Mencintai calon ipar

Mencintai calon ipar
SIKAP ROY


__ADS_3

Setelah Marsya bersedia menjadi kekasih Mikeael,,keesokan harinya Mikeael mengantar Pulang Marsya seperti janjiNya.


Tapi Marsya meminta mikeael untuk mengantarNya keTOKO ROSE karena Marsya ingin memastikan bahwa sofy benar-benar sudah kembali tanpa lecet seperti yang dikatakan mikael.


.


.


.


TOKO ROSE


SetibaNya Marsya dan Mikeael diToko rose.


Marsya yang merasa khawati dengan sofy langsung keluar dari mobil, melangkah kan kaki masuk ke Toko rose disusul Mikael setelah memarkirkan mobilNya.


Saat Marsya dan mikeal sudah didalam Toko, mereka melihat sosok waniata yang dikhawtirkan Marsya bersenandung sambil membuat buket bunga.


Marsya yang melihat bahwa Sofy baik-baik saja,langsung mendekati sofy dan memeluk Nya,


Sementara Sofy, yang teryata sedang mendengar kan Musik memakai airpods dan fokus dengan buket yang dia buat, menjadi terkejut.


"Marsya, Kamu udah balik,,?Gimana liburanNya seru Gak,,?" Lontaran sofy dengan wajah bebinar.


Marsya menjadi tertegun mendengar lontaran pertanyaan sofy dan melepas pelukanNya sembari menoleh ke arah Mikeael meminta penjelasan dengan isyarat raut wajah.


Namun Mikael hanya menjawab dengan mengangkat pelan pundakNya.


"Liburan..!"Ucap marsya sambil senyum tipis.


"Mana Oleh-Oleh buat Ku.?"UcapNya sambil meadahkan tangan.


Marsya yang masih bingung dengan situasi hanya diam memikir kan apa yang sebenarNya terjadi.


"Maaf kami tidak sempat jalan jadi tidak membawakan hadiah."Sahut Mikeael dengan senyum.


Apa yang sebenarNya dilakukan mike pada sofy(batin Marsya)


"Ah,,, ad,,da Tuan mikeeael teryata, Saya benar-benar berterimakasih Atas liburan yang sudah anda siapkan."Ujar Sofy yang baru meyadari keberadaan Mikeael.


"Tidak perlu berterimakasih, Saya senang jika anda menikmati liburanNya.Ujar mikeael dengan senyum.


Sementara Marsya masih bergulat dengan pikiranNya, dan mikeael berdialog singkat dengan sofy.


Tak lama Mikeael berpamitan karena harus segera kembali ke kota Zero untuk menangani urusan di perusahaan.


(Cup....Mikeael mencium singkat kening Marsya .


"Aku pulang dulu Sayang, Nanti Aku Telpon klo sampai dirumah.."Ucap Mikeael dengan senyum .


Semetara Sofy tertegun melihat pasangan yang baru jadian.


Dan Marsya merona tertunduk malu medapat perlakuan dari mikeael dihadapan Sofy.


Setelah kepergian Mikeael, Sofy dan Marsya saling tatap.


Dan sofy memulai setumpuk pertanyaan untuk Marsya..


Semetara Marsya tidak tau harus menjawab apa,Dan diriNya juga ingin tau bagai mana sofy bisa mengenal Mikeael..


.


.


.


Flasback On


Saat Marsya sedang sibuk mencari Si pemesan buket.


Sofy yang sedang menuggu Marsya, tiba-tiba didatangi seorang pelayan, dan meminta sofy untuk mengikuti si pelayan karena Sipemilik rumah ingin bertemu dan berkenalan dengan sofy.

__ADS_1


Sofy pun bersedia mengikuti pelayan masuk kedalam rumah dan akhir Nya sipelayan menujukan jalan menuju ruangan, didalam ruangan Mikeael sudah menunggu.


Saat sofy berada diruangan itu, dia melihat seorang pria tampan yang duduk di sofa panjang dan mempersilahkan sofy duduk.


"Silah kan duduk Nona sofy."Ujar si pria yang tak lain adalah mikeael.


"A,,i,iya terimakasih" sofy mejadi gugup karena merasa aura sipria yang membuat salah tingkah.


"Anda ingin minum?"tawar sipria dengan senyum yang membuat Nya terlihat semakin tampan.


"Ti,,tidak usah, "jawab Sofy menolak.


"Baiklah saya akan to the point klo begitu,!


"SebenarNya saya menyukai teman anda Marsya, dan saya sengaja memesan bunga di toko anda agar bisa bertemu dengaNya dan klo dia bersedia saya akan mengajak Nya liburan." terang mikeael.


"Jadi anda yang memesan buket bunga atas Nama mikeael,!? Lalu apa hubunganNya dengan saya,?"tanya Sofy memperhatikan mikeael bicara.


"Yang saya tau hanya anda teman Marsya jadi saya juga sudah menyiapkan liburan untuk anda.


"Tidak perlu tuan, jika anda ingin mengajak Marsya liburan saya tidak keberatan, sebagai teman Saya mendukung saja selama Marsya senang, malah saya rasa saya akan menggangu jika saya ikut ."


"Terimakasih ,, anda teryata teman yang sangat pengertian,Tapi saya harap anda tidak menolak niat baik saya."


"Karena anda memaksa saya akan menierimaNya."


"Baiklah kalo begitu besok anak buah saya akan menjemput anda ditoko dan malam ini saya sendiri yang akan mengantar Marsya pulang.


.


.


Setelah pertemuan antara Sofy dan mikeael,


Yang membuat Sofy kepo dan mecari data Sipria di medsos.


Betapa terkejutNya sofy mengetahui teryata Mikeael adalah seorang bangsawan dan termasuk sebai salah satu orang terkaya.


Selama perjalanan pulang sofy sedang menggunakan handphone menghubungi temanNya namun tidak disangka sofy mengalami pejamretan.


Sudah 4 harian sofy berlibur namun Marsya dan mikeael tak kujung datang menyusulNya,


Sofy merasa ada yang aneh tapi seorang bodyguard yang terus mengikuti sofy meberitahukan bahwa mikeael dan Marsya berlibur ditempat lain.


Sofy tidak mau ambil pusing karena sofy tau bahwa Seorang bangsawan tampan sedang mengejar Marsya.


Ditambah dengan semua Fasilitas yang sudah disiapkan dan Kartu keredit yang dititipkan mikael, ke seorang bodyguart untuk sofy pergunakan.


Membuat sofy sangat menikmati liburanNya.


Tanpa dia tau bahwa Marsya sedang dirumah sakit karena luka diperut.


Flashback Off


.


.


.


Diwaktu yang sama dan tempat berbeda.


Elroy dan Yuna beserta 2 sahatNya berada didalam mobil yang melaju cepat.


Yang dikemudikan oleh Key dan Rico duduk disebelahNya sementara Elroy dan Yuna duduk dibelakang.


SebenarNya Elroy dan Yuna akan mengadakan meeting diluar,


Namun Key dan Rico datang mengabarkan bahwa Marsya sudah ditemukan dan sekarang berada di Toko Rose.


Tanpa pikir panjang Roy meminta meeting ditunda, Karena Roy akan pergi menemui Marsya bersama Key dan Rico tapi Yuna meminta ikut.

__ADS_1


.


.


.


TOKO ROSE


SesampaiNya di Toko, Roy bergegas masuk mencari Marsya..saat Roy melihat Marsya ,Dia segera menghampiri dan memeluk tubuh Marsya.


Cukup lama Roy memeluk Marsya lalu melepaskan pelukanNya.


"Kemana saja kamu selama ini, Apa yang terjadi padaMu,Apa kamu sakit,Dimana yang sakit,Apa perku kedokter..Katakan sesuatu Marsya,Jawab aku.!!"


Cerocos Roy sambil membolak balikan badan Marsya berniat memeriksa jika Marsya terluka atau lainNya.


Rico,Key dan Yuna tertegun melihat tigkah Roy yang tidak biasa.


Sampai Suara Sofy menyadarkan 3 orang yang tidak dia kenal yang sedang..memperhatikan Marsya dan seorang pria didekat Marsya.


"Tenang Lah Tuann Teman Ku tidak apa-apa,! Tapi Jika kamu seperti itu maka akan terjadi apa-apa pada Marsya..! Ujar Sofy dengan suara keras.


Rico dan Key lebih memilih menjadi penonton untuk melihat Reaksi Roy terhadap Marsya.


Sementara Yuna mengepal kan telapak tanganNya Karena tak suka melihat Roy yang memperdulikan Marsya.


Dan Roy mendekati Sofy sambil tanganya memegang tangan Marsya pelan.


"Kamu siapa?"Sarkas Roy menatap tajam kearah sofy.


"Nama Ku Sofy dan Kamu siapa Nya Marsya?" Jawab enteng Sofy,karena kesal dengan Roy yang terlihat sombong.


Empat orang yang mendengar perkataan sofy semakin tertegun melihat sofy.


Cuacah yang panas terasa dingin didalam toko karena aura dan wajah Roy yang dengan jelas menampakan ketidak sukaan terhadap sofy.


"Jadi kamu yang namaNya sofy.!" sarkas Roy.


"Iya jadi kenapa..dengan nama ku..!?"sahut sofy tidak mau kalah.


Marsya yang tidak merasa nyaman dengan situasi antara sofy dan Roy yang berisitegang,langsung mencoba mencairkan suasana.


"Sofy kenalin, ini Roy,,keluarga ku.." Ujar Marsya sambil melihat sofy dan Roy bergantian.


"Oh..Keluarga kamu Sya.!?" Ucap Sofy sambil memperhatikan Roy dari sepatu sampai kepala.


Roy tidak memperdulikan Sofy, Roy kembali menoleh melihat Marsya dan mengintrogasi-Nya.


"Kemana saja kau selama Ini,?kenapa tidak menghubungi Ku?tanya Roy.


"A,,a,,ku..." Marsya bingung mau bilang apa ke Roy.


B**agaimana mau mejelaskanNya,Atau Aku bilang aja yang terjadi sebenarNya.(batin Marsya)


Sofy Membantu menjelaskan ke Roy,tapi karena melihat Roy yang menakut kan, Sofy jadi bebohong.


"Kami berdua pergi berlibur,,,kalo tidak percaya kamu bisa lihat ini..!"Ujar Sofy sambil mengambil handphone milikNya untuk menujukan photo diriNya.


"Kenapa tidak ada Photo Marsya.?"sarkas Roy curiga.


"Karena Marsya tidak mau diphoto.!"alibi sofy.


"Aduududuh,,"suara Marsya berpura-pura sakit agar mengalihkan perhatian Roy.


"Kamu sakit, Dimana yang sakit Ujar Roy,,?" Tanya Roy cemas sambil mendekap pundak Marsya.


"Kaya Nya Maag Aku Kumat."ucap Marsya.


"Ya sudah kita pulang Saja, biar kamu bisa istirahat dan minum obat." Ujar Roy dengan suara lembut dan langsung mengangkat Marsya horizontal..Menuju Mobil.


Key dan Rico mengekori Roy yang mengendong Marsya.

__ADS_1


Sementara Yuna memperhatikan Sikap Roy yang begitu berbeda tethadap Marsya..membuat Yuna memaki dalam hati.


__ADS_2