebut Arez beserta isinya dan juga melahirkan makhluk setengah dewa yang memiliki wujud tapi mewarisi kekuatan dewa. Semua dewa dan dewi membuat suatu dunia kehidupan baru yang terisolir dari dunia kehidupan lainnya namun masih di dalam batasan surga dan neraka, terkecuali seorang dewi yang bernama Sylph, yang mati dan menjadi penghuni dunia bawah.
__ADS_1
Dewa Ruby berbaur dengan Dewi Rhea dan menciptakan makhluk setengah dewa bernama Mars yang perkasa. Dewa Ruby kemudian menjadi inti bumi dan membentuk lava yang menggunung-gunung dan tatanan daratan di bumi, sedangkan Dewi Rhea menjadi bulan dan memantulkan cahaya surga ke bumi.
Dewa Citrine dan Dewi Sri berbaur dan menciptakan Ramuh yang bijaksana. Dewa Citrine berubah wujud menjadi tanah dan batuan yang menyelimuti inti bumi dan lava yang merupakan perwujudan Dewa Ruby. Dewi Sri berubah menjadi tanaman.
Dewa Lapiz Lazuli membaur dengan Dewi Neptunus kemudian melahirkan Io yang cerdas. Dewi Neptunus berubah menjadi air dan lautan, sedangkan Dewa Lapiz Lazuli menjadi kubah penutup langit.
Dewi Sylph berbaur dengan Dewa Amethyst yang menjadi dinding es yang mengelilingi Arez dan membatasinya dengan dunia luar. Mereka melahirkan Pluto yang dingin.
Semua makhluk setengah dewa itu memiliki kuasa yang sama pada bumi. Namun, karena mereka bukanlah dewa, mereka memiliki nafsu, benci dan cinta. Sayangnya, mereka memiliki kekuatan dewa, yang disebut sebagai mana, sehingga menyebabkan mereka saling menyerang dan berperang satu sama lain. Dengan atau tanpa alasan, mereka bertempur saling membunuh, namun tiada yang dapat saling mengalahkan. Hingga bertahun-tahun, berpuluh tahun dan beratus-ratus tahun. Tatanan dunia itu pun banyak berubah karena pertempuran mereka.
__ADS_1
Para anak dewa itu akhirnya berhenti bertempur setelah pada akhirnya spirit para dewa membisikkan pada mereka bahwa mereka tidak seharusnya ada di dunia itu. Para dewa menyarankan mereka untuk saling membaur dan menciptakan makhluk yang lebih lemah sehingga dapat memimpin Arez.
Mars, Venus, Io, Ramuh serta Pluto akhirnya mencoba membaurkan diri mereka satu sama lain dan menjadi eidolon yang merupakan spirit yang menyatu dengan alam. Nafsu mereka menjadi fisik manusia berwujud pria, para magicians pertama, dan kekuatan mereka sebagian besar manjadi matahari. Semua anak dewa berhasil berbaur hingga hilang sepenuhnya, kecuali pluto.
Entah mengapa, Pluto tidak dapat berbaur sempurna dan sebagai efek dari percobaannya, terciptalah empat wanita biasa yang tidak punya kemampuan sihir. Wanita-wanita itu sangat cantik, mereka adalah para humans pertama. Para wanita itu kemudian menjadi istri-istri para magicians pertama yang tercipta tadi.
Pluto secara fisik tidak berubah sama sekali tapi telah kehilangan nafsunya hingga benar-benar hilang, kecuali satu cinta dalam dirinya. Pluto juga kehilangan separuh kekuatannya akibat percobaan berbaurnya yang gagal itu. Namun, karena dia hanya satu-satunya yang gagal berbaur, akhirnya memutuskan membuang wujud fisiknya itu dan menjadi setengah eidolon agar bisa berpindah ke dunia bawah yang disebut underworld demi menemukan ibunya yang sangat ia cintai, walaupun itu artinya melawan peraturan alam semesta.
Namun, hawa nafsu yang ada pada para makhluk itu, menyebabkan pertempuran, kerusakan dan penghancuran terus terjadi, hingga beratus-ratus, bahkan berribu-ribu tahun berlalu sejak saat itu dan terjadilah tragedi lainnya.
__ADS_1