
Pusing dan mual yang gue rasa,benar- benar Gak enak,belum lagi sekarang badan Gue terasa panas, sangat tidak nyaman dengan rasa aneh seperti ini.
Saat Gue berniat keluar ,pintu toilet terbuka dan Joy masuk ketoilet langsung mengunci pintu.
""Ngapain Lo ketoilet cewek..!!"keluar gak, klo Lo gak keluar gue bakal teriak..!!bentak Marsya.
"Jangan galak-galak dong jadi cewek,nanti G'ada yang mau lohh..uppsss.. tapi gue mau kok sama Lo,karena Lo tipe gue." ucap Joy.
"PERGI GAK LO,,!KLO LO GAK MAU PERGI,,!! GUE YANG BAKAl PERGI..!!!!"bentak Marsya yang sudah tidak bisa menahan emosi lagi.
Saat Marsya melangkah pergi untuk meninggalkan Joy ditoilet,tiba-tiba Joy dengan cepat memeluk kuat Marsya dari belakang dan mencium leher juga menjilat telinga marsya.
Sontak perlakuan joy medapat lawanan dari marsya tapi kenapa tubuh marsya,merasa nyaman saat joy melakukan hal yang tidak pantas itu.
"Kurang ajar banget sih Lo,,!! Dasar brensek..!!! Lepasin gue.!! Tolong.. Tolong siapapun yang dengar gue,tolong Gue" teriak Marsya dengan wajah panik.
"Marsya sayang G'usah pakek teriak,karena percuma G'akan ada yang dengar suara kamu, diluar itu sangat berisik.
"Dan sebagai informasi buat kamu sayang,,,klo kamu udah minum obat Pe****** jadi klo kamu G'merasakan pelepasan kamu bakal sangat tersiksa dan kamu juga harus tanggung jawab ke adik kecil ku yang tegang karena nemenin kamu minum.
__ADS_1
Pelukan Joy yang kuat perlahan longar dan meraba setiap inci tubuh marsya bahkan tangan kanan joy m****** dada marsya dan tangan kiri dipergunakan untuk m******* bagian bawah pusat.
Tubuh Marsya nenikmati perlakuan yang diberikan Joy dan mebuat Marsya mendesah pelan" mmm....AAhhh.
Joy mendengar desahan Marsya tersenyum kecil..
"Aku bakal memuaskan kamu sayang malam ini" bisik joy ditelinga MarSya
Marsya yang Mendengar suara Joy.
Mulai mengembalikan akal nya ketempat seharusnya ,pikiran nya yang sempat dikendalikan oleh hasrat tubuh kini tersadar, klo yang dilakukan nya tidak benar..ini salah pikir Marsya.
Sementara Joy yang asyik dengan kegiatan tangan pada tubuh Marsya membuat Joy Tak menyangka akan medapat perlawanan dari marsya.
Yang akhir nya mebuat Marsya terlepas dari pelukan Joy dan berlari menjauh,berusaha membuaka pintu toilet yang dikunci Joy tadi. Saat berhasil membuka pintu toilet, Marsya melangkah kan kaki keluar ,mencoba berlari.
Namun Marsya hanya bisa berjalan dengan sempoyongan karena rasa pusing dan panas ditubuh nya semakin menyiksa.
Marsya yang mencoba berjalan cepat, untuk pergi meninggal kan joy yang berusaha menghampiri nya dengan kondisi yang sama seperti Marsya.
__ADS_1
Sampai akhirnya joy melihat Marsya menabrak seorang pria tidak dikenal Joy.
Pria itu mencoba membawa Marsya pergi..dan membuat Joy marah karena wanita yang dia ingin kan untuk malam ini sebagai pelepasan nafsu nya dibawa pria tak dikenal nya.
"Lepasin Wanita Gue..!! Teriak Joy kepada pria yang tidak dia kenal.
Pria asing bagi Joy itu adalah Alrey,
Alrey yang nendengar perkataan joy itu menoleh dengan tatapan tajam ke Marsya
" Apa kamu wanita nya..?" tanya Alrey kepada marsya yang terlihat keadaan Marsya mabuk.
"Tolong aku..Tolong bawa Aku pergi dari sini." ucap Marsya lirih,,,dan sambil mengalungkan tangan ke leher Alrey.
"Baiklah,aku akan membawa Mu pergi."
Alrey langsung mengangkat Marsya dengan posisi horizontal.
Sementara didekat toilet,Joy yang mencoba mendekati Alrey dan Marsya dihadang oleh 2 orang keamanaan club..walaupun Joy mencoba menerobos hanya berakhir sia- sia Yang ada mendapat pukulan kuat, ke perut dan mukan nya, berturut-turut 'sehingga Harus dilarikan ke Rumah sakit.
__ADS_1