
Heyooo guys, ketemu lagi nih sama author yang cantik and ngeselin hehehe. Setelah sehari kalian menunggu lanjutan ceritanya. Maaf yaa, Bab ini bakal dikit daripada biasanya.
Ok, langsung aja aku lanjut ke ceritanya. Sorry ya guys kalau ada typo dan salah kata mohon maaf yaa. Aku kurang fokus juga buat ceritanya karena ujian 😁😁😊😊😍😍😭😭😥😥🙏🙏.
Happy reading guys
---------___-_------
Setelah kejadian Idris dan Jennita. Jennita pun memilih pulang duluan dan sampai di rumah. Jennita pun tertidur.
Jennita POV
-------__---
Aku terbangun dari tidurku. Aku baru ingat kalau hari ini aku ulangan 1 mata pelajaran.
Aku pun bangkit dari kasurku dan belajar. Bukan Jennita namanya kalau bakal fokus belajar. Aku malah tertidur di atas buku yang terbuka.
Skip pagi hari
------__------
"Waduh ketiduran" Ujarku sambil menepuk dahi.
"Ya sudah lah, tidak usah belajar" Ujarku beranjak pergi ke kamar mandi.
Aku mandi selama 15 menit. Jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi.
Aku pun sudah pergi ke sekolah. Sampai sekolah aku melihat ada si ketua osis sedang memarkirkan motornya.
Aku pun tidak berminat menyapa dan mempercepat langkah. Baru 5 langkah aku berjalan menjauh, tiba - tiba ada sebuah suara memanggil namaku.
"Jennita!" Teriak seseorang.
__ADS_1
Aku pun langsung memutar tubuhku dan betapa terkejutnya aku saat melihat orang yang memanggilku. Ya, dia adalah Idris.
"Aduh" Batinku yang langsung membalikkan badan dan pergi ke kelas.
"Tunggu Jenn!" Teriak Idris sambil mengejarku.
Aku pun berhasil masuk ke kelas dan aku melihat Nita sedang memainkan handphonenya.
"Alhamdulillah selamat" Batinku sambil mengelus dada.
"Nita lagi ngapain tuh?? Senyum-senyum sendiri" Batinku bertanya.
"Pagi Nita!" Sapaku.
"Pagi juga Jenn!" Balasnya.
"Ada apa nih?? Senyum-senyum sendiri" Tanyaku terseyum.
"Tidak ada apa-apa kok" Ujar Nita sambil mematikan handphonenya.
Nita hanya mengangguk dan beberapa saat kemudian bell masuk pelajaran pertama pun dimulai.
Guru bahasa Indonesiaku pun masuk. Kami langsung duduk kembali ke tempat masing-masing.
"Pagi anak-anak!" Sapa dari guru bahasa Indonesiaku yang bernama Pak Santoso.
"Pagi pak!" Balas kami semua serempak.
"Minggu kemarin bapak sudah bilang ke kalian kalau hari ini kita akan ulangan" Ujar Pak Santoso.
Ya kalian pasti tau lah ekspresi semua murid di kelasku. Ada yang kaget, ada yang biasa saja. daan ada juga yang bersikap tidak peduli.
Kalau aku sih masuk ke arah tidak peduli dan pasrah hehehe.
__ADS_1
"Kita ulangan pakai handphone yaa. Jadi siap kan kuota dan handphone kalian" Ujar pak Santoso.
Kami pun membuka aplikasi untuk ulangan harian itu. Dan betapa terkejutnya kami saat yang muncul malah tulisan Server Error.
"Pak error pak" Adu anak terpintar di kelasku.
"Iya pak" Celetuk dari semua murid dan aku hanya diam.
"Alhamdulillah gak jadi ulangan" Batinku bersyukur.
"Kayaknya servernya error deh pak" Ujar Adzka.
"Waduh" Keluh pak Santoso.
"Ya sudah bapak tinggal dulu buat nanya masalah ini, kalian jangan ribut" Tambah pak Santoso sembari keluar dari kelas dan semua murid bersorak gembira.
----------@@@@@@----------
Heyooo guys ketemu lagi sama author yang gemesin dan pokoknya ngeselin hehehe. And aku bakal ngasih visual lagi tapi nanti yaaa.😁😊😊😁
Ohh ya guys kalau ada yang mau liat gambaran wajah aku gak hehehe.
Penampakkan aku tuh kayak gini guys. Yang gak pake kacamata yaa. Kalau yang pake kacamata tuh sahabat aku di SMA. 😊😊😊.
Special thanks to Allah Swt. dan kedua orangtuaku yang ternyata mendukung aku dalam membuat novel ini. Dan juga tidak lupa KALIAN SEMUA READERKUU YANG SUDAH MAMPIR DAN MENINGGALKAN JEJAK SERTA SETIA MENUNGGU CERITA INI.😊😊😁😁😍😍.
THANK YOU ALL AND LOVE YOUUU😁😁😊😊😍😍🙏🙏.
Salam hangat author, Joya
__ADS_1
Ramadhana Tohir