
Didalam mobil mewah yang sedang melaju, Alrey berniat mengantar Marsya untuk pulang kerumah nya.
Namun Marsya menolak,karena Marsya tidak ingin Mama nya melihat,keadaan nya yang sekarang.
Marsya khawatir akan kesehatan mama nya, terlebih lagi mama nya memiliki penyakit jantung.
Jadi Alrey mengantar pulang ke apartemen mewah,yang Rey diami, saat berada dikota S.
Marsya yang duduk dikursi belakang supir, dengan kondisi setengah sadar dengan tubuh yang terasa tidak nyaman.
Dan Alrey yang duduk disamping Marsya menjadi cemas melihat keadaan Marsya.
" Are You Okay..Sya?"tanya rey.
Marsa hanya mengeleng kan kepala nya sambil melihat wajah Rey .
Rey merasa ada yang salah dengan kondisi Marsya, dia menjadi khawatir dan meminta supir untuk mempercepat laju mobil.
Sesampai nya di diapartemen,Rey mengangkat tubuh Marsya dengan posisi horizontal dan melagkah kan kaki masuk ke Apartemen.
Marsya yang merasa tubuhnya terangkat langsung mendongakan kepala melihat wajah Rey dan menyandarkan wajah bagian samping,ke dada Rey sambil telapak tangan Marsya meraba dada bidang Rey.
"Ini nyaman bahkan sangat nyaman."Batin Marsya.
Saat tubuh Rey dan Marsya yang merapat karena posisi Rey yang sedang mengakat marsya.
Membuat tubuh Marsya seakan mengambil kendali pikiran nya dan mengingin kan lebih.
Marsya mendongakan kepala nya mendekat ke leher Rey dan mengecup bahkan sesekali mejilat leher Rey.
Sontak membuat Rey terkejut,atas perlakuan Marsya yang membuat nya bergairah.
Nafas hangat Marsya terasa dileher dan telinga Rey ,benar-benar membuat bagian bawah Rey Mengeras..
"Kamu sadar yang kamu lakuin Marsya,.?
Marsya menganguk pelan.
__ADS_1
"Aku tau,,,tau ini salah,tapi badan kuuhhh mmmm " dengan suara Marsya terbat-bata dan pipi merona..
Melihat pipi Marsya yang merah merona membuat Rey ingin menggoda Marsya.
"Katakan kamu mengingin kan nya "ucap Rey dengan mata menggoda.
Marsya mebalas dengan sekali anggukan pelannn.
Deg
"benarkah yang Ku lihat klo Marsya mengaguk "batin Rey.
Rey mencoba menggoda Marsya lagi,untuk meyakin kan klo Rey salah.
"Baikalah aku akan menemani mu bermain, sampai kamu tidak akan ku biarkan tertidur malam ini."goda Rey.
Godaan Rey membuat Marsya melingkarkan, tangan nya ke leher ,dengan wajah marsya mendekat ke wajah Rey terus mencium bibir Rey lembut.
Rey menjadi patung sesaat,,sampai Marsya yang masih mencium bibirNya,membuat Rey tersadar .
"Lihat aku Sya dan katan siapa aku." pinta Rey.
sambil kembali mencium bibir Rey.
Reaksi minuman dan obat perangsang, yang Marsya minum saat diclub rupanya mulai bereaksi, dan membuat Marsya kehilangan akal.
("ITUulah sebabNya minuman beralkohol diharamkan,karena akan membuat hilang kendali diri"saya sebagai athor hanya mengingatkan😬)." Lanjuut baca👉
Sesampai nya di depan pintu apartemem, Rey membuka pintu dan langsung melangkah masuk nenuju kekamar Rey, yang berada di lantai dua.
Saat mereka sudah didalam kamar,Rey menurunkan tubuh Marsya perlahan di king size bed dan mencium bibir Marsya dengan lembut menuntun ciuman yang lebih dalam lagi, lidah Rey menari dalam mulut Marsya yang tak lama Marsya mengikuti ciuman Rey,sambil tangan Rey membuka dress dan mengulurkan kebawah.
Bibir Rey berpindah ketelinga Marsya dan menjilat nya membuat Marsya mengeluarkan desahan.
"mmmm ahhhhh" dengan suara terdengar bergetar.
Tangan Rey pun tak kalah sibuk nya membuka dress biru dan dalaman yang Marsya pakai,
__ADS_1
Sampai Rey berhasil M**L**j**ngi tubuh Marsya tanpa sehelai benang pun.
Marsya mersa malu dengan tubuhNya yang sudah B*G*L ,Marsya menutupi tubuh nya mengunakan selimut yang ada dibawah tubuh marsya.
Sementara Rey yang melihat tubuh marsya, bertambah tegang dibagian bawah pusat.
Rey juga melapas kan pakain yang menghalangi tubuh nya sampai Rey pun T***J**NG bulat.
Melihat kan dada bidang dan otot perut nya dengan bagian bawah yang sudah siap landas.
Rey mendekati marsya yang mencoba menutupi tubuhnya dengan selimut, dan Rey pun ikut masuk kedalam selimut .
Sekarang tubuh mereka berdua tertutupi dengan satu selimut tebal.
Rey dan Marsya memulai kembali, ke permainan yang sempat terhenti untuk melepaskan pakaian.
Dimulai Rey dengan ciuman lembut, menjadi lumatan dibibir ,permainan lidah yang semakin membuat bergairah Mereka.
Sebelah tangan Rey yang meR**m**s buah dada Marsya dan sebelah tanganNya lagi memainkan miss** .
Membuat Marsya menggeliat dengan mengeluarkan suara desahan..
"mmm.... aaaahhhhhh......
suara Marsya membuat Rey berhenti dari permainan Nya untuk memasukan adik kecil nya ke miss**.
marsya.
"Akhhh...saaakit...rey.. "ucap ku pelan sambil menggigit kecil bibir ku sendiri dan mengeluarkan suara desahan.
"Aaahh...aaahhh.. " aku melihat kearah Rey yang sibuk dengan permainan Nya dan Aku dengan posisi dibawah badan Rey,menikmati permainan yang diberikan Rey.
Awal nya memang sakit, saat selaput dara..robek.
Walau pun Rey bilang akan melakukan Nya dengan lembut tapi tetap aja rasaNya sakit, saat adik kecilNya memasuki miss** Ku.
Rasa sakit Ku perlahan-lahan berganti dengan kenikmatan yang baru aku rasakan.
__ADS_1
Sampai aku dan Rey mencapai puncak bersama, lalu tertidur karena lelah usai permainan diatas ranjang.