
Bismillahirohmanirohim.
Para masyarakat kota X kini sudah berada ditempat yang lebih aman daripada kota X. Derrell berhasil memindahkan semua masyarakat kota X ke tempat pengungsian yang sudah Derrell siapkan.
Dengan bantuan dari magic system Derrell juga menyediakan sandang dan pangan seluruh masyarakat kota X yang ikut dalam pengungsian tersebut.
Tak terkecuali bahkan Derrell menyiapkan semua fasilitas kebutuhan para masyarakat kota X ditempat pengungsian itu, tentu saja semua dilakukan aplikasi ajaib itu apalagi kalau bukan ulahnya magic system.
Ya magic system sudah mengatur semuanya. Magic system juga sudah memastikan jika peperangan akan terjadi di awal tahun 2040. Peperangan ini dimulai oleh orang yang memiliki sifat serakah dan ingin berkuasa sendiri seperti Jaka. Ditambah orang itu memiliki sifat yang ambisius.
"Aku tidak menyangka jika apa yang ada didalam buku yang pernah aku baca itu benar terjadi, dimana di dalam buku itu bertuliskan jika diantara pertengahan atau awal tahun 2040 akan terjadinya peperangan, dan yang akan menyelamatkan seluruh orang di kota kita adalah beberapa anak muda jenius" ucap seorang kakek-kakek yang berjalan menggunakan tongkat.
"Aku juga pernah mendengar kabar itu, tidak menyangka jika aku masih bisa menyaksikan tahun tersebut saat ini" sambung seorang lagi.
"Aku tidak peduli saat ini yang lebih penting dariku, aku bisa selamat dari marabahaya ini. Lagi pula siapa yang berani membuat kekacauan di kota kita"
"Benar juga siapa yang sudah berani membuat kota kita seperti ini, padahal kota kita merupakan kota yang damai" para pengungsi sedang berkumpul sambil membicarakan masalah saat ini yang menimpa kota mereka.
"Kamu yakin kota kita baik-baik saja? bukankah sudah ada beberapa kejadian yang tidak baik terjadi dikota ini, semenjak hilangnya pemimpin Zegra tanpa kabar dari kota kita"
"Masalah pertama dimana pejabat ternama kota kita telah melakukan pelecehan seksual dan pembunuhan terhadap beberapa perempuan. Masalah kedua dimana panti asuhan dharma yang membutuhkan mereka para pejabat dibiarkan begitu saja, tak ada satupun pejabat yang mengayomi mereka. Mereka seakan tutup mata atas kejadian yang menimpa panti asuhan dharma saat itu. Dan beberapa kausau tidak baik lainnya, apakah dengan adanya hal ini kota kita masih bisa dikatakan jika kota kita baik-baik saja?"
Kakek tadi menatap orang-orang yang sedang berkumpul bersamanya satu persatu. Walaupun sudah tua tapi kakek itu selalu tahu segala hal yang menimpa kotanya.
Dia memang orang biasa yang tinggal dikota X, tapi bukan alasan jika dia orang biasa harus tidak tahu apa-apa tentang musibah yang menimpa kotanya sendiri.
"Kau benar juga kakek tua, kenapa anda lebih teliti dari aku" ujar orang tadi.
__ADS_1
"Sudah yang harus kita pikirkan sekarang bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan pemimpin seperti pak Zegra dulu. Aku berharap dia bisa kembali dan memimpin kota X lagi" timpal seorang lagi.
"Itu semua tidak mungkin, bukankah kabar yang kita dapat jika pemimpin Zegra sudah tiada 5 tahun yang lalu"
"Siapa yang tahu kabar itu benar atau tidaknya"
"Tapi apakah kalian sempat melihat anak muda yang menyuruh kita untung mengungsi disini, aku melihatnya sangat mirip dengan pemimpin Zegra dari wajah dan sifat pemimpin yang dia miliki. Seakan menggambarkan jika dia pemimpin Zegra saat masih muda" seorang yang baru berkumpul dengan keramaian itu langsung ikut berbicara.
"Sayang sekali aku tidak melihatnya"
"Ya benar aku juga, tapi jika benar semoga anak muda itu bisa menjadi pemimpin di kota kita seorang pemimpin yang adil untuk seluruh masyarakatnya"
"Benar"
"Benar aku setuju dengan usulanmu kakek tua"
Di rumah Zegra mereka semua sedang bersiap untuk mulai melakukan penyerangan, karena pencarian Jaka untuk mencari Amira akan segera dilakukan.
"Hei nona anda ingin mati begitu saja apa!" protes Ajo.
"Apakah kau takut pembunuh bayaran Jo?" Amira tersenyum delfi pada Ajo.
Ajo yang mendengar ucapan Amira hanya bisa menelan ludahnya kasar. "Siapa yang kau sebut itu nona, nama saya Natha buka Jo" Ajo masih saja mengelak.
"Sudahlah nak Jo tidak usah berpura-pura lagi mereka semua sudah tahu siapa kamu sebenarnya, termasuk ceo car group ini. Mereka tahu kalau kamu adalah pembunuh bayaran Jo yang sangat terkenal itu" jelas kakek Harton yang tau akan banyak hal.
"Lalu dari mana kakek Harton tau jika mereka sudah mengetahui identitas yang asli?" tanya Ajo yang penasaran.
__ADS_1
Kali ini bukan Ajo saja yang merasakan penasaran tapi semua orang yang ada disana termasuk Zegra dan Derrell. Kedua orang itu sudah berusaha mencari identitas kakek Harto tapi mereka tidak menemukan apa-apa tentang kakek Harto. Bahkan magic system pun tidak bisa menemukan identitas kakek Harton.
"Karena aku Harto si tahu segalanya" ucap kakek Harto bangga.
"Apakah anda adalah Dr. Harton Antomonn?" tanya Zegra memastikan.
"Ya bisa dibilang begitu" ujar kakek Harton santai.
"Apakah benar anda Dr Harton Antomonn yang sangat melegendaris itu, Dr yang tahu akan segala hal dan banyak hal yang terjadi maupun belum terjadi?" tanya Derrell pula.
Kini kakek Harton mengangguk atas pertanyan Derrell. "Jika benar begitu anda adalah idola saya" ucap Derrell, Fian dan Dul secara bersama.
"Kalian tahu tentang Dr. Harton dari mana?" tanya Titan dan pak Arton, karena yang tahu tentang Dr. Harton ini hanyalah para orang yang sudah hampir berumur 50 tahun itu juga hanya orang-orang jenius.
"Tentu saja kami memiliki buku Dr. Harton yang sangat limited edition" jawab Derrell yang diikuti anggukan kepala oleh Dul dan Fian.
***
Sementata itu Jaka hampir membasmi semua musuhnya yang selama ini telah menghalangi niatnya untuk menjadi satu-satunya pemimpin di kota X. Tapi Jaka tidak sadar jika bahaya besar di depan sana sedang menantinya.
Bahkan saking yakin nya jika dirinyalah yang akan menjadi pemimpin kota X, Jaka tidak menyadari jika salah satu dari tangan kanan kepercayaannya telah melakukan hal yang tidak Jaka sukai.
"Max persiapkan anak buah kita yang 100 orang itu untuk mencari keberadaan gadis mata-mata itu" suruh Jaka pada Max.
Malam ini Jaka merasa sangat puas karena sebentar lagi apa yang dia inginkan akan tercapai. Menjadi satu-satunya pemimpin di kota X.
"Bos kami sudah menemukan dimana keberadaan gadis mata-mata itu" ucap Max setelah kembali dari melakukan tugasnya yang disuruh oleh Jaka tadi.
__ADS_1
"Bagus Max besok pagi kita akan langsung berangkat menuju lokasi tersebut"
"Baik bos akan segera diurus" ujar Max yang kembali ke tempat istirahatnya.