Menantu Pilihan

Menantu Pilihan
*MP Episode 39


__ADS_3

"Kamu siapa, hm? Jangan ikut campur dalam masalah aku dengan dia. Aku kan sedang bicara dengan dia. Bukan dengan kamu," ucap Irvan dengan nada kesal.


Ucapan Irvan itu langsung membuat Zery yang sebelumnya duduk langsung bangun.


"Apa yang ia katakan itu benar adanya, Van. Jika waktu bisa diputar kembali, maka hal yang paling tidak ingin aku lakukan adalah, bertemu dengan kamu."


"Ayo pergi, Zak! Aku gak ingin makan di sini. Selera makan ku mendadak hilang sekarang." Zery berucap sambil mengandeng tangan Zaki.


"Tapi, Zer. Aku masih ingin bicara dengan kamu," ucap Irvan berusaha menghalangi Zery.


"Tolong jangan ada kontak fisik di antara kita. Karena aku bukan pacarmu lagi, Van." Zery berucap sambil mengangkat tangannya yang ingin Irvan sentuh.


Belum sempat Irvan menjawab apa yang Zery katakan, teriakan dari atasannya pun terdengar lantang. Yang memanggil dia untuk melakukan pekerjaan secepat mungkin.


Mau tidak mau, Irvan terpaksa mengikuti apa yang atasannya inginkan. Mengerjakan pekerjaan yang sama sekali tidak ingin ia kerjakan. Jika saja ia tidak butuh uang untuk hidup, maka tidak akan pernah ia lakukan pekerjaan ini.


Sementara itu, Zaki yang merasa harus bicara dengan Irvan pun meminta Zery kembali ke mobil duluan. Dengan alasan, ia ingin ke kamar mandi sebentar.

__ADS_1


"Ya sudah. Aku duluan, tapi kamu jangan lama-lama."


"Tidak akan lama, Nona Zerina. Tenang saja."


Setelah kepergian Zery, Zaki langsung menghampiri Irvan yang sepertinya sedang menunggu pesanan dari arah dapur. Zaki pun langsung menepuk pundak Irvan seolah mereka sudah kenal sebelumnya.


"Bro, jangan pernah berpikir untuk bersama dengan perempuan yang sudah pernah kamu sakiti hatinya. Karena itu tidak akan pernah mungkin terjadi. Jadi, jangan berkhayal."


"Tau apa kamu soal hubungan aku dengan Zery. Kau itu pria yang baru ia kenali. Tidak seperti aku yang sudah lama kenal dengannya. Aku yakin, beberapa saat lagi Zery akan kembali padaku karena ia sadar akan apa yang sudah aku ucapkan. Ia sudah melihat kesungguhan dalam minta maaf. Karena itu, dia akan memilih aku."


"Aku ... tau dari mana kamu soal hubungan aku dengan Zery sebelumnya? Apa Zery sudah sebegitu banyaknya bercerita padamu?"


"Tentu saja ia banyak bercerita. Karena aku yang selalu ada untuknya. Oh iya aku lupa mengatakan satu hal padamu, dia itu istriku. Jadi, wajar dong jika aku tahu banyak tentang dia."


Sontak, mata Irvan langsung membulat karena kaget dengan apa yang Zaki katakan. Sementara itu, Zaki yang sudah merasa cukup dan puas akan apa yang ia katakan langsung meninggalkan Irvan dengan rasa kaget yang masih terasa sangat kuat.


Seperti inilah hidup. Hukum karma pasti akan terjadi dengan cepat. Irvan yang menyakiti Zery hanya karena merasa tidak nyaman, kini langsung di balik dengan keadaan yang lebih parah lagi.

__ADS_1


Usai pernikahan sirinya dengan Lena, hubungan mereka masih baik-baik saja. Bahkan, terlihat sangat bahagia dengan penuh keromantisan. Tapi, itu hanya bertahan satu minggu kemudian saja. Karena setelah itu, suasana panas pun perlahan terasa.


Lena yang ternyata tidak sesabar dan selucu sebelumnya membuat Irvan kesal. Ditambah, ketika ia bekerja, Lena sering memantu ia dari rumah. Lena yang terkesan sangat pencemburu itupun langsung datang ke kantor saat mendengar ada perempuan yang ngobrol dengan Irvan ketika ia dan Irvan sedang berteleponan.


Karena itu, pihak kantor langsung memberhentikan Irvan secara tidak terhormat. Hal itu membuat Irvan sulit untuk diterima di kantor lain. Karena itu, ia bekerja di restoran seperti saat ini.


Sementara Lena yang sudah membuat Irvan dihentikan dari pekerjaannya, tentu langsung membuat Irvan semakin tidak suka Lena. Irvan pun berubah jadi pria yang kasar dan tidak ada kata romantisnya sama sekali. Intinya, rumah tangga Irvan dan Lena sedang tidak baik-baik saja meskipun bertahan hingga saat ini.


....


Beberapa hari berlalu setelah acara makan siang yang gagal, Zaki pun langsung terpikirkan sebuah ide untuk makan malam bersama. Dia pun terpikir untuk menyatakan perasaannya secara terang-terangan agar bisa Zery akui sebagai suami.


Makan malam romantis ia siapkan dengan sangat teliti agar tidak ada kesalahan nanti saat menyatakan perasaan. Cincin tak lupa Zaki sediakan sebagai tanda cinta yang ingin ia ucap.


"Mau ke mana sih sebenarnya, Zak? Gak percaya aku kalo kamu hanya ajak aku makan malam. Karena biasanya juga kita makan malam di rumah kan setiap malamnya?"


"Ya ... itu makan malam biasa, Zery. Kali ini, kita akan makan malam yang luar biasa. Berbeda dari sebelumnya."

__ADS_1


__ADS_2