Mencintai calon ipar

Mencintai calon ipar
4 KEBODOHAN


__ADS_3

Sudah berapa minggu berlalu, Rey dan Marsya semakin akrab dan saling bertukar no WA bahkan makan siang bersama ,diruang meraka berkenalan.


Tapi siang ini Marsya tidak masuk kerja karena harus kekampus..


"Marsya"pangil winda yang berlari kearahnya.


"Lama G'ketemu,Gimana magang Lo? tanya Marsya.


"Keteteran..karena tugas yang menumpuk, belum lagi kegiatan organisasi kampus lainya,kaya nya,,gue bakal berhenti magang aja dan konsentrasi kuliah."jawab winda yang langsung memberi pertanyaan lagi ke marsya.


".Lo sendiri,,,gimana magang Lo..?


" Ya sih,gue juga ngerasa gitu..tapi masih bisa gue handle."


" Temenin gue yuuk.. keruang Bu irama,gue mau nyerahin tugas terus baru kekantin"kata marsya sambil melingkarkan tanganya ke tangan winda dengan sedikit menariknya."


Selesai menyerahkan tugas,Marsya dan winda kekantin membeli minum dan makan.


lalu duduk disalah satu kursi dan meletakan makan,minum diatas meja.


Sambil makan mereka terus saja berbicara bergantian..diselingi tawa.


" SYA gue kan udah temenin Lo..tadi,nyerahin tugas.


" Sekarang gue mau Lo temenin gue keacara teman cowok gue nanti malam."pinta Winda.


" Kenapa ngajak gue,seharusnya Lo pergi sama cowok Lo,,kan yang ulang tahun teman cowok Lo."saran Marsya.


" Cowok gue pergi sama temenya yang ngadain acara dan gue maunya pergi bareng Lo sekalian ada yang mau kenalan."bujuk Winda.


" Gak minat " lagian gue males pulang ambil gaun."tolak Marsya.


" Ya..elahh klo masalah gaun nanti pakek gaun gue aja..Ya..ya..ya..Okee aja lah." paksanya sambil narik tangan gue dan menuju kerumah Winda.


πŸ’πŸ’πŸ’

__ADS_1


Dress berwarna biru berlengan pendek, dengan panjang selutut melihatkan kaki jenjang Marsya yang terlihat cantik saat dikenakan nya,tapi Marsya sedikit risih, karerena Dress yang dia kenakan cukup terbuka dibelakang, sampai melihatkan punggung mulus Marsya yang sudah ditutupi dengan rambut hitam panjang nya.


Sementara Winda yang tak mau kalah, dengan mini dress merah melihatkan belahan dada dan paha mulus nya yang terlihat seksi.


Mereka berjalan masuk ke club malam menuju ruangan VIP yang sudah banyak orang diruangan itu.


Mereka menghampiri pria yang mereka kenal yaitu adit kekasih nya Winda, dan adit membawa mereka nendatangi joy untuk diperkenalkan sama Marsya.


" Kenalin teman gue "ucap adit sambil menatap joy."


" Nama gue Joy" memperkenalkann diri sambil menjulurkan tangan kedepan badan nya.


" Gue Marsya" jawab marsya sambil mejulurkan tangan meyentuh telapak tangan Joy"


" Gue udah tau nama Lo dari Winda dan Adit, teryata Lo jauh lebih cantik dari yang mereka bilang."


Gombal joy dengan telapak tangan masih nyentuh telapak tangan Marsya, Joy sengaja belum melepas tangan Marsya, karena matanya menatap ke arah Marsya yang sudah merasa risih dengan posisi itu.


Sebenarnya marsya mencoba menarik tanganya, tapi karena pegangan telapak tangan Jos diperkuaat nya.


" Udah pegangan nya, gue mau ngucapin selamat dan kasih kado buaat Lo Joy."


" makasih udah datang Win tapi Lo G'usah repot ngasih kado karena kehadiran Marsya seperti kado terindah buat gue." ucap Joy, sambil melirik kearah marsya.


" Gombal aja terus sampe muka sahabat gue merah kaya kepiting rebus"goda Winda.


" Kado buat gue mana " ucap joy, sambil tangan meminta kearah Marsya.


" Maaf gue G'bawa, gimana nanti gue titipin ke Adit kadonya." kata marsya,merasa tidak nyaman dengan Joy.


" Gimana klo Lo, cium gue aja sebagai kado buat gue." dengan senyuman Joy menggoda Marsya,sambil telunjuk nya menyentuh bibir joy sendiri.


" Maaf gue G'mau ngasih bibir gue buat pengganti kado seperti yang Lo minta.!" ketus Marsya.


" Win, gue mau balik aja uadah malam" ucap Marsya yang masih dengan wajah tak enak dipandang.

__ADS_1


" Jangan balik dong..please..temenin gue disini." ucap winda sambil memelas.


" Ya udah, klo Lo G'mau cium gue, gimana minum aja"


Ucapan yang keluar dari mulut Joy, Membuat Marsya tambah jengkel, tapi Sorak-Sorak suara dari orang yang ada diruang itu buat gue ngalah dan menuruti kemaua nya.


" Minum..Minum.. Minum.. Minum.."suara sorakan diruangan.


" Oke, gue bakal minum, Tapi Lo juga harus minum, dari botol yang sama dengan gelas berbeda, dan gue cuma akan minum satu gelas aja sisanya LO yang harus habisin,


GIMANA..!!?." syarat dari gue.


" OKE " sahut nya dengan enteng.


Pelayan pun datang, membawa 1 botol minuman, yang gue khawatirkan sudah di campur dengan obat tidur.makanya gue tantang balik dia agar minum dibotol yang sama dan baru dibuka diahadapan gue langsung.


🍺🍺


Dua gelas penuh berisi alkohol.


Gue minum dengan pelan, sambil melirik Joy yang juga minum, mengeringkan gelas dan mulai dengan gelas keduanya lagi.


Dengan susah,gue nelan minuman yang terasa aneh dilidah gue,sampe gelas akhirnya kosong.


Dan gue ngerasa badan gue ringan juga mual. " jadi ini rasanya minum " batin gue.


" Gue udah minum dan sekarang gue mau pulang." kata gue.


Lalu gue jalan nenuju ke luar club, tapi karena rasa mual, gue pengen ke toilet Dulu...benar aja sampe ditoilet gue langsung ngeluarkan isi perut gue.


Setelah merasa cukup nyaman, gue yang merasa masih pusing berjaln ke arah pintu keluar tapi sebelum tangan gue megang handle pintu.


Pintu udah terbuka dan Joy masuk kedalam toilet mengunci pintu..


"

__ADS_1


__ADS_2