Magic System

Magic System
Car superstar


__ADS_3

Tak disangka waktu berjalan dengan begitu cepat, Derrell dan tim nya yang membuat projek mobil sistem tercanggih di tahun 2039 menuju tahun 2040 hampir selesai bahkan mobil itu sebentar lagi sudah bisa digunakan dan akan diperkenalkan ke seluruh dunia.     


Hari ini tahun 2039 bulan 12 tanggal  28 Derrell bersama Fian sedang melakukan pengecekan pada mobil canggih yang susah jadi itu, mobil yang bentuknya saja sudah terlihat berbeda dari mobil-mobil biasanya. Sederhana namun sangat memukau ditambah keunikan yang dirancang Amira di mobil tersebut. Jika dipikir tidak mungkin ada orang yang bisa memikirkan desain mobil yang Derrell rancang sendiri itu, pasti butuh waktu lama untuk memikirkan desain yang diciptakan Derrell dan kawan-kawan, karena memang desainnya yang unik dan menarik juga langka, jarang sekali manusia akan berpikiran desain yang Derrell buat seperti saat ini.


Siapa sangka Derrell hanya membuat desain tersebut hanya dalam jangka waktu satu bulan kurang malah, dengan bantuan para kawan-kawannya juga sistem yang tersalurkan dari magic system, menurut Derrell jika magic system, system canggih yang alami itu masih ada pada dirinya, apa yang tidak bisa dia lakukan. Tapi Derrell tetap tidak pernah bersikap sombong mau bagaimanapun juga Derrell hanyalah seorang manusia biasa yang masih membutuhkan bantuan makhluk lain.


"Sepertinya sudah baik tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan" ucap Fian pada Derrell setelah dia selesai memeriksa mobil buatan mereka.   


"Jika kau setuju akan kita beri nama apa mobil ini?" tunjuk Derrell pada mobil unik di depan mereka. Dia juga merasa puas atas hasilnya.


"Hmmm"


"Bagaimana kalau kita beri nama car


superstar" Fian tidak tahu kenapa nama itu yang muncul di dalam ide nya, menurut Fian car superstar sangat cocok untuk nama mobil yang mereka buat.


"Boleh juga nama yang bagus" 


"Serius kau setuju?" Fian tak percaya Derrell akan dengan mudah menerima nama yang dia berikan untuk mobil super canggih ini. Padahal hanya nama itu yang terpikir diotak Fian.


Derrell mengangguk karena pikirannya sama seperti Fian. Car superstar sungguh cocok untuk nama mobil mereka. "Jadi kapan kita bisa mencoba mobil ini Rel?" 

__ADS_1


Fian sudah tidak sabar sebenarnya ingin mencoba car superstar itu. "Nanti akan aku umumkan dengan semua kapan waktunya mobil ini bisa digunakan"


"Baiklah, tapi bolehkan aku menjadi orang pertama yang mencoba car superstar nanti" pinta Fian dengan penuh harapan.


Derrell tertawa sambil menatap Fian aneh. "Tentu saja kau yang pertama nanti menjajal mobil ini Yan, karena diantara kita semua kamu yang paling bisa menguasai sistemnya"   


"Lo lagi muji gue apa gimane" dengus Fian memang benar yang Derrell katakan tapi biasanya ada maksud terselubung yang diselipkan Derrell di setiap kalimatnya.


"Pasti lo ada maunya kan Rel, nggak mungkin sih bisa langsung setuju aja sama permintaan gue"


"Suudzon mulu, tapi bener sih apa yang kamu bilang. Fian yang harus mengajari mereka semua memahami mesin car superstar oke" mereka yang dimaksud Derrell tentu saja Ajo dan yang lainnya.


"Baiklah, tapi jika mereka susah diajari gue nggak mau ngajarin lagi"


 Setelah itu keduanya meninggal kan tempat car superstar. Mereka membuat car superstar di tempat yang sangat tersembunyi sehingga tidak mungkin jika ada orang yang bisa menemukan tempat ini, ditambah lagi tempat untuk membuat car superstar dibantu dilindungi oleh magic system tanpa sepengetahuan mereka.


Bukan Derrell yang meminta magic system untuk melakukan hal ini, namun magic system sendiri yang menawarkan, karena magic system mendapatkan informasi yang kurang jelas tentang car superstar jika tidak dijaga dengan ketat akan timbul bahaya. 


Bisa jadi informasi yang kurang jelas itu bisa membahayakan car superstar atau bisa juga menguntungkan car superstar. Karena informasi yang belum akurat yang didapat magic system maka dari itu magic system menawarkan pada Derrell untuk bisa menjaga pengetatan yang lebih ketat lagi untuk car superstar.


***

__ADS_1


Hampir tiga minggu setelah kematian Jefri yang sangat mengenaskan, bahkan Jaka mendapatkan kiriman mayat Jefri yang jantungnya masih mengeluarkan darah. Kini Jaka belum melakukan persiapan apa-apa.


Jaka hanya bisa meratapi penyesalannya dan kebodohanya yang dia lakukan, seakan sadar setelah Jefri pergi jika dirinya salah dalam menghadapi sikap Jefri, bukanya menanamkan kesayangan pada diri Jefri dengan dirinya. Jaka malah menanam kebencian di dalam diri Jefri sampai mayatnya sudah bersatu dengan tanah pun pasti Jefri akan tetap membencinya. Itulah pikiran Jaka semalam Jefri sudah tiada.


Jaka tahu sebentar lagi perang besar akan dimulai, tapi tidak tahu kenapa seakan dia merasakan trauma saat melihat mayat Jefri terbujur kaku di dalam kardus dengan darah yang masih mengalir. Saat ini dia masih bisa mengingat jelas tentang Jefri yang saat itu sudah terbujur kakau


"Tuan anda harus bangkit jika seperti ini terus kita akan kalah dari para musuh-musuh itu"  bujuk Max pada Jaka.


Max tidak bisa berbuat apa-apa selama Jaka mengalami depresi ringan akibat kematian Jefri, Max hanya bisa memastikan jika Jaka akan segera pulih dan kembali menyusun rencana dari awal.


"Kau tenang saja Max aku akan segera pulih" ucap Jaka dengan yakin dia tidak ingin membuat Max ragu akan yang Jaka katakan. 


"Aku akan segera menyusun rencana kembali, tapi sebelum semuanya kembali dimulai kirim salah satu anak buah kita yang handal untuk mendatang London, dan memeriksa apa saja yang dilakukan Jefri dulu disana" Jaka menatap Max penuh harapan, saat ini hanya Max lah satu-satunya harapan Jaka setelah Jefri.


"Aku yakin anak itu sudah menyusun beberapa rencana sebelumnya, suruh anak buah kita untuk memeriksa seluruh apartemen Jefri juga tempat yang pernah Jefri datangi. Tapi ingat jangan sampai pergerakan kita diketahui oleh musuh"


"Tiga minggu ini aku memang sakit dan tidak menyuruh kalian bergerak apapun, karena aku sedang mengecoh para musuh"


"Kau pasti tahu Max saat ini semua musuku mengira aku sangat terpuruk setelah kehilangan Jefri, tapi mereka salah besar justru dendamku semakin menjadi pada mereka. Aku buka orang yang lemah"


Max hanya menyimakan ucapan Jaka, karena memang dia tidak akan berkomentar apa-apa, setiap rencana yang Jaka susun harus dilakukan tanpa adanya bantahan.

__ADS_1


Yang membuat para anak buah Jaka  mereka merasa heran kenapa Max bisa bertahan dengan lama berada bersama Jaka orang yang sangat kejam itu, bahkan Max sudah bertahun-tahun bersama Jaka. Kekejaman apa saja sudah Max rasakan dari Jaka anehnya orang ini sama sekali tidak ingin pergi dari sisi Jaka.


Entah apa alasan Max mungkin yang tahu hanya Jaka dan dirinya saja apa alasan Max tetap setia pada Jaka.


__ADS_2