Membangun Peradaban Di Planet Primitif

Membangun Peradaban Di Planet Primitif
40. Bertukar Berita


__ADS_3

Segera Bersiap


Alamut akan diserang dari timur dan barat


17 September 1000 prajurit Angkatan Darat berlayar dari Sumberurip dengan 20 kapal niaga tipe A


Angkatan laut berlayar ke Timur dengan 6 kapal perang tipe A dan 12 kapal perang tipe B


Estimasi prajurit mereka ke arah timur 1230 orang jumlahnya.


20 September jumlah yang sama berlayar menyusuri sisi barat pulau


1000 prajurit Angkatan Darat berlayar dengan 14 kapal niaga tipe A


Juga 15 kapal niaga tipe B


Kapal kita disewa mereka


Pasukan barat akan beristirahat sejenak di Sumberurip 23 September sore


24 september pagi berangkat untuk serangan malam


Kapal niaga diperintahkan mendaratkan Angkatan Darat 10 dupa jauhnya dari Alamut


Lalu Kembali ke Sumberurip


Kemungkinan penyerang sisi timur melakukan hal sama dengan pos aju Tegalwangi


Ditulis 19 September sore


---101---


Info penting


5 prajurit penyerang yang selamat dari tenggelam tempo hari


Memberi informasi kekuatan kita


Legion Sumberurip melatih 500 pemuda untuk wajib militer


Melihat surat 101 kemungkinan mereka di angkut kapal niaga


Usai menurunkan prajurit di hutan terlarang

__ADS_1


Kemungkinan Tegalwangi melakukan hal serupa


Ditulis 20 September sore


---106---


Alamut 21 September 2022 pagi


“Kemungkinan totalnya dari 1 paket surat yang kita terima dari agen 101 (Kebon Gede) dan agen 106 (Sumberurip) akan ada 5460 prajurit yang tiba tanggal 24 September atau 3 hari lagi untuk melakukan serangan mendadak. Dengan ini aku mengusulkan besok sore kita melakukan latihan perang di utara Bukit Timbuktu, semua orang kecuali dapur umum dan pengrajin senjata wajib mengikuti latihan. Pagi ini prajurit berkuda yang akan mengambil belerang juga akan pulang sambil menjemput 111 orang dan 20 penjaga untuk segera menuju lokasi latihan. Pekerja tambang batu akan bergerak nanti sore ke tempat latihan dan kita yang ada di sini berangkat nanti pada malam hari bersama pekerja tambang batu yang melintas melewati pemukiman. Nanti malam ketika melintasi padang pertanian kita juga akan membawa para petani. Sampai Timbuktu kita berangkat pagi hari setelah mengistirahatkan diri sejenak untuk ke lokasi latihan dengan pekerja tambang emas,” perintah Zayn usai Udin membacakan surat dari 2 agen yang dibawa seekor merpati pos.


“Mereka mengadakan seragan besar dan di malam hari pasti mengincar titik lemah kita setelah mendapat informasi para penyerang,” ujar Giman.


“Begitulah, penduduk kewarganegaraan Alamut dan Faranina yang ada di sini 1237 orang, sementara 35 prajurit kita mengantar Pangeran Juki ke Ferris Indah dan 8 orang termasuk Johnny sedang ke Faranina. Mereka tahu kita akan mengkonsolidasikan kekuatan di Alamut bersama Faranina dan Ferris Indah namun itu memiliki tenggat waktu. Mereka mencoba memanfaatkan jeda waktu dengan menyerang kita sebelum pasukan bantuan datang. Pikir mereka, 1 serangan besar akan menghancurkan Alamut dengan mudah, melihat penggunaan kapal niaga, kemungkinan selanjutnya mereka akan menumpuk logistik dan berharap setelah Alamut hancur mereka akan menunggu pasukan bantuan kita dari negeri lain tiba untuk diserang disini,” jelas Zayn.


“Hampir 5 kali dari total seluruh orang di sini yang bukan semuanya merupakan prajurit, Kentung berapa jumlah senjata yang siap untuk diproduksi jika kalian kerja lebih dari 2 kali lipat daripada biasanya,” tanya Udin kepada Kentung yang sementara memimpin para pengrajin menggantikan Jumanji.


“Kami akan berusaha semampu kami tuan tapi kami belum bisa memastikan, tolong beri kami target dan arahan,” ujar Kentung.


“Baiklah target kalian 3 tungku api, 2 buah meriam ukuran yang sama seperti yang sudah jadi, 4 meriam 120 cm dan 3 jenis peluru meriam. Peluru rantai sementara tidak kita gunakan, buat masing-masing 50 buah peluru, 6 buah hwacha, 6 buah cetbang dan masing-masing 7 buah chu ko nu, arquebus, musket dan terakul dengan 500 peluru timah ditambah 2000 tombak dan panah hwacha juga 2000. Siapkan tim mu untuk lembur,” ujar Udin.


“Nanti tungku api dan 4 meriam kecil akan kita gunakan untuk senjata 4 kapal niaga, karena struktur kapal itu yang mampu membawa beban seberat itu. 5 kapal yang selesai diperbaiki juga harus siap bertempur nantinya. Kita memiliki 17 kapal berbagai jenis dan juga dengan Rihlah ada 18 kapal, jangan minder. Di daratan kita akan diperkuat 4 meriam, 8 hwacha, 8 cetbang dan masing-masing 12 unit chu ko nu, arquebus, musket dan terakul. Belum lagi kami pemimpin kalian memiliki 2 riffle dengan grenade launcher untuk menembakkan flare,juga masih ada 2 shotgun dan 2 pistol,” ucap Zayn yang tidak dimengerti orang-orang di sana selain Udin


“ 9 kapal yang didukung 2 meriam akan mengamankan sisi timur. 9 kapal termasuk Rihlah dan 2 meriam akan mengamankan sisi barat. Nanti aku memimpin di lautan dan Udin di darat. 30 pembesar akan kubagikan seragam kebanggaan Alamut (jersey Princeton Tigers Soccer). Senjata baru kalian harus membuat kalian percaya diri untuk menjemput kemenangan di lautan dan di daratan. Tuhan bersama kita, kita tidak akan kalah,” Zayn mencoba memotivasi


Di waktu yang sama di Final Fantasy, ibukota Faranina


Udin sedang berbicara dengan Raja Humabon ayah dari Juki, sementara di waktu yang sama di Alamut para pembesar mengadakan rapat.


“Terima kasih Johnny atas hadiah yang kau berikan ini, luar biasa,” ujar Raja Humabon mendapat hadiah 100 emas batangan ukuran 1 kg ber cap bendera Alamut.


Tempo hari Juki juga memberikan hadiah yang sama untuk Ferris Indah, namun karena permintaan kerja sama ditolak dia menggunakan oleh-oleh itu untuk membeli sebuah kapal niaga dan puluhan budak.


“Hadiah ini tentu mengandung maksud, jelaskanlah maksudmu sahabat anakku. Dan bagaimana kabar anakku sekarang, apakah kamu tahu dimana dia. Aku sedih negerimu memutuskan hubungan dengan kami dengan alasan yang tidak jelas. Aku harap hadiah ini dapat memulihkan hubungan dua negeri,” tambahnya.


“Mungkin hari ini Juki sedang ada di Ferris Indah paman raja,” ujar Johnny membuat Raja Humabon mengernyitkan dahi mendengarnya.


“Mohon maaf hadiah dan kehadiran hamba kemari bukan atas nama Suleka. Adapun tujuan hamba kemari adalah mendirikan kembali Fantastica bersama Ferris Indah dan Alamut yang panji nya tercetak dalam batang emas yang hamba berikan,” ujar Johnny.


“Wow mendirikan Fantastica ya.. mendengar anak muda yang penuh semangat aku jadi ikut semangat dengan ide Fantastica ini. Lalu tolong jelaskan dimana itu Alamut dan apa masalah sehingga Suleka menganggap ada masalah antara mereka dengan kami,” tanya Humabon.


“Alamut adalah sebuah negeri baru yang terletak di ujung selatan pulau Grand Papalepap. Mereka didukung 2 kerajaan di benua untuk meruntuhkan penguasa-penguasa tiran di kepulauan termasuk di Suleka. Kami mengajak Faranina dan Ferris Indah mendirikan kembali Fantastica. Tentang mengapa Suleka menjauhi Faranina, mohon maaf karena mereka mengetahui bahwa putera mahkota Juki dan saya turut menyokong berdirinya Alamut. Selain itu Ferris Indah mereka anggap juga menyokong Alamut sehingga turut diputuskan hubungannya,” jelas Udin.


“Berani sekali kamu John menentang keluargamu, ndak takut kuwalat kah kamu,” tanya Raja Humabon mengkhawatirkan keputusan Johnny.

__ADS_1


“Saya mengambil pilihan tepat paman raja, bersama Alamut saya bisa mengambil alih tahta Suleka dan meruntuhkan tirani keluarga hamba yang menyengsarakan rakyat. Adapun keluarga hamba semuanya tetap saya cintai dan akan saya lindungi meski peperangan mungkin akan berkobar,” sebut Johnny.


“Bagaimana caranya melindungi musuh dalam peperangan?” tanya Raja.


“Dengan menangkap mereka di luar waktu perang,” sebut Johnny.


“Aku sangat sepakat bahwa Fantastica harus berdiri lagi untuk memimpin kepulauan. Dengan mendatangiku aku terharu karena berarti diriku tidak termasuk daftar pemimpin tiran versi kalian. tapi apa keuntungan bagi Faranina bergabung dengan Fantastica. Bagaimana sistem kepemimpinannya. Lalu apakah pendiri Alamut itu semacam pendiri Nobuhara yang dicatat sejarah,” cerca Raja Humabon kepada Johnny.


“Sistem kepemimpinan Fantastica adalah federasi dengan undang-undang Federal maupun undang-undang kerajaan anggota. Federasi artinya kumpulan berbagai negeri dibawah 1 pemimpin besar dan menteri-menteri utama yang semua dipiih parlemen. Parlemen adalah orang-orang yang ditunjuk rakyat kerajaan asal untuk membawa suara negeri mereka di pusat. Sementara sebelum parlemen terbentuk Federasi akan dipimpin Alamut sebagai inisiator. Undang-undang federal adalah undang-undang dasar yang berlaku di semua kerajaan. Undang-undang kerajaan berlaku sesuai umumnya di kerajaan tapi tidak boleh bertentangan dan menyesuaikan dari undang-undang Federal,” jelas Johnny.


“Adapun keuntungan yang akan diperoleh Faranina dari kerja sama ini adalah wilayah bagian barat kerajaan Samiam dan kerajaan Mblagador yang akan ditaklukkan bersama-sama pasukan federasi. Adapun pendiri Alamut bukan orang ganas semacam pendiri Nobuhara. Mereka penganut sang Esa dari negeri yang jauh dan berperadaban ratusan kali lebih maju dari kita. Atas restu 2 kerajaan di benua mereka mendirikan Alamut. Restu benua juga akan membuat apapun yang dilakukan kita nanti mendapat dukungan penuh. Pendiri Alamut juga berkeinginan berlayar ke negeri yang jauh kalau bisa menemukan jalan kembali ke negeri mereka. Dalam perjalanan kita akan menaklukkan banyak dunia baru yang tidak kita kenal raja. Dan semuanya akan didukung benua,” tambah Johnny meyakinkan raja.


“Baiklah Faranina bergabung dengan Fantastica,” ujar Humabon disambut kelegaan yang nampak dari ekspresi Udin.


“Sebentar.. sebentar jangan puas dulu.. dengan sistem parlemen tadi bagaimana caranya supaya Faranina memimpin Fantastica,” tanya Humabon.


“Dari apa yang dijelaskan oleh Alamut maka cara memilih pemimpin, masing-masing anggota parlemen mengajukan 4 nama calon pemimpin federasi yang bukan dari kalangan raja yang menjabat atau putera mahkota, 1 nama boleh dari negeri mereka, 1 nama boleh dari negeri lain dan 2 nama dari negeri lain lagi Cuma harus dari 1 negara,” jawab Johnny.


“Jadi tergantung kekuatan politik di parlemen yang isinya lintas bangsa ya. Sangat adil.. Baiklah Faranina bergabung. Lalu apa yang kami lakukan segera setelah ini dengan keputusan bergabung dengan Fantastica.” Humabon bertanya.


“Sebelum saya kembali ke Alamut kemungkinan mereka akan mendapat serangan besar dari Suleka, mengingat mereka sebelumnya berhasil mematahkan serangan laut kakak saya Pangeran Danny. Tapi raja tak perlu khawatir. Serangan itu meski membuat saya terpukul dengan meninggalnya kakak saya tetapi berhasil dihalau Alamut dengan kemenangan tanpa korban jiwa di sisi Alamut. Kami juga telah mengembangkan beberapa senjata canggih yang tidak bisa ditemui di manapun di 7 kerajaan kepulauan maupun 2 kerajaan benua,” ujar Johnny.


“Namun tentunya serangan demi serangan akan sulit membuat Alamut berkembang dengan stabil dan hanya berpikir bertahan dan bertahan saja. Maka saya meminta izin untuk segera kembali membawa setengah dari pasukan angkatan laut Faranina paman raja. Mereka akan kami minta membantu serangan balik ke Suleka bersama pasukan dari Ferris Indah dan benua yang sedang kami himpun,” tambah Johnny.


Johnny benar-benar tak tanggung-tanggung dalam bernegosiasi, padahal misinya saja bahkan cuma untuk mendatangkan 500 prajurit, namun ia malah minta setengah pasukan angkatan laut.


“Baik aku sepakat, tunggu hingga 3 hari prajuritku bersiap dan bawalah kembali ke Alamut beserta oleh-oleh untuk pemimpin Federasi,” sebut raja.


“Anda benar-benar pemimpin yang bijak, semoga paman raja panjang umur dan senantiasa sehat,” pungkas Johnny memuji sambil tersenyum lega.


Sementara itu sore hari di Alamut


Ketika semua orang sedang bersiap menuju lokasi latihan perang Udin menuliskan surat untuk agen 101 hingga 106 yang akan dibawa merpati pos.


Segera galang loyalis dan orang yang bersimpati dengan Johnny di kota kalian


Siapkan pemberontakan yang kedua usai pemberontakan berakhir


Untuk 106 culik anggota kerajaan apapun pangkatnya yang terlibat perang


Ketika mereka sandar di kota kalian


---100---

__ADS_1


Selesai menulis, Udin yang menurut strata intelejen Alamut menggunakan kode agen 100 segera menunjukkan surat buatannya ke Zayn yang kemudian mengangguk. Udin kemudian segera mengirimnya dengan merpati pos menuju agen 106 yang ada di Sumberurip.


__ADS_2