Membangun Peradaban Di Planet Primitif

Membangun Peradaban Di Planet Primitif
41. Kerja Intelejen


__ADS_3

Sumberurip, sore hari 22 September 2022


“Pangeran Jordi dan Pangeran Kierran, ada hal penting yang harus kami sampaikan. Mari berangkat berlayar dengan kapal kami ada informasi rahasia tentang Tanjungpagar dan ini hanya pangeran-pangeran yang boleh tahu,” ujar salah seorang berpakaian prajurit Angkatan Laut menemui kedua pangeran yang akan naik ke kapalnya masing-masing dengan menunjukkan lencana tingkat atas pejabat Suleka.


Tanpa diketahui ternyata agen-agen lapangan Alamut telah membawa lencana milik Andi Keling dan Giman dalam bertugas. Kelemahan lencana yang dikeluarkan Suleka hanya menunjukkan bahwa mereka adalah perwakilan penting kerajaan dalam level tertentu. Tidak menunjukkan nama atau jabatan sehingga rentan untuk aksi penyusupan seperti ini.


“Siapa kalian,” tanya Kierran menoleh. “Cepat pangeran ikuti kami, situasi benar-benar gawat, mari kita bicarakan di kapal niaga itu, penumpangnya pasukan angkatan darat yang pernah menjaga istana disana kita aman,” ujar agen yang menyamar itu.


“Lencana milik siapa yang kalian gunakan menghadap,” Jordi menimpali. “Ini lencana Laksamana Muda Ryu, kepala intelejen Angkatan Laut, dan lencana milik teman hamba ini lencana milik Menteri Ariel menteri pertanian yang baru saja menggantikan anda Pangeran Kierran,” agen itu melanjutkan alasan.


“Aneh sekali, ada urusan apa Ariel harus menghubungiku di saat segenting ini, baiklah sebentar kalian tunggu kami di kapal yang kalian tunjuk tadi. Aku dan kak Jordi akan mengkondisikan pasukan,” Kierran menjawab.


“….Demi Dewata Agung, Jemput kemenangan suci untuk Suleka. Untuk kapalku dan Pangeran Jordi kalian sementara akan berjalan mandiri hingga titik pendaratan Angkatan Darat. Aku dan Kakakku akan membahas beberapa hal penting selama pelayaran di kapal itu (sambil menunjuk kapal). Apapun yang terjadi laksanakan semua rencana. Jangan tinggalkan formasi dan mari jemput kemenangan suci,” ujar Kierran berapi-api dalam pidato pelayaran yang kemudian segera berjalan mengikuti dua prajurit misterius ke kapal niaga.


Kierran dan Jordi menjadi pimpinan pasukan penyerang Suleka dari arah barat. Sedangkan pimpinan penyerang dari arah timur adalah Pangeran James (kepala pengamanan istana) dan Pangeran Tomi (Panglima Angkatan Darat). 4 pangeran akan bertempur melawan musuh yang juga diperkuat 1 pangeran yang mendapat cap pengkhianat si bungsu Johnny.


Seluruh armada penyerang dari arah barat sudah berlayar meninggalkan dermaga Sumberurip. Torshavn kapal niaga tipe B milik pedagang sipil walau kecil namun menjadi pemimpin armada karena ditumpangi 2 pangeran pemimpin pertempuran.


Di atas Torshavn dalam pelayaran menuju Alamut.


“Sekarang kita sudah di kapal perkenalkan identitas kalian dan jelaskan apa hal rahasia yang perlu dibahas,” tanya Jordi.


“Maaf lancang telah mengundang 2 pangeran kemari, perkenalkan hamba adalah Senopati Yugi Oh dari Angkatan Laut tepatnya dari dinas intelejen. Sementara teman hamba Sugik adalah salah satu Senopati pengawal Menteri Ariel yang berasal dari kesatuan Angkatan Laut dan juga mendapat tugas mobilisasi tempur menyerang Tanjungpagar,” ujar 001 yang sebetulnya adalah kepala misi dan kapten Torshavn.


“Ok sebelum kuminta untuk melanjutkan pembicaraan.. ehmm Senopati bisakah kamu jelaskan mengapa awak kapal ini hanya 2 orang,” ujar Kierran menunjuk 003 dan 004 yang berpakaian ala pelaut biasa.


“Ceritanya panjang tuan, Tumenggung Andik (Komandan Legion Sumberurip) mendapati bahwa dia melebihi jumlah target yang bisa diperoleh untuk wajib militer. Oleh sebab itu dirinya mendistribusikan kelebihan orang pada beberapa kapal. Kelebihan muatan itu membuat beberapa awak harus diturunkan kami rasa 2 Senopati Angkatan Laut cukup mumpuni untuk menggantikan 2 awak non militer, ya meski terlalu berlebihan,” jelas 002 yang kali ini mengaku sebagai Senopati Sugik.


“Ok. Ok bisa dipahami, lalu apa hal penting yang kalian sampaikan,” tukas Jordi.


“Pangeran, kami berhasil mengungkap jejaring merpati pos mata-mata musuh dengan menemukan merpati dan surat ini,” ujarnya memperlihatkan hal yang disebut temuannya.


“Hemm akan kubaca,


Segera galang loyalis dan orang yang bersimpati dengan Johnny di kota kalian


Siapkan pemberontakan yang kedua usai pemberontakan berakhir


Untuk 106 culik anggota kerajaan apapun pangkatnya yang terlibat perang


Ketika mereka sandar di kota kalian


---100---

__ADS_1


Kierran bacalah ini,” ujar Jordi.


“Apa maksudnya hal ini Senopati Sugik dan kamu belum menjelaskan apa kaitannya Ariel dengan hal ini,” tanya Kierran.


“Untuk maksud dari Menteri Ariel silakan pangeran Kierran membaca surat ini.


Pemberontakan kedua sepertinya akan terjadi


Kabarkan kepada para pangeran segera kembali ke Kebon Gede


Segera setelah menghancurkan Tanjungpagar


Istriku di culik, ini pertanda makar yang nyata


---Ariel---


“Istri Ariel masih sepupuku, yang masih masuk hitungan keluarga kerajaan yang mendapat tunjangan sebagai keponakan raja. Pemberontakan berikutnya? Sial, kapan habisnya pertempuran ini,” ujar Kierran.


“Kierran tidakkah kau lihat merpati yang membawa surat yang kita baca pertama yang ditangkap prajurit kita, jelas itu corak merpati Faranina. Tapi kita tidak boleh mundur. Kita akan menyerang Tanjungpagar dan sesuai nasehat Ariel setelahnya kembali ke ibukota,” ujar Jordi.


“Senopati adakah info pergerakan Faranina di ibukota dan kaitannya penculikan istri Ariel?” tanya Kierran.


001 menjawab, “Diduga pangeran Johnny sudah berada di ibukota dan merupakan dalang dibalik serangkaian penculikan yang terjadi usai armada besar meninggalkan Kebon Gede. Keberadaannya belum berhasil kami temukan. Setelah pemutusan hubungan dengan Faranina dan pengusiran warga mereka, diprediksi ada 30an warga Faranina yang menyusup dan tidak kembali untuk mulai melakukan penculikan dibawah koordinasi pangeran Johnny yang juga baru kembali dari Fantastica.”


“Kalau itu sih hamba tidak tahu pasti tuan pangeran, dugaan mudahnya ya membuat kepanikan di kalangan istana. 30 an orang yang dipimpin pangeran Johnny tentu saja tidak bisa menggerakkan pertempuran terbuka. Maka terror-teror kecil seperti ini yang dipakai,” ujar 102.


“Kalau benar begitu bahaya juga si Johnny, bahkan taktik seperti ini belum pernah ada dan dipakai kerajaan manapun sebelumnya,” ujar Jordi.


“Tuan mari diminum tehnya,” ujar salah satu prajurit Angkatan Darat yang sedari tadi sibuk menyiapkan minuman.


“Segarnya teh ini pada cuaca dingin seperti ini. Ngomong-omong Yugi Oh dan Sugik, mengapa kalian membawa kami naik kapal kecil ini bersama mereka, seberapa kuat mereka?” tunjuk Jordi sambil menguap ke arah prajurit yang berada di atas Torshavn.


“Ahh tuan panglima besar masak tidak bisa menebak dengan adanya perwira intelejen seperti saya disini,” ujar 001. “maksudmu?” tanya Jordi sambil melihat Kierran yang juga mulai beberapa kali menguap.


“Mereka adalah loyalis pangeran Johnny di Angkatan Darat, bermimpi indahlah pangeran-pangeranku,” 002 menjawab sambil mengikat tangan Kierran yang sudah lemas. Sementara sebuah tangan terasa mengikat tangan dan kemudian kaki Pangeran Jordi yang juga tak mampu lagi menahan kantuk.


Sebuah kain kemudian diikat menyumpal mulutnya dan kemudian mereka berdua tertidur usai meminum teh yang dibubuhi obat tidur.


Keesokan harinya, sebuah pantai di Hutan Terlarang, siang 23 September 2022


Kapal niaga mulai mendaratkan pasukan angkatan darat yang akan melakukan penyerbuan dari sisi barat daratan. Hal itu juga dilakukan para penyerang yang berangkat dari timur.


001 Turun ke daratan menemui pimpinan angkatan darat dan angkatan laut yang kebingungan mencari Jordi dan Kierran.

__ADS_1


“Mohon maaf para pangeran sedang tidak dalam kondisi sehat usai berhari-hari berlayar. Saya disini hanya menyampaikan pesan dari kedua pangeran yang minta diantar untuk membuat kontak rahasia membujuk kembali kepada Pangeran Johnny yang dianggap sebagai pengkhianat dan lokasinya kami ketahui tak terlalu jauh dari area ini. Jika kami tidak kembali pada waktu perjalanan menyerang dilakukan artinya kami menunggu kalian dari lautan. Jika kami kembali artinya ada perubahan rencana,” ujar 001 sambil dengan pede memperlihatkan lencana pejabat tinggi.


“Setiap unit berada dalam komando pemimpin masing-masing. Saya akan mengamankan pangeran sesuai amanat dari Raja. Mari menyerang dengan penuh keyakinan. Dewata Agung akan memberikan kita kemenangan suci,” teriak 001 memotivasi dan kemudian kembali menaiki Torshavn.


Torshavn kemudian meninggalkan pasukan yang tengah mempersiapkan serangan dan segera berlayar menuju Alamut. Sejenak kemudian dia menulis surat kemudian melepaskan burung merpati pos yang sudah ia muati surat sambil tersenyum.


Jangan serang


Torshavn kembali membawa 2 pangeran


Kami juga mengangkut 29 loyalis Pangeran Johnny


Jayalah Alamut


---001---


Tak perlu waktu lama surat diterima Zayn di sekitar kandang merpati pos Alamut di samping tenda anak-anak keluarga Sugiono.


Membaca surat itu Zayn segera mengajak Udin ke dermaga dan muara menemui pelaut yang bersiap bertempur dengan musuh mereka di malam hari.


“Ada apa tuan berlari terburu-buru,” tanya Andi Keling.


“Torshavn, kapal mata-mata kita kembali usai menculik 2 pangeran Suleka dan membawa 29 loyalis Johnny di militer, lindungi pendaratan mereka” perintah Zayn kepada Andi Keling yang juga didengar Jayadi yang kemudian menyebar kabar pada tim mereka masing-masing.


Saat latihan pematangan taktik kemarin sore hingga malam menjelang pagi diputuskan pasukan Alamut dibagi dalam 6 sektor.


10 dupa berselang atau 5 jam kemudian ketika Alamut memasuki waktu petang terlihat Thorsavn memasuki muara dan kemudian memberi hormat kepada Zayn dan Udin serta para pembesar lain yang telah menungggu.


“Lapor, 001, 002, 003 dan 004 kembali membawa 25 prajurit loyalis Pangeran Johnny dari angkatan darat dan berhasil membawa paksa Panglima Utama Suleka Jenderal Pangeran Putera Mahkota Jordi dan Panglima Angkatan Laut Laksamana Agung Pangeran Kierran,” ujar 001.


“Kerja bagus, amankan mereka berdua di tenda utama, ganti ikatannya dengan borgol. Selanjutnya melapor kepada Rena, kalian bergabung dalam sector 4 di bawah komandoku,” ujar Udin memuji.


Sektor 1 adalah Rihlah dengan dipimpin Zayn yang membawa Anna, Rani dan Gina sebagai kru pendukung. Tugas sektor 1 adalah membantu sector 2 dan 3 di lautan.


Sektor 2 merupakan unit yang akan menghadapi angkatan laut Suleka yang datang dari barat. Dipimpin Andi Keling dengan armada 9 kapal berbagai jenis.


Sektor 3 merupakan unit yang akan menghadapi angkatan laut Suleka yang datang dari timur. Dipimpin Jayadi dengan armada 8 kapal berbagai jenis.


Sektor 4 markas besar dipimpin Udin, beranggotakan wanita dan anak-anak dan akan segera diperkuat penumpang Torshavn yang akan segera merapat. Tugas sektor 4 adalah memberi dukungan drone untuk darat dan laut serta logistik pertempuran darat. Sektor 4 juga bertugas menjaga ibukota dan menyiapkan plan mitigasi


Sektor 5 sisi barat daratan dipimpin Hakim Giman dengan membawa separuh kekuatan yang tersisa dan dalam waktu sempit mendapat tugas untuk membuat human trap atau jebakan manusia yang mematikan.


Sektor 6 sisi timur daratan dipimpin Laksamana Muda Kipli dari Faranina dengan membawa separuh kekuatan yang tersisa dan dalam waktu sempit mendapat tugas untuk membuat human trap atau jebakan manusia yang mematikan.

__ADS_1


Alamut dengan kekuatan yang timpang di atas kertas sudah siap menghadapi serangan massif Kerajaan Suleka.


__ADS_2