Magic System

Magic System
Bertemu pak Arton


__ADS_3

Bismillahirohmanirohim.


Derrell yang sudah keluar dari alam magic system merasakan sebuah kepuasan yang belum pernah dia dapatkan saat mengunjungi tempat menarik di kota X. Setelah masuk ke dalam alam magic system Derrell merasa sangat puas sekana mendapat energi baru Derrell merasa dirinya begitu segar.


"Balik lagi kesini" gumun Derrell.


Derrell yang ingin tahu sekarang sudah jam berapa membuka handphonenya. Derrell tertegun sejenak kala melihat tanggal yang tertulis di handphonenya.


Pasalnya seingat Derrell ketika dia masuk ke alam magic system masih tanggal 1 Februari 2039. 


Tapi sekarang yang Derrell lihat tanggalnya sudah lewat. "Tanggal 7, ada yang ganjal ni kayaknya" ucap Derrell dengan pelan dia seakan sedang memikirkan sesuatu.


Brak…..


Suara meja yang dipukul dengan sedikit keras oleh Derrell, karena dia sedikit syok


"Apa tanggal 7!" kaget Derrell.


Buru-buru dia membuka aplikasi magic system. "Kenapa hari bisa cepat sekali? bukankah aku hanya berada sekitar 5 jam di alam magic system" Derrell mengajukan pertanyaan pada magic system, tentang hal yang dialami di alam magic system.


Ting..tong…ting… .


"King Derrell memang baru 5 jam berada di alam magic system, akan tetapi perbedaan waktu alam magic system dengan dunia ini berbeda. Alam magic system lebih lambat 7 hari dari dunia ini. jika 5 jam berada di alam magic system itu artinya sudah tujuh hari di dunia" 


"Itu artinya jika gue berada di alam magic system 5 jam sama aja tujuh hari di dunia"


"Benar sekali king Derrell"


"Oh tidak!" Derrell mengucek mukanya dramatis. "Bagaimana pekerjaanku di car  group dan apa kabar gadis itu bukankah dia sedang dalam bahaya, itu artinya selama tujuh hari ini gue nggak tau berita apa-apa" ujar Derrell heboh.


"King Derrell tenang saja semua sudah diatasi oleh magic system. Untuk masalah nona Amira anda bisa melihat sendiri king Derrell"

__ADS_1


Sebuah video berputar menunjukan Amira sedang bermain dengan kucing kesayangannya. "Huh, baguslah kalau dia aman" Derrell merasa lega.


"Sekarang hari senin, hah senin?"


Brak 


Lagi-lagi Derrell memukul meja di depannya dengan keras. "Gue kerja…..!!" ucap Derrell heboh dia segera bersiap-siap untuk berangkat kerja untungnya sekarang masih jam 6 pagi itu artinya dia masih punya waktu dua jam untuk berangkat kerja.


"Kau sungguh membuatku jengkel sistem gila!…., lihat saja aku akan memberikanmu pelajaran" umpat Derrell di sela-sela dia sedang bersiap.


Satu setengah jam kemudian Derrell sudah siap untuk berangkat ke car group, tapi seperti biasa jika dia akan berangkat menuju car group Derrell selalu membuka magic system terlebih dahulu.


"Bersiaplah misi yang sesungguhnya akan segera dimulai!" peringatan dari magic system pada Derrell.


Sedangkan Derrell yang mendapatkan peringatan seperti itu dari magic system berdecak sebal. "Bisakah kau jika memberikan peringatan padaku jangan setiap jam aku mau berangkat kerja!. Kau mengganggu ketenanganku hancur sudah semangat gue" ucap Derrell dengan nada pasrah, dia berjalan lemas menuju car group.  


"Mohon maaf tapi magic system memang sudah memiliki fitur peraturan sendiri jika jam-jam segini pemberitahuan akan muncul" 


"Semangat Derrell! ayolah jangan hanya karena aplikasi gila satu itu semangatmu menjadi turun begitu saja"


Derrell terus berjalan menuju car group, tapi baru sampai persimpangan jalan dia merasa ada orang yang mengikutinya, Derrell berjalan dengan cepat lalu bersembunyi  di salah satu rumah yang ada  di dekat persimpangan jalan.


"Mana lagi tu anak jalan nya cepat banget" seorang laki-laki yang mengikuti Derrell tadi mencari kesana kemari keberadaan Derrell, karena dia yakin Derrell masih ada disekitar situ. Sedangkan Derrell yang melihat siapa orang yang sedari tadi mengikutinya merasa senang. Buru-buru dia keluar dari tempat persembunyian.


"Pak Arton!" ucap Derrell yang berdiri tidak terlalu jauh dari pak Arton.


Pak Arton tersenyum kala melihat siapa yang berdiri di depannya. " Nak Derrell akhirnya, saya sedari tadi mengikut nak Derrell saya kira itu bukan nak Derrell makanya saya terus mengikuti kemana nak Derrell pergi" jelas pak Arton yang tau jika Derrell sedang waspada.


"Tapi kenapa bapak tidak langsung menyapa saya?" Derrell bertanya dengan penuh selidik, tapi sebisa mungkin Derrell menyembunyikan rasa curiganya pada pak Arton.


"Jika saya langsung menampakan diri pada nak Derrell tadi aka berbahaya jika saya salah orang. Nak Derrell tahu sendiri siapa saya jika ketahuan dengan orang banyak pasti bahaya" ujar pak Arton memberikan penjelasan pada Derrell. Pak Arton dapat menangkap raut curiga dari Derrell yang diberikan pada dirinya.

__ADS_1


Derrell mengangguk mengerti. "Bapak benar juga, ah iya saya sampai lupa apakah boleh saya memeluk bapak" pinta Derrell, tanpa menjawab pak Arton langsung memeluk Derrell.


"Saya mau mengucapkan terima kasih pada nak Derrell, berkat pertolongan nak Derrell saya bisa bebas dari lapas" ucap pak Arton sambil melepaskan pelukannya pada Derrell.


"Sama-sama pak, kalau begitu apa saya boleh permisi? Iya bapak ataukah mau ikut dengan saya ke car group" tawar Derrell.


Pak Arton terlihat seperti sedang berpikir. "Tidak perlu nanti kita ketemu lagi disini setelah nak Derrell pulang dari car group. Jika saya kesana terlalu berbahaya" 


"Baiklah pak kalau begitu saya duluan" ucap Derrell sambil berlalu pergi meninggalkan pak Arton.


Sampai di car group Derrell langsung disuruh untuk ke ruang ceo, entah apa yang terjadi baru sampai dia sudah disuruh untuk masuk ke ruang ceo.


"Selamat pagi pak" sapa Derrell pada ceo car group.


"Pagi Derrell, kamu tau apa kesalahanmu" ucap Titan tanpa basa-basi. Titan sebenarnya tahu jika Derrell pergi ke alam magic system, Zegra telah memberitahukan sebelumnya pada Titan.


Tapi di car group peraturan tetaplah peraturan, Derrell sudah tidak memiliki cuti selama 3 bulan kedepan. Tapi buktinya belum genap tiga bulan Derrell sudah mengajukan cuti kembali.


"Saya tahu pak, saya mengajukan cuti sebelum tiga bulan" ucap Derrell jujur dia tahu akan kesalahannya.


"Andaikan pak Titan percaya sama cerita gue pasti gue bakal cerita tapi apalah daya pasti pak Titan juga nggak bakal percaya. Dan gue juga harus merahasiakan magic system dari siapapun, jika tidak bisa membahayakan diri gue sendiri" batin Derrell.


"Kamu akan mendapatkan sanksi Derrell. Selama satu bulan ini kamu sekarang sebagai ketua divisi keamanan car group tidak boleh pulang sebelum semua karyawan meninggalkan kantor" tegas Titan.


Derrell menelan ludahnya kasar. "Walaupun ada yang lembur saya tetap tidak boleh pulang duluan bos?" Derrell mengajukan pertanyaan.  


"Apakah pertanyaanmu itu harus saya jawab Derrell" 


"Tidak bos! saya mengerti" jawab Derrell buru-buru.


 

__ADS_1


__ADS_2