
Roy melihat Marsya dan Marsya hanya diam sembari mengangkat pundak Nya pelan, lalu Marsya berdiri menghampiri Yuna yang sudah kembali berdiri sambil menunduk tersenyum licik.
"Kau bilang Aku menarik Rambut Mu.!!"Geram Marsya dengan melangkah memutari Tubuh Yuna yang sudah kembali berdiri.
kemudian Marsya menendang kaki Yuna sampai tersungkur ke lantai dan menarik Kuat rambut Yuna.
Melihat Yuna terjatuh dan tanganNya menggepal, Marysa tahu betul Yuna tak akan melawan dihadan Roy walau semarah Apa pun Yuna.
Marsya berjongkok agar setara dengan Yuna.
"Upsss Maaf,!Aku salah,,,!
SeharusNyaa,,Aku menarik rambut Mu terlebih dulu, lalu menampar Mu seperti yang Kau kata kan,!Apa Kau ingin melakukan Reka ulang kejadian,Agar Roy dan sekretarisnya menjadi saksi,,saat Aku menampar Mu seperti ini..!!!
__ADS_1
Plaak,,,plaak,,,plaaak,,,plaak,,Telapak tangan Marsya mendarat di pipi Yuna yang semakin memerah akibat tamparan Marsya yang kuat.
Kemudian Marsya mendorong kembali Yuna ke lantai,Yuna melihat kan tampang memelas Ke Roy dengan isak tangisNya.
"Kau lihat bagai Mana Marsya berani Memukul Ku,bahkan didepan Mu Roy.!
Dia tidak menghargai Mu.!?"Ujar Yuna mengharap dibela Dengan Roy.
Sementara sekretaris Roy yang berada diruangan hanya bisa mematung dan melihat Yuna terisak menangis,Dan Roy berdiri mendekati Yuna dan Marsya.
"Dan Kau Ku pecat.!!!"Tukas Roy menatap tajam Yuna.
"Apa,!!Kau memecat Ku, setelah Apa yang Marsya lakukan pada Ku.!"Ucap Yuna dengan suara cukup keras dan isak tangis Nya.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan Tak sebanding dengan penculikan yang sudah terjadi terhadap Ku.!!"Sarkas Marsya.
"Tidak Roy,,! itu tidak benar,!Aku tidak.."Belum sempat Yuna meneruskan perkataanNya.
"PLAAAKK" Marsya menampar kembali Yuna dengan handphone yang sedari tadi di pegangNya.
"Jika Kau ingin bukti,!' Ini BuktiNya.!!!"Emosi Marsya tak tertahan kan lagi.
"Asal Kau tahu,!Sebelum Kau menjemput Ku dilobyy,Aku sedang menghubungi Roy dan telpon Kami belum terputus sampai sekarang.!!!"Tukas Marsya Geram.
DEEG,,Mata Yuna membulat sempurna mendengar perkataan Marsya nafas dan detak jantung Nya seperti Berhenti.
"Sayang sekali Aku tidak memukul wanita, Tapi karena Kau pernah menyelamat kan yawa Ku dulu, Aku hanya Akan Memecat Mu dan pastikan jangan pernah muncul dikeluarga Ku lagi,,Karena jika Aku melihat Mu..Aku sendiri yng akan menghabisi Mu.!!"Tukas Roy pelan.
__ADS_1
Tak lama securiti datang dan membawa Paksa Yuna.