
“Di negeriku ada idiom musuh dari musuhmu adalah temanmu. Suleka hari ini memiliki musuh baru setelah Samiam kini muncul Alamut, Faranina dan Ferris Indah. Selain Samiam mengapa tidak yang lain saling bekerja sama? Masih ada 3 kerajaan selain Suleka di kepulauan ini yang bisa dibagi dan dikuasai bersama. Ferris Indah akan mendapat akses ke utara dengan mendapat pulau-pulau milik Suleka selain Grand Papalepap, Faranina akan mendapat Samiam bagian paling barat dan Mblagador. Johnny akan memimpin Suleka kehilangan beberapa wilayah dan juga Alamut namun dia akan mendapat sebelah timur Samiam dan Mbeling. Untuk Nobuhara dan bagian tepi barat Samiam akan menjadi jatah Alamut. Pendeta agung Hulagu yang membawa kita bersekutu dengan dua kerajaan penguasa benua akan diberi izin membuka kuil di seluruh kota yang ada di kepulauan. Tentu tidak adil membicarakan hal ini tanpa Johnny. Ku yakin Ferris Indah maupun ayahmu akan menyukai proposal menarik ini.” Zayn berbicara.
“Dan kenapa tidak kita membangkitkan Fantastica yang baru, kita dirikan Fantastica dengan persekutuan beberapa kerajaan dibawah satu panji yang sama dan saling membantu,” Udin menambahkan.
“Ini baru ide menarik tuan.. Apalagi ketika antar bangsa bisa melakukan kerja sama bisnis seperti tambang emas di Alamut ini. Terlebih dari satu Panji ikonik Fantastica,” ujar Juki.
“Ya kira-kira begitu, kini masalahnya adalah bagaimana caraku bertemu Johnny. Kurasa peristiwa tadi pagi membuat banyak hal tak lagi sama. Tolong bantu aku putera mahkota,” ujar Zayn yang dijawab anggukan Juki.
Mereka kemudian berjalan menuju pemondokan dan menemukan Johnny sedang duduk menatap api unggun. Melihat Zayn tiba bersama beberapa orang yang lain, entah mengapa Johnny merasa tidak ingin menemuinya hingga kemudian dia bangkit dan berlari. Zayn yang menyadari hal itu langsung mengejar Johnny dan kemudian memeluk Johnny yang masih berusaha lari.
“John maafkan aku,” ujar Zayn. Johnny berusaha melepaskan diri dari pelukan Zayn yang menahannya lari namun tidak bisa, hingga akhirnya dia berteriak kencang… “Aaargghhh kenapaaaa…”
“Aku hanya berusaha melakukan yang terbaik untuk mempertahankan Alamut dan aku tak tahu yang kuhadapi pagi tadi adalah kakakmu. Ku tahu situasi ini berat bagimu, tapi kumohon sebagai pemimpin tertinggi Alamut agar engkau berusaha untuk tidak membenci diriku Duta Besar,” ucap Zayn.
“Tapi mengapa… Seandainya kalian menungguku kembali dari Faranina dan tidak bertindak semaunya ini semua tak kan terjadi,” balas Johnny sambil terus terisak.
“Jaga mulutmu Johnny, kami bisa saja menghabisimu saat itu. Kamu bisa ke Faranina pun karena kami. Dan bukanlah impianmu menaklukkan Alamut. Meninggalnya kakakmu adalah akibat keputusan tiran kerajaan yang kau bilang sudah muak dengan hal itu. Terimalah fakta bahwa sebagian besar yang kau benci dari sistem tiran Suleka juga merupakan keluargamu. Sebagai wazir akbar aku berjanji, tidak akan ada lagi keluargamu di Suleka yang berikutnya akan menjadi korban kecuali terpaksa di antara pilihan hidup dan mati Alamut seperti tadi pagi,” ujar Udin.
“Biarkan aku sendiri aku lagi berkabung,” ujar Johnny masih terisak.
“Pangeran, semua ini adalah kehendak takdir. Mungkin pangeran membenci juga kehadiran kami di sini sebagai penyokong Alamut. Namun faktanya keberadaan kami di sini untuk mendukung Alamut adalah upaya untuk mewujudkan ramalan suci yang kami yakini,” ujar Hulagu.
Johnny diam saja menangis dan kemudian Juki bertanya,” ramalan apa maksud anda pendeta?”
“Setiap 2 abad setelah kematian nabi kami hingga hari kiamat nanti dipercayai muncul para pencerah, yang selama ini jumlahnya selalu 2 orang. Para pencerah pertama adalah yang membagi kerajaan kecil Gula-Gula di benua menjadi dua dan bersama-sama menaklukkan kerajaan lain di benua. 2 abad kemudian pencerah berikutnya muncul dan mampu memerdekakan Nobuhara dari Fantastica dan berimbas melemahnya Fantastica dan terpecah menjadi 7 kerajaan seperti sekarang. Lalu sekarang kami percaya para pencerah yang muncul adalah Padishah dan Wazir Akbar Alamut,” ungkap Hulagu.
“Kehadiran para pencerah tak terlepas dari ilham yang tuhan berikan atau ramalan melalui mimpi diantara petinggi agama kami. Orang suci Temujin sebagai pemimpin umat kami hari ini 2 tahun lalu mendapat mimpi yang meramalkan para pencerah akan muncul di sebuah kepulauan dan tepatnya di pulau yang memiliki banyak gunung dan harimau. Mereka adalah orang yang berbahasa sangat asing, kuat, memiliki fisik di atas rata-rata dan menguasai benteng yang dijaga harimau,” tambah Hulagu.
“Kedatangan kami di Gunungmacan 2 tahun lalu dan intensitas perdagangan dari benua yang dikoordinir tuan Jumanji di Suleka merupakan upaya kami mencari siapa para pencerah yang akan muncul. Dan Alamut adalah jawabannya. Bagi pangeran Juki dan Johnny mungkin hal ini terdengar konyol karena merupakan hal yang tidak anda percaya. Namun secara politik apapun yang dilakukan Alamut selama itu dianggap baik oleh pihak benua, hamba yakin akan disokong penuh 2 kerajaan besar yang ada di benua. Oleh karena itu di hadapan kalian semua hamba mohon izin untuk di utus kembali ke Benua dan meminta bantuan agar dikirim ribuan prajurit untuk mendukung Alamut. Jika ada pihak lain yang menolak bekerja sama dengan penguasa Alamut, ku anggap itu adalah suatu hal yang kurang bijak. Bagaimanapun ceritanya 7 kerajaan di kepulauan pada beberapa tahun mendatang bukan tandingan aliansi benua dan Alamut. Lebih baik bersatu dalam aliansi ini ketimbang nanti bertemu sebagai pihak yang berseberangan,” tukas Hulagu sedikit mengintimidasi.
“Hemm artinya dengan persekusi Suleka kepada umat kalian apakah sudah membuka permusuhan dengan benua? Mengapa aku tidak mendengar benua mempermasalahkan hal itu,” tanya Juki.
“Karena dalam ramalan, para pencerah kali ini didukung sekelompok umat kami yang ditindas. Dan hal itu sudah terjadi. Sikap benua adalah tinggal menunggu sikap Alamut, dan hamba siap untuk membawa sikap resmi Alamut ke para penguasa benua,” Hulagu menjelaskan.
“Bisa kita bicarakan lagi hal ini esok pagi. Aku masih terlalu sedih untuk membahas ini. Padishah tolong lepaskan aku,” pinta Johnny.
“Berjanjilah untuk tidak pernah membenci dan mengkhianatiku John. Dan aku akan berjanji melindungi nyawamu dengan nyawaku juga berjanji berusaha menyelamatkan nyawa keluargamu dalam konflik ini nantinya,” ujar Zayn memohon.
“Tentu saja Padishah, demi dewata agung aku tak akan mengkhianatimu. Sekarang biarkan aku beristirahat,” Johnny memohon.
Akhirnya sedikit drama di malam itu selesai dan semua orang menuju ke pondok masing-masing untuk tidur.
Keesokan harinya,13 September 2022
Juki, Johnny, Zayn, Udin telah berkumpul sebelum rapat besar yang akan melibatkan banyak pembesar. Mereka membahas kesepakatan-kesepakatan di antara 3 pihak utama yang nanti akan dijadikan bahasan pokok pada rapat besar.
Sesuai pembicaraan di pondok pekerja tambak, Johnny akhirnya sepakat untuk mengambil alih Suleka yang wilayahnya tinggal Pulau grand Papalepap minus Alamut dan akan mendapatkan setengah wilayah Samiam dan seluruh wilayah kerajaan Mbeling. Johnny pun sepakat untuk mendapat tugas berangkat melobi raja Faranina yang bertahta di kota Final Fantasy.
Sebelum rapat besar diadakan. Zayn mengajak Johnny untuk menjemput keluarganya di Rihlah untuk memindahkan mereka ke tempat yang tepat setelah mereka memutuskan tawaran yang disampaikan Zayn nantinya.
Setibanya di Rihlah
Mereka mendapati keluarga istri pangeran Danny tidur pulas. Zayn yang semalaman memikirkan kemungkinan buruk mereka akan merusak Rihlah bisa bernafas lega bahwa tidak terjadi apa-apa.
“Bangunlah putri Malena dan para keponakanku yang cantik. Paman akan ajak kalian sarapan di dapur umum. Mereka menyiapkan menu istimewa untuk kalian,” ucap Johnny.
“Selamat pagi John, maaf kami beberapa hari tidak mendapat tidur yang nyaman sehingga kesiangan. Bisakah hari ini kau mengantar kami ke pusara suamiku,” ujar Malena dengan tidak mengindahkan beberapa orang yang mendampingi Johnny.
__ADS_1
“Tentu saja kakak ipar, mari ku bantu berkemas. Kita akan ke dapur umum untuk kemudian menuju tempat yang disediakan untuk tinggal,” ujar Johnny.
“Kenapa engkau memintaku meninggalkan kapal yang nyaman ini Johnny,” tanya Malena.
“Karena pemilik yang mengizinkan kita disini sudah kembali dari meditasinya,” jawab Johnny.
“Maksudmu pembunuh suamiku, dimana dia… dimana,” ujar Malena histeris.
“Sudahlah kakak ipar kita sarapan dulu nanti kita akan menemuinya,” balas Johnny.
Akhirnya mereka menuju dapur umum dan menyantap Nasi Lemak spesial yang disediakan Waljinah.
“Cih… tak pernah ku sangka istri hakim pengkhianat itu bisa memasak makanan senikmat ini,” ujar Malena terus ngedumel.
“John mengapa pagi ini kau tak nampak seperti tawanan. Dimana orang yang lain yang diselamatkan pemberontak ini,” tanya Malena tanpa malu mencerocos di hadapan banyak orang yang asing baginya.
“Para tawanan kami tawan terikat di pemondokan dan kami sediakan makanan dan pengobatan yang layak. Anda ditawan di Rihlah untuk semalam karena menghormati kedudukan tinggi anda dan karena pangeran Johnny sudah menerima dirinya akan berdiri bersama Alamut dan Faranina meruntuhkan tirani di seluruh Fantastica,” ucap Udin yang sudah dikenal Malena kemarin.
“Teganya John.. kau menjadi pengkhianat,” ujar Malena.
“Jangan sebut adik iparmu itu pengkhianat. Dia adalah pejuang yang memperjuangkan hak-hak manusia bersama kami. Dan kami memiliki tawaran yang tak seharusnya anda lewatkan,” Zayn akhirnya bicara.
“Siapa kau sok-sok memberi tawaran padaku,” Malena kembali mencerocos.
“Baiklah kami memberi pilihan kepada anda:
Menjadi warga Negara Alamut
Menjadi warga Negara Faranina
Menjadi tawanan perang menunggu dibebaskan Suleka dengan resiko jika Suleka kalah maka kemudian akan beri status budak.”
“Heh jelaskan apa maksudmu memberi tawaran pada kami. Siapa kamu? Dasar bedebah juga kamu John bersekutu dengan musuh,” ujar Malena.
“Siapa saya? Saya adalah Padishah atau pemimpin tertinggi Alamut yang mendapat dukungan dari 2 kerajaan penguasa benua. Saya juga yang kemarin melindungi Alamut dengan kapal yang semalam anda beristirahat di dalamnya,” jawab Zayn.
“Kau pembunuh suamiku… tega kau John… Kamu bersekutu dengan pembunuh kakakmu… huhuhu..,” ujar Malena menangis.
“John biar dia memikirkan pilihannya dalam beberapa hari kedepan. Selanjutnya mari mengantarnya ke makam kakakmu. Kemudian sebelum iparmu ini menyebut pilihannya, terpaksa kami menahannya seperti tahanan lain,” tegas Zayn.
“Mari berdiri kak, kita akan bersama ke makam,” ujar Johnny.
“Singkirkan tanganmu John, aku tak sudi menganggapmu sebagai adik ipar dasar pengkhianat,” bentak Malena penuh emosi.
Sedangkan anak-anak Malena sedari tadi menangis mendengar kegaduhan ini.
“John, kami meminta izin agar mereka sementara kami tahan ya…” ujar Zayn yang tidak mendapat jawaban Johnny yang hanya diam saja.
“Putri Malena, aku ingatkan kesempatanmu membuat pilihan adalah sebelum Suleka kami taklukkan,” jika kau tidak memilih sebelum peristiwa itu terjadi, maka kamu dan anak-anakmu akan menjadi budak kami. Percayalah kami bukan tandingan Suleka,” tegas Udin.
“Tunggul Wulung bawa istri dan anak Pangeran Danny ke pondok tahanan. Maafkan aku Johnny ini pilihan terbaik,” perintah Udin kepada Tunggul Wulung yang juga sedang sarapan di dapur umum.
Usai sarapan mereka bergegas kepada upacara penerimaan tawanan. Antoni yang sebelumnya pernah meragukan Doni balita yang memimpin upacara atas ide Andi Keling ditunjuk sebagai pemimpin upacara dan mendapat pelatihan singkat dari Rena dan Anna.
__ADS_1
Antoni memimpin upacara dengan cara yang kaku dan beberapa kali melakukan kesalahan. Upacara kemudian sampai pada agenda serah terima tawanan.
Berita acara serah terima tawanan disampaikan oleh pemimpin upacara kepada Padishah
(ujarAnggi yang kini menjadi MC)
La lapor. Urgh urgh
(Anton terbatuk gugup)
Alamut telah menyelamatkan 121 penyerang dari Suleka dari ganasnya laut dan mengevakuasi 59 jasad yang kemudian kami kuburkan dengan layak. 20 orang belum ditemukan.
Rincian tawanan 100 orang dari angkatan laut Suleka berpangkat prajurit, 11 orang budak, 4 orang keluarga Pangeran Danny, 3 orang keluarga Senopati Doyle dan 3 orang keluarga Senopati Andra.
Laporan diterima
(Udin yang kali ini menjadi Pembina upacara menerima laporan BAP yang disampaikan Antoni)
Penawaran status dan pembacaan sumpah
(Rena membacakan agenda selanjutnya.
Baik selain untuk 4 orang keluarga Pangeran Danny aku dengan wewenang yang diberikan Padishah Alamut menawarkan 2 pilihan.
Bagi yang memilih bergabung menjadi warga Negara Alamut berbarislah di sisi kanan dari keluarga pangeran Danny.
Bagi yang memilih tetap menjadi tawanan dan akan menjadi budak jika Suleka akhirnya kalah dengan Alamut silakan berbaris di sisi kiri.
Akhirnya satu persatu tawanan dimulai para budak menerima tawaran Udin dengan memilih menjadi warga Negara Alamut. Karena semakin lama semakin banyak yang memilih menjadi warga Alamut. Sisa tawanan yang masih ragu-ragu pun semuanya memilih bergabung dengan Alamut termasuk keluarga para Senopati.
Malena terbelalak melihat semua orang di armadanya memilih bergabung dengan para pengkhianat termasuk istri dan anak para Senopati.
Budak yang berjumlah 11 orang memilih Alamut karena muak dengan status budak yang mereka miliki. Untuk tawanan lain sisanya kebanyakan tersentuh dengan perlakuan Alamut yang menyelamatkan mereka dari lautan, ditahan di pondok yang sama bentuknya dengan tempat warga tinggal serta mendapat makanan yang menurut mereka rasanya luar biasa.
Upacara di akhiri setelah 117 orang mengucapkan sumpah sebagai warga Negara Alamut.
Malena dan anak-anaknya menjadi tahanan yang tersisa dan di tahan di samping pondok Johnny dan para prajurit Samiam dan segera digiring ke sana setelah upacara.
Setelah upacara pembesar yang berpengaruh di Alamut kemudian berkumpul di depan tenda yang digunakan anak-anak Sugiono, untuk mengadakan rapat kecuali Johnny yang belum nampak hadir.
“Selamat pagi, agenda pertemuan hari ini adalah mengambil langkah ke depan. Pertama menyikapi serangan Suleka pada jangka pendek dan jangka panjang. Kedua langkah diplomasi. Ketiga pengaturan pekerjaan di Alamut jangka pendek dan panjang,” ujar Zayn.
“Pertama, serangan Suleka memberikan kita 121 tawanan dengan 110 orang bisa kita gunakan untuk bekerja berat, 7 orang membantu dapur umum dan 4 orang keluarga kakaknya Johnny yang masih ditahahan. Dari serangan itu diketahui masih ada 20 orang dari penyerang yang belum kita tahu pasti nasibnya, kemudian dampak serangan itu adalah serangan ulang yang bisa jadi muncul 2 pekan hingga 1 bulan mendatang,” tambah Zayn.
“Kedua kita perlu mengadakan diplomasi dengan beberapa pihak yang pasti mendukung kita atau mau tidak mau bakal mendukung kita. Oleh karena itu aku usulkan pendeta agung Hulagu dan tuan Jumanji berlayar ke benua untuk mengambil dukungan dari Gula-Gula Utara dan Selatan yang kami pastikan akan mendukung Alamut. Berikutnya kita akan mengadakan hubungan dengan Ferris Indah dan Faranina. Pangeran Juki akan ke Ferris Indah, Johnny ke Faranina. Untuk mendukung langkah diplomasi kita juga harus memahami langkah-langkah Suleka ke depan dengan menaruh mata-mata di Kebon Gede yang ku usulkan dari anak buah tuan Jumanji. Goal dari aliansi ini adalah sebuah federasi besar di kepulauan yang kita namakan sebagai Fantastica saja. Fantastica yang baru akan terdiri dari beberapa kerajaan dengan 1 pucuk pimpinan yang disepakati dan menggunakan 1 aturan yang sama,” jelas Zayn lagi.
“Ketiga pengaturan pekerjaan di Alamut mengikuti 2 hal yang sebelumnya aku jelaskan barusan,” ujar Zayn.
“Untuk poin pertama dan kedua apakah ada pertanyaan atau ada yang tidak setuju? Tidak ada ya, baiklah kita bahas langsung pengaturan pekerja,” tambah Zayn.
“Jadi kuputuskan pekerjaan tambak garam sementara dihentikan, mereka akan dialihkan untuk patroli darat dan laut. Hari ini 6 kapal berpatroli di laut dengan 60 pelaut dan 60 orang berpatroli di pesisir dan kembali berganti di esok hari. Besok 40 orang di 4 kapal dan 40 orang di daratan, pencarian terakhir 3 hari mendatang 20 orang di lautan dengan 2 kapal dan 20 orang di darat berpatroli. Setelahnya apapun hasilnya patrol hanya dilakukan 20 orang dengan 2 kapal, sisa pekerja tambak yang tidak berpatroli akan di alihkan untuk menambang kotoran kelelawar di beberapa gua di dekat pantai sini . Kemudian 111 orang warga baru dari eks tentara dan budak Suleka akan kita arahkan untuk menambang belerang di gunung berapi yang memiliki jarak 3 kali dari Alamut ke Timbuktu, gunung dengan kawah lebar dan tidak seberapa tinggi tapi masih dapat kita lihat dari laut. Warga yang memelihara ternak akan kami ajarkan membuat potassium nitrat dengan metode jerman yang mudah. Para pengrajin tuan Jumanji akan kami ajarkan untuk membuat senjata baru yakni Arquebus, Muskets, Hand Cannon dan Cannon beserta munisinya,” tambah Zayn lagi.
“Jangan menanyakan detail apa ini itu yang pastinya kalian tidak akan paham, Udin akan membagikan rancangan kepada masing-masing petugas untuk membuat hal baru. Silakan ditanyakan tentang konsep dari rencana ini ataupun masukan yang dirasa lebih pas,” pungkasnya.
“Tidak ada Padishah, apa yang anda jelaskan selalu beberapa langkah di atas pemikiran kami. Sekarang masalahnya bagaimana Johnny,” tanya Juki.
“Yahh masalahnya sekarang hanya itu. Mari bantu aku berkomunikasi dengannya putera mahkota. Baiklah rapat kita bubarkan. Petunjuk pekerjaan selanjutnya silakan hubungi Wazir Akbar,” jawab Zayn.
__ADS_1
Sementara di pondoknya Johnny hanya sendiri. Para mantan prajurit Samiam yang telah mendapat jabatan tinggi hadir mengikuti rapat. Sedangkan hari Johnny berkecamuk dengan berbagai dilema.