
Mansion Roy
Marsya mengajak Arka berenang di Kolam renang yang berada di taman belakang.
Batita yang sekarang sudah ber-umur hampir tiga tahun itu sangat mengemaskan hanya memakai celana dalam.
Sementara sang suami terlihat sedang berbicara dihandphone, yang tak jauh dari kolam renang menggunakan bawahan boxer dan melihat kan dada bidang serta perut sixpack otot-otot kekar yang terlihat begitu Hot,bahkan Marsya sekarang memanggil Roy dengan sebutan Hot Daddy saat berduan.
Sembari mendengar seseorang sedang berbicara dihandphone,Roy memperhatikan Arka sedang asik bersama istriNya yang sedang melajari Arka berenang.
Kehamilan Marsya Di usia 18 minggu sudah terlihat dengan Perut Marsya sedikit buncit ,apa lagi sekarang Marsya hanya mengenakan bikini membuat Roy yang melihat menjadi menegang, bagai mana tidak, kaki jenjang Marsya terekspos dan bokong juga bukit kembar Marsya semakin berisi terlihat begitu sintal.
Syukur Saja Marsya lekas masuk kedalam air klo tidak rencana berenang dipastikan gagal karena Roy akan membawa Marsya untuk bercinta.
Saat Marsya dan Arka asik, Roy yang sudah memutus kan telpon, langsung menyeburkan diri ke kolam renang dan bermain bersama istri dengan anakNya,mereka terlihat bahagia.
Para maid yang melihat keharmonisan keluaga kecil Roy, turut bahagia melihat majikan mereka.
Selesai berenang, Arka kembali ke kamar dibantu baby sitter,sementara Marsya harus merasakan perlakuan khusus dari suamiNya dikamar mereka.
"Ah,,Roy,,akhhh pelan pelan Roy."Ucap Marsya di sela kegiatan mereka.
"G'enak ahh klo pelan sa,,y,,a,,ngg"Tolak Roy sembari melumat bukit kembar bahkan Roy menggigit p*ting istriNya Sehingga Marsya merintih sakit juga nikmat dalam waktu bersamaan.
"Ahh Roy..Aku,,ahh,,G'tahan Dad,,dy." tangan Marsya mengalung di leher Roy.
__ADS_1
"Tahan Sayaangg,,,ahghh,,bentar lagi.."Sambil mempercepat hentakan pinggul.
" Sayangg,,ahhh,,Aghhh,,Ahhh"Desahan suami istri itu bergema dikamar mereka sampai mereka merasa klimaks,Dan akhirNya mereka harus ber istrlirahat sebentar untuk menormal kan detak jantung dan nafas ter engah².
.
.
.
Setelah Sore hari Marsya yang diajak Roy tak tahu kemana tujuan mereka.Hanya mengikuti Roy membawa pergi diri Nya, dengan supir yang mengemudikan mobil sampai akhirNya mobil berhenti dan betapa terkejut Nya Marsya melihat Vila mewah milik Mikeael yang pernah menjadi tempat Dia dikurung.
"Untuk Apa kita kesini?"Ucap Marsya menoleh ke Roy yang merangkul Nya posesif.
"Tentu saja untuk menemui Sibrengsek itu.!Tukas Roy melangkah Masuk.
Di pintu yang besar Seorang pelayan pria sudah berdiri seperti sedang menunggu mereka dan mengarah kan mereka untuk mengikuti si pelayan.
"......."Roy Hanya melihat kan senyum yang susah diartikan Marsya.
Pelayan pria itu membawa Roy dan Marsya ke meja makan yang panjang dengan hidangan sudah siap di meja makan.
Tak lama Mikieal datang dari pintu lain dan langsung menyapa Marsya.
"Lama tak melihat Mu,Bagai mana ?Apa sibodoh ini menyakiti Mu?"Ucap Mikeael menyapa Marsya.
__ADS_1
"Mike,,Dia suami Ku !"Tegur Marsya membalas sapaan Mikeael.
Sementara Roy sudah pasti emosi bahkan mendengar nama mikeael saja sudah membuat Roy mual apa lagi melihat dan mendengar Mikeael.
"Berhenti lah mencoba,,,Karena Marsya ISTRI KU SEDANG MENGANDUNG ANAK KU,Elroy Anggana!!!"Tukas Roy penuh intonasi dan meerat kan tangan di pinggang Marsya.
"Cihh,,klo Marsya bersedia aku tak keberatan dengan kehamilan Nya.!" Sahut Mikeael tak Mau kalah.
Marsya mencoba mengalihkan persitegangan atara dua pria tampan itu dengan menegur mereka.
Marsya menarik kuat teliga Roy dan Mikeael.
"Awww"Rintih Mikeael dan Roy bersamaan.
"Jadi jelaskan kenapa kita harus kesini sementara kau tak menyukai Mike?!"Ucap Marsya menatap tajam ke Roy.
"Dan Kau Mike,,Kenapa dengan Mu!?"Tukas Marsya melirik tajam ke mikeael.
"Aww,,Sakit sayang tolong kepas kan,!"Rintih Roy." Aku hanya di undang sibrengsek Ini untuk makan Malam tak ada yang lain sayang."Ucap Roy menjelas kan.
"Ada sesuatu yang ~"belum sempat mikeael berbicara seorang wanita yang sangat mirip dengan Marsya masuk ke ruang makan.
"Jangan sakiti Paman Mike.."Ucap si wanita dengan takut².
Marsya melepas tanganNya dari kedua telinga pria tampan itu,Dia mematung melihat sosok wanita yang sangat mirip denganNya.
__ADS_1
"Segitu Kau mengingin kan Marsya sampai kau meng operasi wanita agar mirp istri Ku."Tukas Roy dengan pemikiranNya dan memperhatika wanita yang sangat mirip istriNya.