Membangun Peradaban Di Planet Primitif

Membangun Peradaban Di Planet Primitif
30. Diasingkan


__ADS_3

Dua Dupa lamanya usai laporan diterima, Pangeran Danny diiringi 50 prajurit berkuda akhirnya benar benar tiba juga di Gedung Residen Kota Gunungmacan sesuai yang sebelumnya diperhitungkan. Kedatangannya hanya disambut Sandy dan Bob adik ipar dari Pangeran Jordi yang baru saja ditunjuk menjadi Residen dan Patih baru di kota itu.


“Selamat datang, Panglima Angkatan Laut Suleka Pangeran Danny di kota kami,” Sandy menyambut Danny dengan ramah.


“Terima kasih sambutannya Sandy dan Bob, dimana ayahku dan para pangeran yang lain,” tanyanya.


“Mereka sedang mengadakan rapat di ruangan rahasia gedung ini,” Sandy menjawab.


“Dapatkah engkau mengantarku kesana,” Danny lanjut bertanya kepada Sandy.


“Mohon maaf pangeran, tetapi Raja Siffredi berpesan kepada kami untuk tidak mengizinkan anda bergabung. Nanti beliau akan menemuimu seusai rapat,” Bob menjawab.


“Sialan, sepertinya nasib buruk benar-benar akan menimpaku, baiklah arahkan aku ke tempat dimana nanti seharusnya raja menemuiku,” ujar Danny pasrah kepada dua pejabat baru Gunungmacan itu.


Sementara itu di Alamut


Di depan tenda, 24 orang baru saja menyelesaikan rapat dan menyepakati beberapa hal yang kemudian segera berbaris dalam agenda upacara setelahnya ketika jarum jam di depan tenda menunjuk pukul 07.20.


Upacara berlangsung dengan khidmat. Sumpah pelantikan warga Negara Alamut telah dilakukan kepada para pendatang juga mantan tawanan dan kini saatnya beberapa pengumuman disampaikan Udin yang kali ini didapuk sebagai pembina upacara.


….


….


Pengesahan kepemilikan kapal dan pemberian nama akan saya umumkan (Udin menyebutkan nama-nama baru yang dibawa Roni, Leman maupun gelombang pelayaran kedua dari Gunungmacan setelah aba aba dari Rena yang kembali menjadi MC upacara)


1. Kapal besar milik tuan Jumanji kami beri nama baru Ephesus dan Smyrna. Keduanya tetap akan dioperasikan sebagai unit khusus yang otonom dibawah tuan Jumanji. (Ephesus dan Smyrna merupakan kota yang penuh peninggalan Yunani di Turki)


2. Kapal perang tipe A yang direbut Roni dan Leman dari Kalikucing kami beri nama Odin, eks Pusat Pelatihan Angkatan Laut Suleka kami namai Thor, eks Gunungmacan kami namakan Freyja. (Udin menamai dengan nama dewa-dewa Viking.)


3. Kapal perang tipe B yang direbut Ron dan Leman dari Kalikucing kami beri nama Ragnar Lodbrok dan Bjorn Ironside. Eks Gunungmacan kami namakan Ivar dan Aslaug. Eks Pusat Pelatihan diberi nama Floki dan Siggy. (Udin memberi nama dengan nama-nama tokoh Viking terkemuka dalam sejarah)


4. 3 kapal niaga ukuran A diberi nama masing-masing Kattegat, Dublin dan Reykjavic. (Nama diberikan dari kota-kota besar bersejarah dalam sejarah bangsa Viking.)


5. 6 kapal niaga ukuran B dinamakan Cork, Kopenhagen, Tromso, Belfast, Torshavn dan Nuuk. (Diberi nama dengan nama kota yang kental unsur Nordiknya.)


Kemudian pengumuman pembagian kerja pelaksanaan proyek pembangunan Alamut sebagai berikut:


1. 200 orang terpilih yang dalam barisan berada di paling kanan akan bertugas menambang batu di bawah komando Laksamana Muda Andi Keling.

__ADS_1


2. 200 berikutnya di sebelah kirinya akan menjadi unit kerja pembangunan di bawah komando Hakim Agung Giman.


3. Jumlah yang sama pada barisan sebelah kirinya lagi akan menjadi unit kerja pertanian di bawah komando langsung pemimpin tertinggi Padishah Alamut Zaynall Abideen.


4. Berikutnya di kirinya lagi bergerak sebagai unit produksi dan kerajinan di bawah komando tuan Jumanji


5. Sisanya di baris paling kiri dan yang menjadi petugas upacara akan bergerak membangun tambak garam dengan komando dipimpin langsung Wazir Akbar Alamut, saya sendiri Zahiruddin Muhammad.


Bekerjalah maksimal segiat mungkin dan sebaik mungkin. Latar belakang anda semua ditambah prestasi dalam 5 proyek pembangunan Alamut akan menjadi ajang seleksi pemberian jabatan dan posisi baru kalian berikutnya di Alamut. Berdoalah dan yakini Tuhan meridhoi kita semua amiin..


Selanjutnya upacara dilanjutkan sesuai urutan agenda berikutnya yang dibacakan Rena dan kemudian pada akhirnya Doni yang pada upacara kali ini kembali ditunjuk sebagai pemimpin upacara membubarkan upacara.


Upacara pagi ini menggunakan aba-aba dalam bahasa Fantastica, berbeda dengan upacara ketika Pelepasan Valhalla dan ketika Udin menerima Bertha dan kawan-kawan sebagai warga negara. Aba aba dalam bahasa Inggris yang diajarkan Zayn dan Udin diputuskan hanya digunakan pihak militer Alamut setelah sedikit pelatihan dan pengenalan doktrin setelah 5 proyek pembangunan yang dicanangkan selesai dikerjakan.


Dipilihnya Doni menjadi pemimpin upacara ternyata banyak mendapat reaksi negatifdari para pendatang baru yang mulai berghibah dengan berbisik-bisik, utamanya dari mereka yang baru kali ini mengikuti upacara ala Alamut.


“Apakah kalian tidak merasa terhina dipimpin bocah berusia 5 tahun dalam agenda yang disebut upacara tadi,” Tumenggung Antoni memprovokasi beberapa orang.


“Tidak terhina juga sih, tetapi menurutku aneh juga ya apa kelebihan bocah 5 tahun itu selain merupakan anak menteri yang telah dihukum mati,” Senopati Tunggul Wulung mulai sedikit ermakan provokasi Antoni.


Beberapa mantan petinggi lain terdiam tak berani mengiyakan maupun menolak provokasi Antoni yang kemudian terus menerus menyudutkan kebijakan sepele masalah upacara tadi.


“Diamlah kau Antoni, lihatlah sisi positifnya. Alamut memberikan contoh bukti bagi kita bagaimana mencetak anak berusia 5 tahun seperti Doni dapat berdiri dan melangkah tegap, memimpin seribuan orang yang lebih tua dalam barisan dengan penuh percaya diri. Dia mampu emberi aba aba dengan lantang, jelas dan tegas. Sekarang jangan jauh-jaug coba lihatlah anak lelakimu yang sudah berumur 12 tahun itu, ku rasa jauh jika dibandingkan dengan Doni dalam hal memimpin upacara. Apalagi dia masih sering menangis dan sulit diatur, tadi kulihat bahkan dia makan masih disuapi istrimu dan merengek tidak suka saat dipaksa sarapan. Bahkan perlu kalian disini perlu pikir lebih jernih, bukankah menurut kalian sebagian prajurit disini juga mungkin tidak bakal bisa memimpin upacara seperti Doni tadi,” jawab Laksamana Muda Andi Keling sambil menyantap sarapan pagi dengan perkataan menohok dan langsung membungkan ocehan mantan komandan Legion Angkatan Darat Gunungmacan yang mulai menebar provokasi.


Suasana menjelang siang di Gunungmacan dimana saat itu Raja Siffredi telah menyelesaikan rapat tertutup dan bersama putranya yang lain segera menuju ruangan dimana Pangeran Danny menunggu.


Di sisi lain Pangeran Danny juga telah mendapat informasi bahwa benar kabar yang beredar seluruh armada bawahannya di Gunungmacan dan Pusat Pelatihan Angkatan Laut terlibat pemberontakan. Kemudian tenggelamnya sisa kapal di Sumberurip akibat serangan para pemberontak, juga kabar raibnya seluruh kapal perang penjaga Kalikucing dimana komandan pangkalan Tumenggung Karsimin diduga kuat terlibat pemberontakan. Selain itu tudingan kuat muncul bahwa pemberontakan ini disponsori Kerajaan Ferris Indah, melihat kaburnya Karsimin kesana menumpang kapal niaga milik kerajaan itu.


Danny segera berdiri melihat ayahnya memasuki ruangan, dan kemudian berlutut.


“Hormat hamba Panglima Angkatan Laut kepada Ayahanda Raja Siffredi,” Danny berlutut memberi hormat yang tidak ditanggapi Raja dan pangeran lain yang hanya melewatinya dan segera menuju tempat duduk di ruangan itu.


“Segera bangkit dan duduk di kursi kosong itu Danny,” Jordi memberi isyarat kepada Danny.


“Apakah kau menyadari kesalahanmu Danny,” tanya raja.


“Hamba tidak kompeten, lalai dan memberi malu luar biasa terhadap Angkatan Laut yang mulia ayahanda raja,” jawab Danny pasrah.


“Baiklah, paham juga kau dengan kesalahan-kesalahanmu yang fatal itu,” celetuk raja.

__ADS_1


“Jadi barusan kami telah mendiskusikan beberapa hal. Sepulangnya Johnny nanti dia yang memiliki hubungan baik dengan petinggi Faranina akan kami utus ke sana meminta dukungan atau setidaknya agar mereka tidak mengganggu dengan deklarasi perang yang mungkin akan segera kita lancarkan ke Ferris Indah. Lalu adikmu Pangeran Kierran yang baru saja menjadi Menteri Pertanian kugeser untuk menggantimu di Angkatan Laut. Begitu-begitu Kierran pernah sebentar menjadi komandan kapal, pangkatnya juga sudah Laksamana Agung meski pangkat itu dia dapat ketika lebih banyak mengurusi hal lain di luar Angkatan Laut. Sadarlah Danny atas hal yang terjadi baru-baru ini di Angkatan Laut, prajurit kita butuh penguat moral dan pergantian pimpinan adalah upaya penyegaran dan mengembalikan moral mereka,” jelas raja yang kemudian membuat Danny tertunduk lesu.


“Lantas apa kemudian tugasku ayahanda raja, setelah diganti dari posisi panglima Angkatan Laut.” sela Danny.


“Aku belum selesai berbicara Danny dimana sopan santunmu sebagai pangeran dan mantan panglima,” nada bicara Siffredi yang sebelumnya halus mulai meninggi.


“Sungguh aku meminta maaf ayahanda raja.” Danny menekuk muka.


“Kita akan berperang dengan Ferris Indah yang berada di selatan kita. tentu saja kita butuh pos pantau dan pertahanan yang kuat di selatan. Leluhur kita pernah membangun benteng bernama Tanjungpagar di sebelah muara sungai Tabuan Lasi di hutan terlarang. Perintahku padamu temukan dan bangun kembali benteng itu. Pilihlah 149 prajurit yang akan menemanimu kesana, bawa istri dan anakmu dan juga pilih 2 kapal perang tipe A untuk membawa kalian kesana sebagai armada awal, selanjutnya bangun banyak kapal dengan bahan yang ada di hutan. Nanti minta prajuritnya ke Kierran jika kau kesulitan menemukan awak kapal,” jawab Raja.


“Membangun benteng yang terbengkalai ratusan tahun dan membuat armada di hutan terlarang. Bukankah itu terdengar nyaris mustahil dengan modal yang kau berikan ayahanda raja. Apakah ini artinya aku mendapat hukuman pengasingan,” tanya Danny yang mulai berlinang air mata.


“Ayah tidak ada menyebut kau diasingkan Danny, kau ini sungguh-sungguh… ahhh gimana lagi kami harus bicara di depan Laksamana Agung dan Bekas Panglima Angkatan Laut yang menangis, sungguh cengeng. Pantas saja Angkatan Laut mendapat nasib buruk.” komentar Jordi sinis kepada Danny.


“Aku yakin kamu bisa Danny, leluhur kita ratusan lalu bahkan mendirikan benteng disana dari nol, kamu hanya tinggal membangunnya ulang dengan mungkin beberapa perbaikan. Ayolah masak anakku selemah itu. 3 hari lagi kamu sudah harus berlayar ke sana dari Gunungmacan, Kierran sudah kuperintahkan untuk mengirim kapal niaga penuh muatan yang kalian perlukan untuk bertahan hidup di Tanjungpagar. Kini tugasmu hingga sore hari adalah memilih 2 kapal perang terdekat dari Gunungmacan ini yang berarti kau dapat memilih kapal dari Kebon Gede, Tampaksirih ataupun Jayagelang. Juga segera tulis 149 nama yang akan mengikutimu ke tempat penugasanmu yang baru. Keluargamu akan berangkat segera dari Kebon Gede kemari dengan menumpang kapal niaga yang dikirimkan Kierran,” lugas Raja yang tak dapat dibantah Danny.


Mereka semua tidak tahu, lokasi yang dianggap Danny sebagai tempatnya diasingkan telah menjelma menjadi sebuah kota yang terus membangun.


Kembali ke Alamut


5 tim dengan tugas berbeda usai sarapan pagi mulai menuju posisi masing-masing sesuai tugas yang diarahkan ketika upacara.


Tunggul Wulung yang tadi sedikit terprovokasi Antoni tergabung dalam 200an orang yang dibawa Udin jalan kaki melintasi muara Sungai Tabuan Lasi untuk membuat tambak garam di sisi barat muara. Sementara Antoni sendiri berada dibawah barisan Andi Keling yang menambang batu.


Kepada Andi Keling, Udin memberikan file yang di prin dengan kertas HVS yang bergambar metoda-metoda memotong batuan besar dengan mudah dengan penjelasan yang ditulis dengan lontar, dirinya juga meminjamkan gergaji mesin untuk menebang kayuan keras dan klakson gas untuk mengusir harimau jika terlihat muncul, apalagi beberapa waktu belakangan di bukit itu sering dijumpai harimau.


Begitu pula kepada Jumanji, dia memberikan file pembuatan relief batu, berbagai model ukiran kayu, desain alat mesin tenun sederhana untuk membuat kain, juga teknik dasar metalurgi yang sebagian belum dipahami peradaban ini.


Kepada Giman, Udin memberikan file tentang bagaimana menyusun batuan dalam membangun suatu bangunan batu berdasar teknik kuncian batu ala candi di jawa, dia juga memperkenalkan cara membuat batu bata dan genteng dari lumpur dan tanah liat dan teknik kosot dalam merekatkan bata.


Kedepan dia juga akan menjelaskan teknik penggunaan semen ketika nanti mereka menemukan gunung kapur. Dia sendiri sudah memikirkan penggunaan karang pantai untuk itu, namun karena idealismenya terhadap kelestarian lingkungan hidup, Udin belum berniat mengajarkan pembuatan semen sebelum menemukan gunung kapur.


Zayn sendiri juga diprinkan Udin panduan pengolahan tanah, irigasi, pembuatan pupuk dan metoda tanam. Sebetulnya hal ini juga sedikit ia kuasai karena pengalamannya KKN di Bojonegoro dulu membuatnya sedikit banyak memahami keseharian petani.


Udin sendiri dalam proyeknyaberencana membuat tambak, dimana saat air laut pasang dengan tinggi tak seberapa itu akan mulai mengaliri kolam-kolam tambak yang secara alami dengan pengeringan sinar matahari dan bantuan kincir angin yang akan dibangun di sekitarnya untuk mengeringkan air laut dan memisahkan garam. Udin ketika masih kuliah di Surabaya memiliki pengalaman saat KKN.


Saat itu Udin menjalani KKN di sebuah desa yang mayoritas warganya menjalankan bisnis garam dengan bermitra kepada perusahaan di pulau sebelah barat Surabaya yang terkenal akan komoditas garam.


Tunggul Wulung yang berada di barisan Udin ketika mulai diperintahkan menebang pohon cemara laut di wilayah yang akan dijadikan tambak garam bersama ratusan yang lain melayangkan protes keras kepada Udin.

__ADS_1


“Tuan Udin, apakah anda yakin dibawah pepohonan yang kita tebang ini mengandung garam yang bisa ditambang, atau kita hanya akan melakukan hal sia-sia, sepengalamanku jelas-jelas tidak mungkin ada garam di tempat ini, apalagi menebang pohon apa juga gunanya untuk membuat garam, jangan bilang kau inginkan kami merebus air laut dengan kayu-kayu ini setelah kami tebang” tanyanya kepada Udin dengan nada sinis dan seakan mencemooh.


“Aku tidak pernah berbicara kita akan menambang garam wahai lelaki siapapun engkau yang aku tidak hafal namanya. Diamlah dan cukup lakukan apa yang kuperintahkan. Tolong ucapanku ini juga dicamkan oleh kalian yang lain. Kita akan membuat garam alih-alih dengan menambangnya. Gimana caranya? Ya dengan membuat tambak bukan tambang. Ku tahu kalian tidak mengerti dan mungkin sebagian berpikir bahwa ucapanku omong kosong belaka. Maka diamlah saja dulu dan lakukan pekerjaan kalian meskipun kalian tidak paham maksudnya. Mungkin paling lambat pekan depan hasilnya sudah kelihatan. Oh iya setiap tingkah laku dan ocehan kalian disini kami nilai. Kami tidak peduli siapa dan apa posisi kalian sebelumnya dan apa prestasi kalian di masa sebelumnya. Meski tentu saja itu tetap kami pertimbangkan. Hanya saja jabatan yang nanti akan diberikan untuk membangun Alamut maju akan diberikan kepada orang yang loyal dan berdedikasi,” tegas Udin membungkam Tunggul Wulung yang kemudian tidak berani lagi membantah orang nomor dua di Alamut itu.


__ADS_2