
Mansion Roy.
Setelah lima hari dari undangan makan malam di villa mikeael,Marsya selalu teringat tentang wanita bernama Bulan yang memiliki rupa dan perawakan mirip diriNya atau bisa disebut Doppelganger.
Bagai mana bisa ada seseorang yang begitu serupa dengan Ku, tanpa ada hubungan sama sekali(batin Marsya)
Selain tentang Bulan yang menggangu Pikiran Marsya, Roy juga sedang mendiamkan Marsya karena kejadian dua hari yang lalu.
Flashback On
"Drtzzzz,,music"Bunyi handphone Marsya.
Setelah melihat teryata Emely yang menghubungi Nya,Marsya menggeser ke warna hijau dilayar handphone.
"Hayy Emely,ada apa?"Marsya menyapa dihandphone yang tersambung dengan Emely.
"Aku lagi nge-Mall bareng Bulan kamu sekalian nyusul kami kesini,Okayyy..!kami tunggu se-ka-rang.jangan lama dahhhh!!" Celetuk Emely dan langsung memutus panggilan.
"Tapi ak~"(BIPZ) G'Roy, G'Mike kenapa sekarang Emely juga nyebelin sih.!"Gumam Marsya di kamar Arka sedang menemani bermain.
Tapi karena Marsya masih penasaran dengan Bulan Dia memutuskan untuk menyusul ke mall, setelah bersiap² Marsya berpamitan dengan babby sitter untuk menitipkan Arka.
Marsya yang diantar oleh supir,setibaNya dimall Marsya melangkahkan kaki menuju lantai tiga dimana Emely dan bulan menunggu di sebuah cafe yang berada didalam mall.
Emely melihat Marsya dari kejauhan dan mencoba memanggil Marsya dengan melambaikan tangan,Namun karena jarak Marsya cukup jauh, Marsya belum meyadari lambayan tangan Emely.
"Marsya,,disini!!"Teriak Emely.
AkhirNya Marsya mendengar Emely dan melihat Emely melambaikan tangan keatas memanggilNya.
Bahkan pengunjung cafe yang lain juga ikut menoleh ke arah Emely,bagai mana tidak! suara Emely sangat keras dan ada juga yang mencibir.
"Kampungan banget tuh Cewek.
"Dikira hutan kali pake teriak² .
"Norak dan bla bla bla.
Suara cibiran mereka cukup terdengar ditelinga namun Marsya dan Emely masa bodoh aja,G'ambil pusing,ngeladeni Mereka G'
akan ada habisNya yang ada nambah masalah.
"Kau sih pakek teriak segala.!"Tegur Marsya langsung duduk di kursi.
"Itu salah kau ,Tadi Aku panggil pelan, tapi kau G'dengar,!YA Aku teriak Akhirnya denger kaan?!"Sahut Emely sembari menikmati minuman diatas meja.
Marsya yang duduk melihat diatas meja sudah tersedia jus buah naga dan sepotong black forest.Sementara Emely menikmati blue ocean drink dan chicken katsu bersama Bulan.
"Jadi Ini makan siapa?"Ucap Marsya memperhatikan Emely dan Bulan.
"Aku yang pesenin Kakak jangan Marah Ya."Sahut Bulan pelan dengan menunduk.
"Ya G'mukin lah, Aku marah apa lagi ini kesukaan Ku,Makasih Ya"Sanggah Marsya.
Bulan yang tadi nya menunduk mengangkat kepalaNya dengan wajah berbinar karena uasaha Nya dihargai, SebelumNya Dia hanya mendapat caci-maki atau bahkan pukulan dari seseorang yang mengejarNya sebelum bertemu Emely.
Selesai makan Mereka memutuskan untuk mencari pakaian,tentu Emely yang mengajak mereka ke toko yang hanya menjual barang branded.Mereka asyik melihat² pakaian dan barang lainya sampai Emely pamit ke kamar kecil.
__ADS_1
"Aku kebelet pipis,,Aku ke toilet dulu ya?"Ujar Emely langsung melangkah pergi.
"Ka Marsya Aku tunggu Ka Emely didedap toko aja yaa?Ujar Bulan.
"Kita tunggu disini aja nanti Emely juga kembali"Sahut Marsya menoleh ke Bulan tersenyum.
"G'mau Aku mau tunggu Ka Emely di iuar aja!"Rengek Bulan sambil berjalan ke luar toko.
"BRUUUKK"
Bulan tak sengaja menabrak dua orang wanita berpakaian dress pendek ketat yang ingin memasuki toko sambil menikmati minuman ditangan mereka.
"Maaf,,Maaf,,Aku G'Sengaja"Ucap Bulan sambil membersihkan pakaian yang terkena noda minuman menggunakan tanganNya.
"Salah satu dari mereka mendorong kuat Bulan hinga terjauh"Dasar Bodoh kau semakin mengotori pakaian kami?.!"Tukas wanita bernama Sasa memaki bulan yang terjatuh.
Sementara Marsya lekas mendekati bulan membantu berdiri."Kau tak apa-apa,,!?"Ucap Marsya khawatir sementara Marsya memeriksa Bulan, siku tangan Bulan lecet akibat terbentur lantai.
kedua wanita itu semakin geram.
"Kalian tahu Klo pakaian kami ini Mahal?!" Sarkas si wanita satuNya bernama Yani "Seharusnya nya Kau jaga saudara Mu yang bodoh itu jangan sampai merugikan orang lain.!" Sasa menimpali cacian.
Marsya menoleh ke arah dua wanita yang memakiNya sambil mengelus perutNya dan menarik nafas panjang lalu menghembuskan perlahan.
Amit² cabang bayi jangan sampai anak Ku macam mereka(Batin Marsya)
"Aku akan mengganti pakaian kalian,tapi sebalikNya kalian harus minta maaf dengan Nya!"Tukas Marsya sambil melihat ke Bulan.
"Minta Maaf..dengan si bodoh ini?" Cibir Sasa menghina Bulan sembari menunjuk ke arah Bulan.
"Kakak Aku tidak apapa,Kita pulang saja"Ucap Bulan pelan sambil merangkul tangan Marsya.
"Kalian seperti wanita kelas atas tapi sayang mulut dan perilaku kalian lebih busuk dari sampah!"Tukas Marsya ketus.
"Tarik ucapan Mu klo tidak Kau akan menyesal menghina kami!"Ucap Yani mengancam dengan melotot.
"Jika hanya pakaian mahal tentu kalian bisa melihat pakaian yang kami kenakan tak kalah mahal dari pakaian kalian,tapi soal attitude kalian Anjlok,,alias 0 besar.!"Tukas Marsya dengan intonasi.
"Bagai mana bisa Seorang wanita hamil dan seorang wanita bodoh hanya karena kalian memakai barang mahal atau mukin kalian memiliki sugar daddy..Cihh tidak tahu malu!" Tukas Sasa asal bicara.
Sementara semua perhatian pengunjung Mall didekat mereka memperhatikan persitegangan antara dua wanita yang terlihat seksi dan wanita hamil membela wanita yang serupa denganNya namun terlihat Lemah.(Marsya & bulan)
"Kau sudah melewati batas kesabaran Ku,Minta maaf sekarang dan Aku akan memaafkan Mu?!"Tukas Marsya menahan Emosi.
"Minta maaf pada kalian,Cihh,,!!Jangan bermimpi.!"Tukas Yani meremehkan.
Plakk
Tamparan dari marsya membuat merah pipi Yani,Sasa yang melihat Marsya menampar Yani langsung mencoba mendorong Marsya tapi tangan Sasa keburu ditangkap Bulan yang langsung mengigit tangan Sasa.
"Aw,"Teriak Sasa langsung menendang kaki Bulan sampai terjatuh kembali.
"Dasar Wanita bodoh"Teriak Sasa melihat tanganNya terluka karena digigit Bulan.
Marsya lekas membantu Bulan.
Tak lama securiti datang melerai mereka dan memubar kan kerumunan penonton.
__ADS_1
"Ada apa ini,!"Teriak securiti melihat kerumunan didepan toko pakaian.
"Bubar-Bubar ini bukan pertunjukan,Kalian ikut saya ke ruang pemeriksaan.!"Tegas Securiti.
Tapi saat mereke ingin berjalan mengikuti securiti Emely dan Mikeael datang .
"Ada Apa ini..?"Tukas Mikeael meminta penjelasan.
Sasa dan Yani dengan raut wajah mereka yang suram berubah berbinar segera mendekati Mikeael.
"Dua wanita Bodoh ini yang menggangu Kami tuan Zero lihat pakaian kami kotor karena ulah mereka."Gerutu Yani dan Sasa menujuk ke Marsya dan bulan Sambil merangkul kedua tangan Mikeael.
"Cihh wanita jalang!"Ketus Emely jijik melihat Sasa dan Yani merangkul Mikeael.
Mikeael menghempas kedua rangkualan wanita yang bermanja-manja denganNya dan langsung langsung menghampiri Marsya.
"Kamu G'Papa,Apa ada yang luka!?"Ucap Mikeael membalik² kan badan Marsya.
Aku yang terluka paman mike tapi kenapa Ka Marsya yang dikhatirkan.(Batin Bulan)
"Aku G'p~" Belum sempat Marsya menyelesaikan ucapaNya Mikeael mengendong tubuh Marsya.
"Lepas~" potong Mikeael
"Biarkan Aku mengendong Mu, klo Kau tidak mau Aku akan mencium Mu.
"Kau Gilaaa!"Tukas Marsya meronta minta diturun kan.
"Kau memang ingin Aku mencium Mu"Ancam Mikeael dengan senyum khas,Marsya langsung menutup mulutNya dengan kedua telapak tangan.
"Kau urus Mereka berdua jangan mengecewakan Ku..!"Ucap Mikeael ke Emely. sambil memercikan tatapan ke arah Sasa dan Yani lalu membawa Marsya pergi meninggalkan Mall.
Emely menatap tajam ke arah Sisi dan Yani lalu melihat Bulan tertunduk sayu.
Entah kenapa Perasaan Bulan sakit melihat Mikeael memperhatikan Marsya bahkan Bulan sampai terisak menangis,dan tangisan Bulan dianggap Emely karena perbuatan Sasa dan Yani.
"Kalian menyukai Kaka Ku,?Baikalah Aku akan membantu kalian, datang lah Ke Hotel Momo malan ini Mikeae Akan berada dikamar 408 Aku akan mengirimkan seseorang untuk memberikan Kartu ke kalian!"Tukas Emely lalu membawa Bulan pergi.
.
.
.
Di sisi lain Roy yang berada di perusahaan datang ke Mall dengan tergesa² karena mendapat kan Laporan dari supir Marsya klo istriNya sedang ke Mall.
Entah kenapa perasaan Roy tidak nyaman.
Benar saja saat Mikeael keluar dari Mall dan memasuki Mobil,Roy melihat Marsya digendong Mikeael dan membuat Roy jadi panik.Roy segera menyusul mobil Mikeael dan menyalip mobil Mikeael.
"Apa Kau berniat untuk menculik istri Ku!"Teriak Roy yang keluar dari mobil Nya dengan tangan mengepal.
Mikeael yang keluar dari mobil beradu dengan Roy.
"Hentikan Roy,Mike!Aku mohon berhentilahh!!" Teriak Marsya sambil mencoba melerai perkelahian Dua pria tampan, namun naas saat Mikeael mendorong Roy,Marsya yang berada diantara Mereka tersungkur.
Roy dan Mikeael langsung menghentikan adu jontos mereka dan mendekati Marsya.
__ADS_1
"Pergilah,,Kau tidak ada kewajiban untuk menolong istri Ku.!"Sarkas Roy lalu mengangkat Marsya masuk kedalam mobil.
Flashback off.