
Bismillahirohmanirohim.
"Bagaimana hasilnya Jefri? apakah kamu sudah menemukan siapa pemilik aplikasi itu?" Jaka bertanya penuh harapan pada putra satu-satunya ini, sudah beberapa minggu ini dia menantikan kabar tentang magic system, tapi hasil nya nol besar, semua anak buah suruhannya tidak ada yang bisa menemukan pemilik magic system sampai saat ini.
"Maaf ayah, sampai saat ini Jefri belum bisa menemukan siapa pemilik aplikasi itu sekarang, tapi Jefri curiga dengan gadis mata-mata di kota kita ayah, Jefri sangat yakin jika dia lah pemilik aplikasi itu" Jefri berbicara dengan kepala menunduk dia tidak berani melihat ayahnya, Jefri tahu jika keinginan ayah nya belum terwujudkan maka ayah nya itu akan menghukum orang yang berada di depannya saat itu.
"Bagus kalau begitu, terus awasi gadis itu. Tapi ingat Jefri kamu harus berhati-hati dia bukan gadis sembarangan" pesan Jaka pada Jefri anak nya.
"Baik ayah, Jefri pastikan tidak akan membuat ayah kecewa"
"Ya itu memang tugasmu Jefri, dan satu lagi pastikan orang-orang yang sedang bertugas itu tidak berbuat ulah, terutama para aparat berwajib, aku merasakan sebentar lagi akan ada kekacauan yang terjadi di kantor polisi dekat sini"
"Baik ayah! Jefri akan melakukan yang terbaik untuk ayah" ucap Jefri sambil menunduk hormat pada ayah nya.
"Jefri pamit dulu ayah"
"Ya ingat Jef, kamu kembali harus membawa berita bagus" ucap Jaka lagi, sebelum Jefri benar-benar keluar dari ruangannya, mendengar perkataan Jaka, Jefri mengangguk mantap, sebelum pergi dari ruangan Jaka.
"Sedikit lagi dan sebentar lagi tujuanku akan tercapai. Hahahaha" Jak tertawa menyeramkan setelah kepergian Jefri.
"Anak itu walaupun sering sekali membuatku kesal, tapi dia sangat bisa diandalkan, semua ini tidak sia-sia" Jaka merasa sangat bahagia hari ini, karena dia telah mengetahui siapa pemilik aplikasi magic system yang selama ini dia cari.
Meninggalkan Jaka yang sedang merasa bahagia, kini beralih pada Derrell yang sedang menemui ibu Meta di utara kota X, untuk waktu yang lama Derrell belum bisa berkunjung lagi ke panti asuhan dharma setelah hari ini.
"Ibu maaf kan Derrell sebelumnya jika nanti Derrell tidak bisa dihubungi, karena untuk waktu yang lama Derrell tidak bisa berkunjung kesini" kata Derrell pada ibu Meta dia merasa sangat tidak enak.
__ADS_1
Derrell mendapatkan notif dari magic system jika dia akan melakukan misi yang sangat sulit, maka dari itu Derrell segera berkunjung ke panti asuhan dharma, karena Derrell tahu dia entah kapan bisa kesini lagi.
"Tidak papa nak Derrell, ibu tahu kabar kamu baik-baik saja sudah senang, ibu banyak berterima kasih sama kamu, entahlah jika tidak ada kamu yang menolong panti ini mungkin mereka semua sudah kelaparan" ibu Meta berbicara sambil tersenyum saat melihat anak-anak yang sedang bermain dengan gembira.
Satu bulan lalu ibu Meta tidak dapat melihat senyum dari anak-anak itu, karena mereka trauma akan kejadian yang menimpa panti asuhan dharma beberapa bulan lalu, tapi setelah kedatangan Derrell di panti asuhan dharma membuat anak-anak panti bisa kembali tersenyum seperti sedia kala.
Ibu Meta merasa sangat bersyukur karena masih ada orang yang peduli dengan panti ini, disaat pemerintah kota X seakan tutup mata dengan keadaan mereka.
"Tidak usah sungkan dengan saya bu, semua ini sudah ada yang mengatur, kadang kita manusia merasa sudah lelah menjalani hidup saat cobaan datang bertubi-tubi padahal Allah selalu memberikan jalan keluar dan solusi lewat hal-hal yang tidak kita sangka. Bersabar adalah kunci utama menghadapi semua cobaan yang sedang menimpa kita" ucap Derrell, dia pernah mendapatkan kata-kata itu dari ibu Meta.
"Bukakan seperti itu kata-kata yang pernah ibu ucapkan pada saya" kata Derrell sambil tersenyum dia lebih banyak belajar dari orang-orang sekitarnya.
"Kamu benar nak"
"Tapi nak Derrell" ibu Meta ragu untuk menerima uang tersebut dia merasa sungkan pada Derrell.
"Ambilah bu, Derrell juga nggak tau kapan bisa datang kesini lagi" Derrell memberikan atm itu ditangan ibu Meta, kini atm tersebut sudah berpindah tangan.
"Terima kasih banyak nak Derrell" ibu meta merasa sangat terharu, padahal Derrell baru dua kali bertemu dengannya, tapi sudah banyak hal baik yang dia lakukan untuk panti asuhan dharma.
"Sama-sama bu, saya ingin bertemu anak-anak dulu setelah itu saya akan langsung pulang ya bu" Ibu Meta mengangguk dia merasa sudah tak sanggup lagi untuk berkata apa-apa. Sejak kedatangan Derrell di panti asuhan dharma hari itu, tidak ada lagi kejadian aneh yang terjadi di panti asuhan dharma.
Setelah selesai menemui anak-anak panti Derrell segera pamit untuk pulang. "Makan nasi kucing enak kali ya" ucap Derrell pada diri sendiri, dia mengingat bagaimana Amira mengajaknya makan nasi kucing yang Derrell kira makanan aneh, tapi sejak hari itu makanan kucing masuk ke dalam daftar list makanan favorit Derrell.
Ting…..
__ADS_1
Derrell yang sedang asik membayangkan betapa enaknya nasi kucing segera merogoh celananya untuk mengambil benda kesayangannya.
"Selamat anda mendapatkan imbalan 7 miliar atas misi yang tidak terdaftar anda bekerja dengan baik. Tapi ingat setelah ini akan ada misi yang lebih berat lagi kedepannya"
"Disarankan untuk segera membongkar rahasia tentang aparat berwajib yang tidak bertanggung jawab dan membebaskan detektif kota X yang telah difitnah"
"Satu lagi ada informasi penting, gadis mata-mata kota X sedang menjadi incaran para orang-orang yang mencari pemilik magic system" Derrell langsung terbelalak saat membaca informasi terakhir yang diberikan magic system.
"Kenapa bisa jadi seperti ini" bingung Derrell.
"Mereka mengira Amira gadis mata-mata itulah yang memiliki magic system, karena melihat berita yang beredar bahwa gadis itu bisa menghancurkan mix group dalam sekejap, orang-orang yang mencari magic system menyimpulkan Amira lah pemilik magic system, karena bisa membuat mix group hancur dalam sekejap, karena mereka merasa Amira dibantu oleh sistem ajaib"
"Lalu apa yang harus saya lakukan?" tanya Derrell setelah membaca kembali penjelasan yang diberikan oleh magic system.
"Bodoh! lindungi gadis mata-mata itu"
"Tapi bagaimana caranya?"
"Kau memang bodoh atau terlalu bodoh king? rasanya aku tak pantas memanggilmu king jika kau bodoh seperti ini"
"His! bisakah kau mengumpat nanti saja sistem gila? sekarang situasinya sedang genting, baiklah kau benar memang aku bodoh, buktinya saja aku hanya seorang OB di car group apakah anda puas sistem gila!" dengus Derrell kini dia merasa kesal dengan magic system.
"Baiklah king anda bisa membantu nona Amira, awasi saja dia dari kejauhan, jangan bodoh lagi gunakan sistem ajaib untuk terus mengawasi nona Amira dan memastikan dia baik-baik saja"
"Hmmm"
__ADS_1