
Perusahaan Anggana.
"Sayang kamu kok,terlihat gemukan?perut kamu juga semakin buncit.."Tegur Roy yang memperhatikan Marsya.
"...."Marsya yang mendengar ucapan Roy hanya diam dan memutar bola bata dengan nafas berat.
"Tapi Aku terima kamu apa adanya..sayang"
Ujar Roy sambil memeluk Marsya.
"Aku hamil.!"Tukas Marsya tidak membalas pelukan Roy.
"Itu Anak Ku..wahh hebat juga Aku bisa menghamil istri Ku..!"Ucap Roy membanggakan diri sembari melepas pelukan dan melihat Wajah Marsya.
"Tapi Aku G'liat kamu mual atau minta sesuatu..?!"Ucap Roy sambil berpikir dengan memegang dagu nya sendiri.
"......."Marsya hanya diam melihat Roy.
Roy lalu mengandeng tangan Marsya keluar menuju mobil yang sudah siap di depan perusahaan.
"Kemana kita?"tegur Marsya saat masuk ke dalam mobil.
"Ikut aja,,nanti juga tahu..!"Senyum tipis menjadi andalan Roy sembari mencium pundak tangan Marsya didalam mobil yang sudah melaju.
Akhir Nya mobil berhenti di mansion Anggana,saat Marsya keluar dirinya begitu senang begitu pun Roy.
Tumben Roy sendiri mau kesini (batin Marsya)
Semringah di wajah Marsya tak henti-henti nya dan langsung mengandeng tangan Roy masuk ke mansion anggana.
Didalam,tepatNya di taman belakang sepasang suami istri paruh baya sedang berbincang² sambil menikmati minum dan cemilan diatas meja.
"Mommy.."Tegur Marsya dengan suara agak keras dan menghampiri Ana.
"Marsya..Why didn't you say you were going here?"Balas Ana sambil cipika cipiki.
__ADS_1
"Roy G'ngasih tahu aku,klo mau kesini!"Jawab Marsya sembari mereka duduk di kursi taman.
"Apa ada masalah Roy,?sampai kamu kesini.?"Tegur Angga melihat Roy yang sudah duduk bersama mereka, di kursi taman.
Roy memang sangat jarang ke mansion anggana sebelum dan sesudah Roy menikah dengan Marsya,Dia hanya datang jika ada sesuatu yang penting atau dihubungi baru berkunjung.
Tapi kali ini Roy datang, tidak dengan alasan keduanya melainkan Roy memiliki niat lain.
"Kalian harus dengar jadi tolong dengar kan baik² karena ini penting..!"ucap Roy serius sambil melihat Marsya,Ana dan Angga yang meletakan koran ditangan Nya.
"Is there any seriouse problem Marsya!?"Ucap Ana dengan suara pelan.
Marsya hanya menggelengkan kepala melihat Ana dan mereka kembali memperhatikan Roy dengan serius.
"Marsya,Istri Ku sedang mengandung..anak kami.!!" Tukas Roy penuh intonasi dengan senyum memperlihat kan gigi putih nya.
Sementara Marsya dan Ana setelah mendengar ucapan Roy kembali mengobrol dan Angga kembali membaca koran yang diletakanNy di meja.
Roy merasa di cueki menjadi kesal sendiri.
"Apa kalian tidak senang Aku akan menjadi seorang Ayah..?"Tukas Roy melihat Angga dan Ana.
"Mommy Apa kau tak senang Menantu Mu ini sedang mengandung Anak ku!?"Tukas Roy menoleh ke Ana.
"Of course Mommy was happy and even very happy !"Sahut Ana melihat Roy balik.
"Kalian bohong buktiNya kalian biasa aja mendengar kehamilan Msrsya.!!"Tukas Roy kembali duduk.
"You know that we were very happy when we first found out that Marsya was pregnant.!"Balas Ana melihat Roy.
"Maksud Mommy,Kalian sudah mengetahui kehamilan Istri Ku."Ucap Roy memperhatikan kan Ana dan Marsya.
"Hmmm"sahut mereka bersama.
Perasaan Roy menjdi tak karuan sendiri Dia tak terima sebagai seorang suami baru mengetahui kehamilan IstriNya sendiri.
__ADS_1
Roy lalu teringat Sahabat Nya..kemudian menghubungi mereka dan menjauh dari taman ke pojok kolam renang.
"'Ada apa Roy?"Sahut Rico menjawab telpon Roy.
"Apa kau tahu istri Ku hamil!?"Tukas Roy tanpa basa-basi.
"Tidak..!!"jawab Rico disambungan telpon.
"Bagus lah..Apa kau tak ingin mengucapkan selamat pada Ku?!"Ujar Roy.
"Selamat.."Ucap Rico datar.
Bipzz,,,Setelah mendengar ucapan selamat dari Rico,Roy langsung memutus panggilan dan kembali menghubungi Key
"Hallo Roy.."Suara Key menggangkat tepon.
""Marsya,Istri Ku,!Sedang hamil..Anak Ku!"Ucap Roy tanpa basa-basi.
"Aku tahu !"Sahut Key.
"Dari mana kau tahu istri Ku hamil!?"Tukas Roy kesal di Sambungan telpon.
"Aku baru tahu dari Mu,kalo Marsya Hamil.?"Sahut Key.
"Tadi kau bilang Kau sudah tahu Marsya Hamil.!?"Tukas Roy.
"Aku tahu Kau yang menghamili istri Mu,! Karena Kau suami Marsya BUKAN aku sudah Mengetahui istri Mu sedang hamil.!"Tukas Key menjelaskan dengan kesal.
"Bipzz,,sudah terputus.
"Apa Dia juga menghubungi Mu tentang kehamilan IstriNya?"Ucap Rico yang sedang sibuk dengan laptop yang tak jauh dari Key.
"Aku tak akan menikah Bila menjadi sebodoh Roy.!"Tukas Key sembari menikmati minuman ditanganNya.
"Jika Roy mendengar Mu mengatakan Dia Bodoh Aku yakin kau memang tak bisa menikah walaupu Kau Mau!"Sahut Rico sambil melihat ke arah bawah Pusat Key.
__ADS_1
"hahahaha Ku bunuh Kau sebelum mengadukan Ku, Ke Roy..!!"Dengus Key dengan tawa.
Sementara Angga dan Ana juga Marsya Melihat Roy dari kejauhan dengan tingkah Aneh Roy hanya menggelengak kepala dengan nafas berat.