
Dua puluh hari berlalu dikediaman Roy. Entah kenapa semenjak kembali dariToko sebelumNya, Roy seperti orang yang berbeda bagai mana tidak, Dia melarang semua kegiatan Aku diluar.
Terpaksa Aku berhenti bekerja ditoko Rose dan Roy juga melarang Ku untuk menemui Sofy dan menyita handphone Ku.
Beruntung ada nya Arka sibalita yang menggemaskan satu ini, dapat membuat Aku betah terkurung dikediaman Roy, ditambah Yuna yang selalu berkunjung untuk menemui Arka.
Jadi secara tidak diingikan Aku menjadi akrab dengan Yuna, Kami banyak menghabiskan waktu berdua, selain menemani Arka kami juga terkadang memasak bersama dan melakukan aktivitas lainNya terkecuali berbelanja keluar, karena Roy akan melarang.
Seperti malam ini kami memasak spaghetti untuk makan malam bersama dengan Roy dan Rico yang datang karena membahas pekerjaan.
Setelah selesai Makan malam Rico pulang sementara Yuna akan menginap, karena besok pagi Dia dan Roy akan keluar kota .
Yuna tidur dikamar Ku sebelum Kami terlelap, Kami bercerita tentang banyak hal yang bisa diceritakan.
"Apa yang Kau suka,?"Tanya Yuna melihat Ku.
"Em,,,Apa saja, selain terkurung disini .!" jawab ku asal.
"Kau pasti bosan Dikurung Roy, seandai Nya Aku diposisi Mu, Aku akan menyelinap keluar bila tidak ada Roy."Ujar Nya.
"Jika Aku melakukanNya, Ku rasa sebelum Aku sampai jalan, sudah akan ketauan, karena Maid akan melaporkan Ku pada Roy dan jika Aku tertangkap Roy, Aku akan lebih lama Dikurung,,Nya,,! Ah,, Aku tidak mau.! Ujar Ku sambil mengelengkan kepala.
"Iya juga sih,!Tapi jika kau mau jalan-jalan keluar Aku bisa membantu Mu."Tawar Nya sembari tiduran.
"Benar kah Bagai mana caraNya.?" sahut Ku semangat.
"Apa Kau lupa besok Aku dan Roy akan pergi keluar kota untuk beberapa hari dan kau bisa pergunakan kesempatan ini dan masalah maid Aku akan mengurusNya."Ujar Nya
"Bagai mana kau Mengurus maid,? Apa kau akan memberi uang sebgai tutup mulut.?"tanya Ku.
"Tidak, Aku akan nitipkan merka barang dan Aku akan bilang klo Roy suruh kamu yang antar ke keRico."ujar Nya menjelaskan.
"Wah kau pintar ngibul juga teryata,,Tapi barangNya Apa" Ucap ku melihat Yuna berbaring.
"Cari amplop coklat dan isi kertas-kertas saja,!" UsulNya.
"IDE yang bagus itu.!" Sahut Ku langsung bangkit dan mencari amplop dan Ku diisi sembarang kertas lalu Ku serahkan keYuna.
.
.
__ADS_1
.
Hari ini Aku sengaja bangun siang menghindari Bertemu Roy tapi tak Ku sangka teryata Roy masuk ke kamar dan mencoba membangunkan ku untuk sarapan.
Tapi Aku tetap pura-pura tidur Dan lebih tak kusangka lagi Dia mencium kening dan bibir Ku, lalu berpamitan dengan Ku yang masih dalam mode tidur palsu.
Setelah Dia pergi Aku langsung bangun menyentu bibir Ku yang habis dicium Roy,Ku rasakan Detak jantung Ku memopa lebih cepat.
.
.
.
Toko Rose
Rencana berjalan tanpa hambatan dan sekarang Aku berada di toko rose yang sialNya TUTUP, Mau nelpon tapi Handphone Ku masih sama Roy.
Saat Aku Akan pergi dari toko Aku malah bertemu Dengan Mikeael,dan Dia menarik tangan Ku membawa masuk kedalam mobil yang tak lama mobilNya melaju dikemudikan Supir.
"Mike.!"Ucap ku pelan.
"Kenapa kau tak pernah menghubungi Ku.?" TukasNya sambil menatap kearah Ku.
"Siapa yang menyita Handphone Mu.?"Tukas Nya kembali.
"Keluarga Ku,,,tapi kemana kau akan membawa Ku pergi.?Tanya Ku dan memberanikan diri melihat Nya.
"Kau ikut saja tak usah cerewet.!!"Tukas Nya dan memalingkan wajah ke depan.
"Tapi Aku harus segera kembali klo tidak orang dirumah akan khawatir."
"....."
"Mike tolong antar Aku pulang." Pinta Ku.
"Kamu tidak usah berpikir untuk pulang, karena Kamu harus ikut dengan Ku kali ini.Dan Aku Akan mengirim orang untuk mengabari keluarga Mu,,Jadi kata kan saja dimana Kau tinggal.."Tukasnya.
"Tidak usah,Cukup pinjam kan Aku Handphone mu saja,,biar Aku mengabari keluarga Ku.!"ucap Ku menolak saranNya.
Dia pun memijamkan Handphone milikNya,,lalu aku akan menghubungi Yuna tapi Aku tidak ingat Nomor siapa pun selain no Mommy Ana.
__ADS_1
"Kenapa tidak menelpon ."Tanya mikeael saat Aku mengembalikan handphone.
"Aku tidak ingat Nomor Nya."ucap Ku sambil menggaruk pelan belakang telinga ku yang tak gatal.
"klo begitu akan Ku kirim orang untuk kerumah Mu,,Jadi dimana alamat rumahMu?"
"Tidak usah biarkan Saja."Ucap Ku pelan.
Tapi nama nya juga mike Dia malah langsungsung menghubungi seseorang dan meminta untuk mengabari orang ketempat tinggal Ku.
Lalu menyerah kan handphone yang masih terhubung untuk memberitahukan Alamat kediaman Ku.
Saat Aku mengambilNya, teryata Sofy yang dihubungi mikeael dan itu cukup membuat Ku senang, Cukup lama Aku berbicara dengan sofy sampai tak terasa telinga ku panas.
Setelah selesai menelpon Aku langsung mengembalikan Handphone kepada pemilikNya.
Karena mobil tak kunjung berhenti juga, padahal sudah sekitar satu jaman diperjalanan, Membuat Ku jadi tertidur karena kantuk yang tak tertahan kan.
.
.
.
Mansion Mikeael
Aku tertidur sangat lelap sampai Aku Terkejut saat bangun sudah berada dikamar dan yang lebih mengejut kan lagi tangan kekar seorang pria melingkar dipinggang Ku, Saat kulihat teryata mikeael tidur disebelahKu.
Aku mencoba mengalikan tangan Mikeael tapi bukanNya berhasil Malah Mikeael tambah erat memeluku.
Bahkan sekarang kepala mikeael menyusup keleher jenjang Ku.Membuat bulu kududuk Ku berdiri.
"Mike Aku mau bangun,Aku mau toilet.!"Ujar Ku.
BukanNya melepas pelukanNya,Mike malah mencium bahkan menjilat leherku dan tanganNya mer***as dada ku.
"Mike lepasin,,! Aku kebelet pipis.."
BukanNya melepaskan mikeael malah menindih tubuh Ku lalu melumat bibir Ku tangan Nya itu loh menggerangi tubuh Ku.
Langsung saja Aku mendorong Kuat tubuh mikeael dan berlari ke kamar mandi.
__ADS_1
Setelah keluar dari kamar mandi Aku melihat mikeael tertidur diranjang dan Aku mengambil bantal lalu tidur di sofa yang masi berada didalam kamar.