
Kehamilan Marsya sudah memasuki 39 minggu,setelah melakukan Check up rutin, Dr Claudy sebagai dokter yang menangani Marsya mengatakan ibu dan janin sehat setelah diperiksa, tapi Marsya menolak saat diberitahu jenis kelamin si janin dan Dr. claudy menyarankan untuk banyak minum serta lebih aktif terutama dipagi hari(Jalan santai).
Nah jadi hari ini Marsya memutuskan untuk zumba, setelah konsultasi dengan Dr,Claudy tentu Nya memanggil instruktur.
Flashback On
Awal Nya Roy tidak setuju tapi setelah tiga hari yang lalu Marsya membujuk SuamiNya akhirnya dengan terpaksa Roy memberi izin.
"Sayanggg,,Boleh yaa!"Rengek Marsya manja sedang tiduran bersama Roy di kamar.
"Kamu bisa berenang sama Arka seperti biasa, atau yoga aja lahh,,Ya?"Tolak Roy lembut,sembari Merekomendasi olah raga lain.
"Aku bosan berenang!Kata Dr. Claudy selama gerakan zumba tidak terlampau ekstrem boleh saja,itu juga bagus untuk Ku dan janin.!"Sanggah Marsya memaksa dengan posisi baring miring menghadap Roy.
"...."Roy mendiamkan Marsya dengan memejamkan mata.
"Sayang..hiks,hiks Aku selalu turuti kemauan Mu, tapi kali pertama,,hikss,,aku menginginkan sesuatu Kamu menolak."Marsya merengek dengan tangisan bombay .
"Baiklahhh,, Kau boleh melakukan Olah raga Zumba tapi kau tidak boleh terlalu berlebihan saat merasa lelah kau harus istirahat,ME-NGER-TI..!"Tegas Roy .
Marsya menghapus air mataNya sembari mengangguk pelan dan berbaring dilengan kekar Roy sambil Tangan dan kakiNya menindih dada dan kaki Roy.
"Makasihh Daddy...!"Ucap Marsya tulus.
Flashback Off
Sementara Seorang wanita yang akan menjadi instruktur Zumba Marsya sudah menunggu di taman belakang atau wanita itu biasa dipanggil Ani.
Marsya melangkah menuju taman belakang dengan tanktop dan legging panjang yang pasti bahanNya enak banget dipakai Marsya, tak lupa Marsya menggunakan sepatu.
Ditaman belakang Ani yang akan menjadi instruktur zumba Marsya memberi pengarahan sembari pemanasan terlebih dahulu.Lalu dilanjut kan dengan Zumba di mulai perlahan dengan apik Marsya mengikuti Ani sampai gerakan menjadi lebih semangat dan bersorak ria.
Sementara Rico ditemani Key mengantarkan dokumen ke mansion Roy, Dia sengaja membawa pekerjaan dikantor kerumah karena menjaga Marsya yang hamil Tua (SIAGA).
Roy mengingat saat ini istriNya sedang melakukan Zumba menjadi cemas lalu menghentikan kesibukanNya untuk memantau Marsya.
__ADS_1
Roy diiringi Rico dan Key melangkah kan kaki dimana Marsya sedang hamil mengikuti gerakan seorang wanita yang menjadi instruktur zumba.
Ke tiga pria dari kejauhan melihat Wanita dengan perut besar sudah mulai berkeringat nampak seksi menampilkan lekuk tubuh walau perut yang besar tak mengurangi kecantikan Marsya,bagi mereka ini pemandangan begitu langka bahkan instruktur wanita yang tak kalah cantik dengan lekuk tubuh ideal tak bisa megalihkan pandangan Meraka dari Marsya.
Marsya melihar ketiga pria sedang memperhatikan Mereka, Marsya langsung mendekati Roy dan Rico juga Key.
"Sayanggg ikutan Zumba bareng Aku yukk"Ajak Marsya dengan suara manja sembari menarik tangan Roy pelan.
"Itu kan khusus zumba Bumil..Sayang,masa kamu ajak Aku..?"Tolak Roy menahan tangan Marsya yang menarikNya.
Rico dan Key hanya diam walau sebenarNya mereka ingin tertawa namun mereka menahanNya karena Roy pasti marah.
"Aku pikir bukan saran yang buruk Roy Kau menemani Istri Mu untuk Zumba Bumil.!"Tukas Key menyela perdebatan Suami Istri dihadapanNya.
"Benar Roy sekali-kali Kau ikut Zumba jangan Gym Saja!"Rico menimpali kata Key.
"Kalian ingin Mati dengan cara apa.!!"Roy menatap tajam ke SahabatNya."(Batin Roy)
"Tu kann,,sayangg!Rico dan Bang Key juga dukung kok.!"Tukas Marsya dengan wajah berseri.
"Tapi Marsyaa kerjaan Ku banyak !"alibi Roy
"Maaf Marsya,,tapi Aku juga sibuk di hotel!"Tolak Key.
"Aku juga sibuk dikantor karena Roy tidak ngantor otomatis Aku yang harus menghandle semua kerjaan dikantor selama Roy tidak ke perusahasn!"Tukas Rico juga menolak.
Raut wajah Marsya yang berbinar seketika berubah menjadi sedih dengan isak tangis yang paling Roy benci karena harus melihat Marsya menangis.
"Aku tahu hiks,,kalian,,tidak mau menemani Ku,,Kalian Hanya alasan Saja hikss,,,Kau juga ,,Roy,,sudah ,tidak mencintai Ku lagi karena Aku sedang Hamil Kan.!!" Huwaaaa." Marsya kembali menangis bombay untuk membuat ketiga pria merasa bersalah padaNya.
"Tapi sa~"ucapan Roy terpotong tangisan Marsya"Hu,,huhuhu.hmm!"
"Baik laah-Baiklaahh.! Aku akan menemani Mu zumba bersama Key juga Rico.!"Tukas Roy geram.
"Tapi Roy ka~"Ucap Key dan Rico bersaman.
__ADS_1
Namun Roy tahu apa yang akan sahabatNya katakan langsung menatap tajam seperti akan menguliti mereka hidup-hidup.
"Aura ruangan menjadi tak karuan Riko dan Key merasa sangat dingin tapi tubuh mereka mengeluarkan keringat,karena tatapan tajam Roy .
"Kalian pilih keAfrika selatan bertemu singa atau kutub utara menjadi hidangan beruang kutub.!!?"Tukas Roy.
"SepertiNya tidak buruk menemani Marsya Untuk Zumba!!"Ucap Key
"Aku juga sudah lama tidak gym dan perlu olah Raga !"Sahut Rico.
Lalu Roy Mengajak Rico dan Key untuk berganti pakaian mereka.
"Cepat ganti pakaian kalian sebelum Istri ku Merajuk akan susah membujukNya!"Tukas Roy sembari menganti pakaian.
Dengan terpaksa Rico dan Key menganti pakaian denga wajah tersenyum namun hati Mereka ingin mengis.
Bagi mereka lebih baik diajak berkelahi walau harus terluka tidak masalah dari pada menemani Marsya zumba ibu hamil akan sangat memalukan jika diketahui musuh Mereka.
Marsya yang menunggu ketiga pria berganti pakaian tersenyum Puas karena berhasil membujuk 3 pria mengikuti keinginanNya.
Tak lama ke3 pria menggunakan kaos hitam berlengan pendek dan celana legging panjang serta sepatu.
"Baiklaah Sekarang silah kan mulai !"Ucap Marsya Ke Ani.
Rico dan Roy juga Key mengikuti setiap gerakan Zumba sementara Marsya memutuskan untuk istirahat.
"Kenapa Kau berhenti Sayang?"Tegur Roy melihat Marsya.
"Aku kan sudah lebih dulu dari kalian dan juga Kau sendiri yang bilang Klo Aku lelah harus istirahat!"Tukas Marsya tersenyum menjelaskan.
Lain kali Aku tidak akan menginjakan kaki Ku kesini lagi(Batin Key) menyesal kenapa Dia sendiri berkeras ingin menemani Rico mengantar dokumen kemansion Roy.
Aku tidak akan jatuh cinta pada namaNya wanita,Tidak akan(Batin Rico)karena Rico berpikir, Roy saja yang angkuh dan arogan bisa bodoh karena mencintai Marsya.
Marsya Begitu terhibur melihat Ketiga pria itu mengikuti gerakan Ani, bahkan acar apa pun tak semenarik ke3 pria yang meliak-liukan tubuh mereka pikir Marsya.
__ADS_1
hihihihi(Batin Marsya tertawa puas)
Marsya puas menjadi penonton bahkan Marsya mengambil Video menggunakan handphone Nya.