
Heyooo guys, ketemu lagi nih sama author yang cantik and ngeselin hehehe. Setelah sehari kalian menunggu lanjutan ceritanya hehehe 😁😁😂😂. Akhirnya terbalas juga, sesuai janjiku aku bakal up 2 bab untuk hari ini.
Ok langsung aja aku lanjut ke ceritanya. Sorry ya guys kalau ada typo dan salah kata. Maklumin author juga manusia and juga author lelah mikir ulangan ya hehehe 😂😂😁😁.
Happy reading guys
------------____
Third Person POV
-------____----
Keesokkan harinya di kelas Jennita terjadi keributan. Ternyata yang membuat keributan adalah kedatangan seorang siswi baru.
Bell masuk pun berbunyi dan semua murid yang tadinya ngerumpi pun langsung bubar ke tempatnya masing-masing.
Hera pun masuk bersama seorang siswi yang cantik.
Note : kalau ada yang lupa Hera cek di bab 1 yaa.
“Pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru. Sekarang kamu boleh memperkenalkan diri” Ujar Hera.
“Halo semuanya, nama aku Adzka Fatimah. Aku pindahan dari SMA Pelita di Jakarta Timur dan mohon bantuannya semua supaya bisa berteman baik yaa” Ujar Adzka dengan ramah.
Semua siswa yang ada di kelas langsung terdiam. Dan Adzka pun bingung.
“Kenapa semua siswa diam?” Batin Adzka bingung.
“Hai juga boleh minta nomer telepon gak?” Celetuk satu siswa cowok.
“Jangan kasih ke dia mending kasih ke aku” Celetuk siswa cowok yang lainnya.
Adzka pun tertawa dan beberapa saat kemuadian semuanya langsung hening.
“Senyumnya manis banget” Batin semua siswa cowok di kelas itu.
“Yaudah kamu duduk di sebelahnya Jennita ya” Ujar Hera sambil menunjuk kursi kosong di sebelah Jennita.
“Baik bu, terimakasih bu” Ujar Adzka sambil pergi ke tempat duduknya.
“Ok, perkenalannya nanti saja sekarang kita lanjut belajar ya. Blab la bla…..” Ujar Hera.
Semua siswa pun belajar. Beberapa saat kemudian bunyi bel istirahat berbunyi. Nita pun mengajak Jennita ke kantin.
“Ke kantin yuk Jenn” Ajak Nita.
“Tidak mau berkenalan dulu sama anak baru?” Tanya Jennita sambil melirik kerumunan sebenarnya Adzka.
Ya, kerumunan itu menutupi Adzka. Nita pun langsung menengok ke arah lirikan Jennita.
“Nanti aja deh Jenn, aku udah laper heheh” Ujar Nita dengan wajah tanpa dosa (WATADOS).
“Ohh ya sudah, ayo ke kantin” Ujar Jennita sambil bangkit dan mengikuti Nita yang sudah berlari keluar kelas.
Skip kantin
--____---
Nita langsung memesan dan Jennita memilih tempat duduk.
“Jennita!” Teriak seseorang dari luar kantin.
Ya, yang berteriak adalah Adzka. Jennita yang mendengar suara itu pun langsung menengok ke sumber suara.
“Kenapa dia memanggilku?” Batin Jennita bingung.
Adzka pun mulai berjalan melangkah meja Jennita dan bertepatan dengan Nita yang membawa 2 porsi bakso dan es teh manis.
__ADS_1
“Boleh kan aku duduk di sin?” Ujar Adzka dengan ramah.
“Boleh kok” Ujar Nita.
Jennita hanya diam karena masih bingung, heran, dan kaget.
“Kenapa dia mau duduk bareng aku dan Nita?” Batin Jennita bingung dan juga sedikit curiga.
“Ya sudah aku pesan makanan dulu ya–” Ujar Adzka sambil beranjak dari duduknya.
“Iya” Ujar Nita dengan senyum.
“Kamu kenapa Jenn?? Dari tadi diam saja” Tanya Nita heran.
“Aku hanya bingung saja sama Adzka” Ujar Jennita dengan wajah yang menampakkan ke resahan.
“Bingung kenapa?” Tanya Nita lagi.
“Aku bingung kenapa dia mau duduk makan sama kita” Jawab Jennita yang membuat Nita ikut berpikir juga.
“Iya juga ya, ya sudah ke samping kan saja dulu kebingunganmu itu. Sekarang kita makan dulu yaa” Ujar Nita sambil memakan baksonya.
“Iya” Ujar Jennita singkat sambil meminum es tehnya.
Adzka pun datang dan duduk di sebelah Nita.
“Selamat makan” Ujar Adzka dengan ramah.
“Iya selamat makan” Ujar Jennita dan Nita berbarengan.
Setalah itu hening dan mereka bertiga fokus memakan makanannya.
“Jennita bener-bener tidak ingat sama aku??” Tanya Adzka memecahkan keheningan.
Jennita pun kaget dan langsung menatap Adzka bingung.
“Iya, Jennita bener-bener tidak ingat sama aku??” Ulang Adzka dengan senyum.
Jennita yang mendengar pertanyaan itu pun langsung berpikir keras untuk mengingat masa lalunya.
Tapi hasilnya nihil, tidak ada ingatan yang memunculkan kehadiran Adzka di masa lalunya.
“Tidak, aku tidak ingat” Ujar Jennita dengan senyum canggung.
“Bener tidak ingat?” Ujar Adzka memastikan apa yang dia dengar.
“Iya benar” Ujar Jennita dengan senyum kaku.
Nita yang mendengar itu hanya menyimak sambil tetap memakan baksonya.
"Makan mulu kamu Nita" Ujar author.
"Hehehe biarin yang penting sehat hush hush" Ujar Nita mengusir author.
"Dasar tokoh lucknut" Batin author.
(Selingan supaya gak serius banget bacanya hehe 😁😁😂😂)
“Dulu kita pas TK kita temenan, masa kamu lupa” Ujar Adzka mengingatkan Jennita di masa TKnya.
Jennita pun langsung mencari ingatan itu dan langsung ingat. Jennita pun langsung memeluk Adzka.
Flashback On
----____--____------____--------
Di sebuah TK ada satu anak kecil perempuan yang sedang bermain boneka sedirian. Ya, anak kecil itu adalah Jennita.
__ADS_1
Dan ada satu anak kecil perempuan yang selalu memperhatikan Jennita kecil dari kejauhan. Ya, anak perempuan itu adalah Adzka.
Suatu hari, Adzka kecil yang melihat Jennita kecil menangis pun langsung mendatanginya.
“Kenapa kamu menangis?” Ujar Adzka kecil dengan raut sedih.
“Aku menangis karena teman-teman selalu menjelek-jelekan aku” Ujar Jennita kecil masih meneteskan air matanya.
“Kenapa mereka menjelek-jelekanmu?” Tanya Adzka kecil dengan raut wajah serius.
“Aku tidak tau tapi yang aku tau mereka mengatakan kalau aku sombong” Ujar Jennita kecil dan air matanya semakin deras keluar.
Adzka tau kalau Jennita selalu kesepian dan Adzka langsung memeluk Jennita.
“Kamu tidak sombong kok” Bisik Adzka kecil yang membuat Jennita kecil semaki menangis kencang.
“Ingat, kamu jangan menangis dan merasa sedih karena kamu tidak salah” Ujar Adzka kecil sambil mengelus punggung Jennita kecil.
Semenjak itu Jennita kecil dan Adzka kecil berteman bahkan bisa dikatakan mereka bersahabat. Sampai mereka harus berpisah karena masuk ke SD yang berbeda.
“Jangan lupa semua yang aku bilang ke kamu yaa dan jadilah kuat untuk kebenaran” Ujar Adzka kecil sedikit menangis saat berpisah dengan Jennita kecil.
“Iya” Ujar Jennita kecil dengan menangis juga.
Flashback Off
------______----------_____-----------
Adzka POV
------------
Aku kaget saat Jennita memelukku dan aku pun membalas pelukan itu.
“Aku kangen sama kamu dzka” Ujar Jennita yang aku yakinkan dia menahan tanggisnya keluar.
“Aku juga kangen sama kamu Jenn” Ujarku dengan tersenyum.
Dan kulihat Nita yang melihat kejadian di depannya bingung. Aku merasakan Jennita mulai melepas pelukannya dan duduk kembali. Aku pun duduk kembali.
“Maaf kalau aku lupa dengamu” Ujar Jennita dengan ekspresi menyesal.
“It’s ok Jenn, Aku memakluminya lagi pula itu sudah lama sekali wajar jika kamu lupa” Ujarku.
“Iyaa” Ujar Jennita.
“ Kamu tidak mau menjelaskan kepada temanmu ini?” Ujarku memancing Jennita.
Aku melihat Jennita pun kaget dan kulihat Jennita mulai menjelaskan semuanya kepada temannya.
“Ohh gitu, nama aku Nita Maulidah” Ujar Nita setelah mendengar penjelasan dari jennita.
“Kamu sudah tau kan namaku hehe” Ujarku jenaka dan aku melihat Nita pun tertawa.
“Iya hehehe” Ujar Nita sambil tertawa.
Kami pun menghabiskan makanannya dengan canda tawa dan kami langsung pergi kembali ke kelas sebelum bell selesai istirahat berbunyi.
----------@@@@@@------------
Aku minta maaf banget yaa buat yang udah nunggu-nunggu up novelku. Aku cuman mau minta doanya aja biar lancar dan dapat nilai bagus di ujian PAT ini. 🙏🙏🙏😊😊.
Special thanks to Allah Swt. dan kedua orangtuaku yang ternyata mendukung aku dalam membuat novel ini. Dan juga tidak lupa KALIAN SEMUA READERKUU YANG SUDAH MAMPIR DAN MENINGGALKAN JEJAK SERTA SETIA MENUNGGU CERITA INI.😊😊😁😁😍😍.
THANK YOU ALL AND LOVE YOUUU😁😁😊😊😍😍🙏🙏.
Salam hangat author, Joya
__ADS_1
Ramadhana Tohir