Mencintai calon ipar

Mencintai calon ipar
10 TAK TERDUGA


__ADS_3

Setelah Mendengar ucapan Key yang sempat tertarik dengan Marsya, Membuat Rey bertambah yakin dengan perasaanNya terhadap Marsya.


Rey juga menghubungi orang tuaNya yang sedang sibuk dengan urusan mereka dan meminta mereka meluangkan waktu untuk datang meyakinkan Ibu wati.(Mama Marsya)


Kedua orang tua Rey pun bersedia meluangkan waktu dan datang jauh-jauh untuk menemui calon besan dan menantu mereka.


Setelah pertemuan antara kedua keluarga kecil diadakan dari pihak Rey, Angga (Daddy Rey) dan Ana (Mommy Rey ) dan dari pihak Marsya, Wati (Mama Marsya), Setelah makan malam dan basa-basi sediki,


Sampai akhirNya membicarakan niat kedatangan Dari keluarga Rey, untuk melamar Marsya yang mendapat jawaban seperti yang diharapkan, dan menyepakati pernikahan mereka yang akan diselengarakan di Negara N Tahun depan ,tapi sebelum pernikahan tahun depan, Rey dan Marsya akan bertunangan dalam watu seminggu lagi, karena kedua orang tua Rey harus segera kembali dan Ibu wati sendiri meyetujui rencana pertunangan yang diadakan secepatNya mengingat kesehatan ibu wati sendiri.


💐💐💐


Dua minggu berlalu setelah pertunangan. Rey semakin merasa tidak mau jauh dari Marsya jadi walaupun schedule Rey yang sibuk, Rey pasti akan meyempatKan menemui Marsya setidakNya untuk makan siang bersama ditempat mereka memperkenalkan diri.


Seperti biasa Marsya selalu membawa bekal yang sudah disiapkan ibu Wati.


"Kamu lapar banget ya Rey.!?" tanya Marsya yang memperhatikan Rey sedang melahap bekal dibawaNya tadi.


"G'jugaa, mukin kaerena Mama yang masak, terus makanNya bareng kamu, makaNya jadi bersemangat,,kamu belajar juga dong masak kaya mama, biar aku tambah cinta."gumam Rey


"Klo kamu G'Cinta juga G'papa."ucapa Marsya dengan enteng.


Ucapan Marsya membuat Rey terhenti makan dan menatap tajam ke arah Marsya.


Sementara Marsya yang merasa diperhatikan menjadi salah tingkah dan sedikit takut melihat tatapan tajam Rey.


"Aku G'suka kamu ngomong gitu."Tukas Rey.


"Maaf Rey, Tapi klo boleh jujur apa kamu yakin klo kamu mencintaiKu." tanya Marsya.


Rey menatap kedua mata marsya untuk mengeluarkan semua rasa yang dihatinya berharap apa yang dia katakan akan meyakinkan Marsya.


"Aku sangat nyaman saat bersama Mu dan bila jauh dariMu aku merindukanMu dan bila sedang bersama, aku tak ingin berpisah denganMu, aku ingin menjagaMu memastikanMu bahagia dan aku tak senang melihat mu bersedih apalagi menangis dan aku akan sanggat tidak senang klo ada orang yang mengganggu Mu terutama pria yang mencoba mendekatiMu.


Aku memang merasa nyaman saat bersama Rey tapi untuk mengatakan klo ini cinta aku masih ragu (.batin marsya.)


melihat Marsya yang diam membuat Rey ingin menggodaNya.


"Apa kau tak mencintai aku Marsya, coba lihat aku tampan,mapan, tinggi lalu apa yang kurang dariKu."


"Entah laahh..aKu masih bingung dengan perasaan ku sendiri."jawab Marsya dengan mengangkat pelan kedua bahuNya.


"Baiklaah kuharap kamu cepat mengatakan cintaMu pada Ku sebelum kamu menyesal."Goda Rey.


"Cih.." kepedean."

__ADS_1


Marsya yang mendengar ucapan Rey berdecih..


"Baiklahh sekarang biarkan aku menghabiskan sisa makan Ku,dan kau juga harus habiskan makanan yang sudah mama buat untuk kita."gumam Rey sambil melanjutkan makan siang yang terhenti sesaat.


Tapi saat Marsya ingin menelan makanan yang sudah didalam mulutNya tiba- tiba marsya merasa Mual dan berlari ke tempat sampah memuntahkan makanan yang sudah masuk dalam perutNya .


Rey melihat Marsya merasa khawatir dan menghampiri Marsya,sementara Marsya merasa tidak enak klo Rey melihat Nya dengan keadaan seperti itu.


"Menjauh lah Rey ini sangat menjijikan."ujar Marsya sambil sebelah tanganNya mecoba menahan langkah Rey."


"Ayolahh Marsya jangan berpikir seperti itu..


Apa kau mau kedokter aku akan mengantarMu.?"


"Tidak ,,aku tidak papa,,Rey .akhir-akhir ini aku memang seperti ini,jadi kamu tidak perlu cemas tentangKu."


"Jadi kamu akhir-akhir ini tidak sehat, lalu kenapa masih bekerja..seharusNya kamu minta ijin saja."Tukas rey.


"Aku tidak papa..dan ini akan membaik nanti."


"Tidak ada kata nanti, sekarang kamu harus kedokter atau aku perlu menggendong Mu biar orang melihat kita." Tukas Rey nemaksa.


"Baiklah aKu akan izin dulu"


"Tidak perlu..Aku bos Nya disini."


🏪🏪🏪


Satu jam berlalu dam mereka sudah sampai bahkan sudah didalam ruangan periksa dokter..beberapa menit menunggu dokter yang memeriksa Marsya akhirNya mengatakan bahwa Marsya harus diperiksa oleh dokter dibidangNya yang mengerti benar dengan keadan Marsya


"Istri anda sepertiNya sedang mengandung dan untuk mengetahui persis kondisi istri anda sebaikNya anda memeriksakanNya ke dokter spesialis kandungan."ucap dokter memberi penjelasan singkat dan merekomedasikan dokter kandungan yang dia kenal.


Mendengar itu Rey dan Marsya segera undur diri dan menuju ke ruang dokter Evi spesialis kandungan


Dr Evi spOG


setelah mengantri cukup lama sampai akhirNya mereka dipanggil


didalam ruangan Marsya menjalani pemeriksaan yang disebut USG dan Rey terlihat begitu senang mendengar penjelasan yang dokter terangkan.


"Kondisi Janin sehat dan usia janin sekitar sembilan minggu tidak ada yang salah dengan sijanin jadi saya hanya akan menuliskan resep obat untuk mengurangi rasa mual pada istri anda dan vitamin.


 


Setelah selesai dengan pemeriksaan dan menebus Obat

__ADS_1


Rey dan Marsya berjalan menuju parkiran.


🚗🚗🚗


Didalam mobil Rey yang terlihat senang sambil sesekali mempehatikan Marsya yang terlihat biasa saja membuat Rey menjadi bertanya\-tanya..


"Marsya.."panggil Rey.


Marsya yang tidak mejawab sibuk dengan pemikiran Nya sendiri .


"Apa kamu tidak senang dengan kehamilan Mu."tanya Rey lagi.


Marsya yang mendengar Rey, dan mengalihkan pandanganNya ke Rey yang sedang menyetir."


"Apa kamu tidak dengar ucan dokter tadi.?" Tukas Marsya dengan wajah merengut yang dilihat Rey wajah Marsya begitu menggemaskan ."


"Aku Mendengar Nya Marsya..Doter bilang tidak ada yang salah dengan sijanin jadi apa itu membuatMu kesal.?"Tukas Rey.


"Bukan itu..Rey." geram Marsya.


"Lalu yang MANA Sya, yang membuat Mu tidak senang?"tanya Rey lagi.


"*ISTRI*,, kedua doter itu memangil ku dengan panggilan istri..apa kau tidak mendengarNya Rey."Geram Marsya.


"Astaga Marsya..apa yang salah dengan itu.."


"Tentu saja salah,! kita belum menikah dan aku sebagai tunanganMu sudah mengandung, Apa yang akan orang bilang tentang Ku..?Tukas Marsya.


" BaikLaah jika itu masalahNya, pernikahan kita akan dimajukan..dan tentang pemikiran orang tidak usah kamu pikirkan Aku tak mau kamu stress dan berakibat pada anak kita." Tukas Rey mencoba menenangkan Marsya yang terlihat tidak dalam suasana baik .


Saat Rey mencoba untuk mengalihkan pembicaran untuk merubah Mood Marsya dengan mengatakan apa kau menginginkan seseutu katakan..kan---


BBBRRRRRRUUUUUUUUKKKKKKKKK


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Dari arah persimpangan yang seharus Nya Lampu merah tanda berhenti, tapi sebuah truk kontainer melaju dengan cepat dan menabrak mobil yang dikendarai Rey dan Marsya, sehingga Mobil mereka terguling sampai ke trotoar sebrang,arah berlawanan truk kotainer dan mengakibatkan kemacetan cukup panjang.


 


__ADS_2