
Heyooo guys, ketemu lagi nih sama author yang cantik and ngeselin hehehe. Setelah sehari kalian menunggu lanjutan ceritanya. Akhirnya terbayar dan aku up 2 bab hari ini.
Ok langsung aja aku lanjut ke ceritanya. Sorry ya guys kalau ada typo dan salah kata. Maklumin yaaa 😁😁😊😊😊.
Happy reading guys
------___--------------
Jennita POV
-------__----
Bell selesai istirahat pun berbunyi dan proses pembelajaran juga di mulai. Dan ternyata jam kosong di kelasku.
“Horee akhirnya aku bisa tidur sejenak di kelas heheh” Ujarku yang mendapat cubitan dari Adzka.
“Jangan tidur mulu” Ujar Adzka sambil mencubit lenganku.
“Aww sakit dzka” Ringisku sambil mengusap lengan yang dicubit oleh Adzka.
“Ping” Bunyi notifikasi dari handphoneku.
“Siapa yang mengundangku ke grup whatsapp?” Ujarku.
Aku pun langsung membukanya dan betapa terkejutnya aku saat melihat nama orang yang mengundangku.
Ya, orang yang mengundangku ada di sebelahku.
“Nita kayaknya kurang kerjaan banget deh” Batinku sambil menatap ke arah Nita.
Dan aku lebih terkejut lagi saat melihat Adzka dan kak Melia pun di undang oleh Nita.
“Grup apan ini Nit?” Tanya Adzka bingung.
“Heheheh grup buat kita berempat ngobrol” Ujar Nita dengan wajah tanpa dosanya (WATADOS).
Bell pergantian jam pun berbunyi dan guru yang mengajar pun masuk ke kelas. Selama pelajaran gurunya memilih untuk para siswa mencari informasi di internet.
Saat aku membuka handphoneku munculah notifikasi dari grup whatsapp.
```
Grup Empat Primadona Sekolah
Nita
“Gimana kalau hari ini kita jalan jalan. Abis pulang sekolah?"
Adzka
"Boleh juga tuh"
Kak Melia
"Aku setuju hehehe"
"Aku ikut aja lah"
```
Nita
"Ok jadi sepakat ya??"
```
Adzka
"Iyaa😊"
Kak Melia
"Iyaa 😆👍"
"Hmm iya😐"
__ADS_1
Nita
"Kumpul di dekat gerbang dulu yaa abis pulang sekolah. Aku mau kasih tau tempat pertemuan"
"Oke nanti kita kumpul di cafe dulu ya dan jangan lupa aku kasih tau cafenya di gerbang sekolah"
Adzka
"Iyaaa"
```
Kak Melia
"Iya, kenapa nama grup ini empat primadona sekolah?😑"
```
Nita
"Karena kita semua primadona sekolah hehehhe 😂😂😂"
```
Adzka
-Read-
```
Kak Melia
\-Read\-
```
-Read-
```
Nita
```
Akhirnya, semuanya tidak ada yang membuka grup 😂😂😂😂 kecuali Nita.
"Emang enak dikacangin" Ujar author.
"Ihh authornya jahat huwaa balas dendam di usir tadi" Ujar Nita sambil nangis.
"Hahahahha 😂😂😂" Ujar author.
Bell pulang sekolah pun berbunyi dan mereka berkumpul di dekat gerbang sekolah.
Adzka yang melihat kak Melia pun langsung memperkenalkan diri.
“Hai kak, perkenalkan aku Adzka Fatimah. Aku sahabat kecilnya Jennita” Ujar Adzka dengan senyum ramah.
“Hai juga, namaku Melia Putri. Salam kenal yaa” Ujar kak Melia ramah juga.
Aku yang melihat itu pun tersenyum dan bernapas lega.
“Syukurlah mereka semua bisa akur” Batinku bersyukur.
“Kita pulang dulu yaa dana jangan lupa ketemuan di café xxxxx” Ujar Nita mengingatkan kami.
“Ok bye-bye” Ujar kami semua berpisah.
Skip berkumpul di café xxxxx
--------------_____----------
Semuanya sudah datang dan berkumpul di café.
“Sudah berkumpul semua, ayo kita pergi ke mall!” Ujar Nita sedikit berteriak.
Semua yang melihat Nita hanya mengelengkan kepala dan pergi mengikuti Nita.
__ADS_1
“Ayo kita pergi ke arena bermain” Ajak Adzka.
“Ayo” Ujar kami semua menerima ajakan dari Adzka.
Sesampainya di arena bermain, aku melihat 3 orang yang sangat familiar.
“Ada 3 curut tuh” Ujarku sambil menunjuk ke 3 orang yang sedang bermain pukul tikus.
“Siapa Jenn?” Tanya kak Melia dan Nita bersamaan.
Kak melia, Nita dan Adzka pun melihat ke arah yang aku tunjuk.
"Ohh kak Aldo, kak Kevin sama kak Idris" Ujar Nita.
"Ngakak dong 3 curut hahahha" Ujar kak Melia.
"Samperin gak nih??" Tanyaku yang membuat mereka diam berpikir.
"Ya sudah samperin aja" Ujar kak Melia.
Dan yang lainnya setuju. Kami pun pergi menuju mereka dan Nita menyapa pacarnya duluan.
"Nasib jomblo" Batin Jennita.
"Hai sayang" Sapa Nita ke kak Aldo.
"Hai juga sayang, kamu kok gak bilang mau pergi bareng temen-temen kamu?" Ujar kak Aldo.
"Hehehe lupa" Ujar Nita.
"Dasar" Ujar kak Aldo gemas sambil mengacak-acak rambut Nita.
"Ekhem" Ujarku yang membuat mereka tersenyum malu.
Dan aku melihat Adzka yang terdiam melihat Idris.
"Lah Adzka sama si ketua osis kenapa nih?? " Batinku bingung.
"Adzka kamu kenal sama si ketua osis ini?" Tanyaku yang membuat Adzka kaget dan mengangguk.
"Kalian ada hubungan apa?" Tanya kak Melia.
"Kami cuman teman SD dan pernah berpacaran dan putus" Ujar si ketua osis santai.
Dan aku melihat Adzka bermuka masam dan menatap tajam ke ketua osis.
"Kau kan cowok bren***k\, kalau bukan karena tantangan aku tidak akan mau pacaran sama bad boy kayak kau" Ujar Adzka Ketus.
"Kau pikir aku mau pacaran sama cewek tidak jelas?!" Ketus si ketua osis.
"Eeh jadi gimana nih??" Ujar Nita bingung.
"Aku ogah bareng sama dia" Ujar Adzka dengan nada kesal.
"Aku ke kamar mandi dulu ya semuanya" Ujarku sambil menarik Adzka.
Skip di toilet
----____---
"Ceritain dong yang sebenarnya terjadi" Ujarku memohon ke Adzka.
Adzka pun menceritakan semuanya dan aku mengerti.
-------------_@@@@@@_------------
"Apa sih hubungan Idris sama Adzka?? hehehe" Sabar ya
Aku minta maaf banget yaa buat yang udah nunggu-nunggu up novelku. Aku cuman mau minta doanya aja biar lancar dan dapat nilai bagus di ujian PAT ini. 🙏🙏🙏😊😊.
Special thanks to Allah Swt. dan kedua orangtuaku yang ternyata mendukung aku dalam membuat novel ini. Dan juga tidak lupa KALIAN SEMUA READERKUU YANG SUDAH MAMPIR DAN MENINGGALKAN JEJAK SERTA SETIA MENUNGGU CERITA INI.😊😊😁😁😍😍.
THANK YOU ALL AND LOVE YOUUU😁😁😊😊😍😍🙏🙏.
Salam hangat author, Joya.
Ramadhana Tohir
__ADS_1