
🌹🌹🌹
Tidak ada yg salah dengan perasaan, mungkin hanya waktu yg menjadikannya seolah-olah salah.
Begitupun dengan Bayu, kehadirannya dalam kehidupan Deka dan Reva yg awalnya menjadi penanggung aib keluarga, nyatanya kini menuntut lebih dari itu, bukan karna pamrih, bukan karna ingin membalas perlakuan Deka, tapi murni atas sebuah perasaan, perasaan tulus untuk Reva yg 8 bulan ini tinggal satu atap dengannya.
🌹🌹
"Sakiiit Maaassss". Reva terus mengerang kesakitan, 12 jam lebih dari awal kontraksi, pembukaan Reva belum juga bertambah, kondisinya makin melemah. Bayu dengan sabar dan telaten menyeka keringat di dahi reva, mengenggam tangannya, mengusap perut lalu punggungnya, segala upaya dilakukan Bayu untuk mengurangi rasa sakit yg Reva rasakan.
Bayu memang seorang prajurit, baginya peperangan adalah hal yg biasa, sama sekali tidak menakutkan, tapi di ruang bersalin ini, melihat Reva yg terus menerus kesakitan, tubuh Bayu gemetar, bahkan dia tidak tahu apa yg harus dilakukan, tangan Reva dibiarkannya terus mencengkeram tubuhnya hingga meninggalkan bekas lecet kebiruan. Bayu bahkan hampir frustasi saat Reva bilang sudah tidak kuat lagi... Ya Allah, sedemikian menakutkan ternyata pertaruhan nyawa seorang ibu melahirkan anaknya.
20 jam diruang bersalin, kondisi Reva yg melemah tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal, akhirnya dokter segera mengambil tindakan operasi cesar.
Dan tak lama kemudian suara tangis anak Reva memecah ketakutan dalam diri Bayu.
Anak Reva perempuan, cantik, kulitnya putih, beberapa waktu lalu Reva juga sudah menyiapkan nama untuk anaknya. " Nesya Zahwa Adera" .
Bayu menggendongnya, mencium kedua pipinya, setiap orang yg melihat tahu bagaimana wajah Bayu memancarkan rona bahagia, sangat bahagia. Mereka tidak akan tahu bahwa bayi itu bukan darah dagingnya. Semua yg terpancar dari wajah Bayu adalah tulusnya kebahagiaan.
"Kalau Bu Nurul bisa membesarkan aku dengan kasih sayang yg tulus, bahkan sangat tulus, maka aku akan berlaku yg sama padamu Nak". gumam Bayu lirih.
Pasca operasi Reva belum bisa beraktifitas dengan normal, bahkan untuk mengganti pakaiannya pun dia harus meminta bantuan Bayu, bekas operasi di perut Reva kadang masih terasa nyeri, belum lagi Nesya yg rewel setiap malam, membuat Bayu harus rela bergadang.
🌹🌹
(Bayu part)
"Melihatmu kesakitan sungguh sangat membuatku tersiksa, tapi Nesya bisa menyembuhkan semuanya, dia putri kecilku yg cantik, bola matanya sama seperti milikmu, dia sangat manis, meskipun setiap malam aku harus menina bobokan Nesya yg rewel dan maunya tidur di gendongan".
"Kamu tahu Va..Menidurkan Nesya jauh lebih mudah ku hadapi, dari pada saat aku harus membantu mengganti pakaianmu, bukannya aku tak mau, tapi kamu tahu kan Va, aku laki-laki normal, aku juga mulai menyukaimu, dan kini kamu semakin mengujiku untuk melihat setiap bentuk tubuhmu, haaaaahhhh, kenapa tak kamu terima saja tawaranku untuk menyewa baby sister, setidaknya sampai kamu sembuh, dan aku tidak perlu tidur seranjang denganmu, tidak perlu melihat hampir semuanya...aku takut semakin tidak bisa melepaskanmu Va".
🌹🌹
(Reva part)
__ADS_1
"Trimakasih Mas Bayu, kamu yg berjuang menemaniku dari awal kontraksi sampai Nesya lahir ke dunia ini. Aku juga minta maaf kalau masih harus merepotkanmu, karna pasca operasi aku harus banyak beristirahat. Sebenarnya aku malu Mas, setiap kali kamu membantuku mengganti pakaian, tapi apa daya, aku sungguh tak bisa melakukannya sendiri.
Melihatmu menggendong Nesya, menimangnya, menciumnya, membuatku sangat bahagia, seandainya dia sungguh anakmu, dan seandainya kamu sungguh suamiku.
Terimakasih Mas, sudah menjadi yg terbaik buat aku dan Nesya.
🌹
Indonesia..
Dokter sudah melepas beberapa alat yg selama ini menempel di tubuh Deka, Deka dinyatakan sembuh, hanya perlu beberapa terapi untuk memulihkan sebagian fungsi syarafnya yg rusak. Deka duduk di kursi roda, hari ini Deka ingin menghirup udara segar, 8 bulan tebaring di kamar membuatnya pengap.
Belum sampai membuka pintu kamar, Deka tidak sengaja mendengar percakapan ibu dengan Bayu diluar pintu.
"Syukurlah Bayu, lalu bagaimana kondisi Reva? Lalu bagaimana dengan anaknya".
Mendengar kata Reva dan Anaknya, Deka langsung membuka pintu, Bu Nurul tak kalah terkejutnya dengan Deka, Bu Nurul mengira Deka masih terbaring di kamarnya, tapi....
"Reva dan anakku kenapa Bu?". Deka menampakkan mimik bingung dan kaget.
Bu Nurul mendekati Deka,
"Biar Deka yg ngomong sama Mas Bayu bu". Bu Nurul dengan gemetar menyerahkan ponselnya ke Deka.
"Hai Mas...ini Deka".
"Ya Deka, aku dengar tadi kamu bicara sama ibu, kamu sudah sehat?".
"Reva dan anakku dimana Mas?"
"Anakmu lahir seminggu yg lalu, anakmu perempuan, cantik sekali, Reva juga sehat".
"Bagaimana mereka bisa ada sama Mas Bayu? kata ibu, Reva ikut papanya ke luar Negeri". Deka semakin penasaran, sementara Bu Nurul semakin gelisah, Bu Nurul takut akan timbul masalah jika Deka tahu Reva sudah menjadi istrinya Bayu.
"Kebetulan aku dinas satu kota dengan papanya Reva, jadi aku bisa sekalian melihat anakmu dan Reva".
__ADS_1
Deka sedikit lega, dia sangat merindukan Reva, sangat ingin melihat anaknya.
"Bisa aku bicara dengan Reva Mas?".
"Aku sudah dirumah, besok kamu bisa bicara dengan Reva, Kamu istirahat, cepat sembuh, dan jemput Reva disini, dia sangat merindukanmu".
Bayu menutup sambungan telponnya. Deka masih terdiam di tempatnya, dia tertidur terlalu lama, dia melupakan momen kehamilan Reva, bahkan kelahiran anaknya. Deka ingin segera menjumpai Reva dan anaknya.
🌹🌹
(Bayu part)
"Maafkan aku Deka, aku belum bisa memberitahumu kebenarannya, aku takut kamu terluka, kamu harus pulih dulu, kamu harus menjadi Deka yg dulu suka memukulku, jika kamu sudah cukup kuat untuk memukulku maka aku akan memberitahu semuanya, jika saat itu tiba, pukullah aku sepuasmu, karna mungkin saat itu, Reva sudah benar-benar jatuh dalam pelukanku".
"Biarlah dunia menyebutku pecundang, penghianat atau semacamnya, karna aku tak pernah menduga akan begitu mudah jatuh cinta padanya, dia kekasihmu, tapi dia istriku, dia anakmu, tapi dia gadis kecilku".
"Jika menikahi Reva adalah sebuah kesalahan, maka Reva akan menjadi satu-satunya kesalahan dalam hidupku, aku janji, jika hari itu tiba dan Reva tetap memilihmu, aku akan dengan suka rela melepasnya untuk kembali padamu".
🌹
Bayu mendekap erat Reva yg sudah pulas tertidur, Bayu tak ingin Reva lepas dari pelukannya, Bayu merasa takut kehilangan Reva setelah berbicara dengan Deka siang tadi. Deka bisa setiap saat mengambilnya kembali, membawanya pergi dari sisi Bayu, dan Bayu belum siap dengan semua itu.
"Semoga ini bukan malam terakhir kamu tidur dalam pelukanku". gumam Bayu menenggelamkan wajahnya dalam punggung Reva, mengeratkan pelukannya.
🌹
🌹
🌹
(bersambung)
Masihkah suka dengan kisah mereka?
yg masih suka, silahkan tinggalkan jejak like dan komennya
__ADS_1
🙏🙏🙏😍😍😍
💖💖💖💖💖💖