Mencintai calon ipar

Mencintai calon ipar
AKHIR


__ADS_3

Rumah Sakit(VVIP ROOM)


Ruang luas dimana tv terpasang didinding rumah sakit,di ranjang Roy sedang berbaring sambil memandang wajah Marsya tengah tertidur dan tidak jauh dari ranjang, bayi perempuan mereka yang berada didalam boks bayi(rooming in) sementara gorden anti bakteri menjadi penghalang antara Key yang sedang tertidur disofa sudut/L ditambah Kulkas.


Terimakasih TUHAN untuk segalaNya.


terimakasih,terimakasih,terimakasih.(Ucap Syukur Roy dalam hati)


Sementara Rico dan Lilis sudah kembali ke mansion Roy,tak lupa Lilis menghubungi Ana dan Angga memberitahukan Marsya dirawat dirumah sakit.


Pasangan suami istri paruh baya itu segera kerumah sakit, dimana Marsya dirawat.Mereka bergegas memasuki Ruangan sunyi karena Marsya dan Roy juga bayi perempuan yang baru berapa jam terlahir tengah tertidur di boks bayi,bahkan mereka melihat Key tertidur lelap disofa L.


"Dima~"Ucap Ana memasuki ruang tapi ia berhenti bicara saat melihat semua penghuni ruang tertidur.


Ana dan angga berjalan pelan ke boks bayi,melihat bayi yang masih merah sudah bersih juga tertidur.


"Drzzz,,music"Sementara Ana dan Angga tengah memperhatikan si bayi mungil,Roy terbangun bersama Marsya karena suara handphone mililik Roy.


Roy menjawab panggilan masih dengan setengah sadar.


"Hallo,,Ada Apa?Jawab Roy di sambungan telpon.


"....."


"'Baiklahh,,,Kau atur ,,Aku akan segera pergi!"Ucap Roy.


Sementara Marsya mengerjap kan mata menyesuaikan cahaya sampai akhirNya Dia melihat MertuaNya sedang berdiri tak jauh dariNya.


"Mommy,Daddy kapan datang,,kenapa G'bangunin Aku?"Sapa Marsya dengan suara khas bangun tidur.


"Syukur lahh ada Mommy dan Daddy,,sudah datang,,Aku titip Marsya karena Aku harus ke kantor sekarang"Tukas Roy bangkit dari ranjang lalu membangunkan Key yang tertidur disofa.


"Bangun lah"Roy membangun kan sambil mengoyang kan pundak Key.


"Aku masih Huah,,,ngantuk"sahut Key menguap dan membenar kan posisiNya.


"Cepat lah bangun sebelum Ku ambil Air untuk menyiram Mu!"Tukas Roy dengan mengancam.


Dengan terpaksa Key bangun,,sambil menggeliat juga mengnguap"Huwwuaahh"


"Bukan kah ada Rico?"Tegur Marsya melihat Roy membangun kan Key.


Roy berjalan mendekati Msrsya tegah terduduk di ranjang.


"Maaf sayang,meeting kali ini Aku tidak bisa tak datang karena Aku sudah berkali-kali menunda sebelumNya!"Jelas Roy yang sudah berdiri dihadapan Marsya lalu menciun kening IstriNya dengan lembut.


"Kau tidak usah khawatir,istriMu aman bersama Mommy,,!Tukas Ana


"Iya kan sayang?"Ucap Ana kembali,sambil


melihat suamiNya.


"Hmmm"Sahut Angga.


"Baiklahh ,Aku pergi dulu sayang,,!Pamit Roy pada istri tercinta.


"Cepat lahh,,!"Panggil Roy melihat Key,lalu mereka pergi meninggalkan Ruag rawat menuju parkir.

__ADS_1


"Apa kah anak mu seorang perempuan atau~


"Laki atau perempuan selama Menantu dan cucu ku selamat,sehat,,bukan masalah "Potong Angga.


"Dia bayi yang cantik Mommy"Sahut Marsya.


Ana tersenyum bahagia mendengar Bahwa AkhirNya Dia memiliki cucu perempuan.


"Jadi Apa Kau sudah memberi cucu Ku Nama?!Ucap Ana memandang Boks bayi dan Marsya bergantian.


"Aku dan Roy mengingin kan Mommy, yang memberi Nama untuk anak Kami"Tutur Marsya Sopan dengan senyum.


"Benar kah..klo begitu bagai mana Mysha anggana artiNya bagia selamanya..?"Ucap Ana antusias.


"Aku menyukaiNya dan terdengar seperti Nama Ku."sahut Marsya dengan senyum tulus.


"Kau tahu mommy Mu telah lama memikir kan Nama itu..bahkan sebelum kau hamil!"Ujar angga jenaka.


Marsya hanya membalas dengan senyum perkataan Angga walau sebenarNya Dia dan Roy juga sudah tahu, karena itu mereka meminta Nommy Ana yang memberi Nama untuk Anak mereka.


.


.


.


Sudah tiga hari Marsya dirumah sakit dan dr,Claudy sudah mengizin kan Marsya untuk pulang.


Mansion Roy.


Marsya yang baru pulang dan mendapat kan sambutan hangat dari pelayan begitu senang juga haru karena melihat dekorasi penuh bunga dan tulisan penyambutan untuk Nya,


Mommy dan Daddy juga tak mau kalah mereka mennyiapkan dan mengajak Arka untuk menghias kamar Mysha,,Kamar dengan warna Pink dan boks bayi serta pernak-pernik sudah tertata rapi..tak ketinggalan pakaian bayi walau sebenarNya kebanyakan pakaian yang Ana beli terlalu besar.


Tak lama Rico dan Key membawa boneka seukuran mereka,baru tiba dan langsung bergabung diatara kehangatan keluarga Roy yang sedang merayakan penyambutan Marsya,


"Hayyy..!untuk siapa boneka gajah sebesar itu?"Tegur Roy memperhatikan 2 sahabatNya yang baru datang.


"Tentu Saja untuk Mysha,,klo kau mau kau beli sendiri uang Mu kan banyak!"Sahut Key.


"Ini cayangg kakak Key kasih untuk Mysha"Ucap Key melihat bayi yang sedang digendong Ana tengah tertidur.


"Mysha belum mengerti bermain boneka,,Seperti Nya Kau lebih membutuh kan Boneka itu untuk menemani Mu tidur ,jangan selalu bersama Rico terus-menerus, atau Kau akan kehilangan minat pada wanita!"Ucap Roy mengejek Key.


Rico yang mendengar Roy langsung bergidik geli melihat Key.


Ana memilih Membawa Mysha dan Arka ke kamar Mysha"Berisik sayang,,ya,,disini! kita kembali ke kamar Kamu aja ya"Ucap Ana melangkah pergi membawa Mysha dan Arka.


Sementara Key juga Rico masih berdebat bersama Angga dan Roy.


"Jauh-hauh dari Ku..!Aku Tidak ingin Kau~Ucap Rico.


"Heyy Aku ini Normal,,jangan berpikir macam²!Gerutu Key jengkel.


"Kalo begitu Kau buktikan"Timpal Marsya.


"Bagai Mana Aku harus membuktikanNya?" Sahut Key dengan mimik wajah serius.

__ADS_1


"Menikah Lahhh!"Ucap Marsya datar.


"Mana Ada yang Mau,!setiap Jalan ,wanita hanya tertarik pada Ku!"Rico menyombong kan diri.


"Itu bukan karena wanita tidak menyukai Ku tetapi para wanita itu memiliki selera yang rendah macam Kau!"Sahut Key tak Mau kalah.


"Berhentilahh kalian itu Sama,!"intrupsi Roy.


"Sudah lahh,!kalian sebaikNya berdua Menikah saja!"Tukas Angga mengikuti Obrolan.


"Big NO!!!"Sahut Key dan Rico bersamaan dengan suara keras.


"Wahh kaliann benar-benar sehati!"Ucap Roy.


"Najiss"Key Bergidik geli melihat Rico.


"Cihh lebih²Aku!"Dengus Rico.


"Maksud Om kalian berdua menikah lah dengan wanita bersama, bukan Om suruh kalian berdua menikah..!"Tukas Angga.


"Mana mau aku berbagi wanita..apa lagi sama Rico.!"Sahut Key masih tidak mengerti.


"Makanya jangan suka makan kepala undang.kepala Kau jadi otak -otak!"Tukas Rico.


Angga dan Roy juga Marsya malas melerai mereka..bahkan Marsya mengajak taruhan Roy.


Sementara Marsya sedang menikmati kebagagian bersama Orang² disekitarNya.tanpa Marsya,Roy dan yang kain sadari


Selama ini, ada seseorang selalu memata-Matai keluarga Roy.Disuatu tempat seseorang wanita yang mendapat kan Infornasi tentang Marsya baru melahirkan membakar foto² Marsya.


"Nikmati kebahagian Mu...sekarang! karena Aku akan kembali mengambil Semua dari Mu..!"Ucap Siwanita tersenyum licik.


🙏


T


H


E


E


N


D


.


.


.


.


.


Terimakasih untuk para readers yang sudah meluangkan waktu untuk membaca Cerita Ajeng..dan Komentar juga like kalian sangat Ajeng hargai..Terimakasihhh bye,,bye

__ADS_1


__ADS_2