Mencintai calon ipar

Mencintai calon ipar
ROY dan MIKE


__ADS_3

Marsya mengabil kimono handuk yang tergantung dikamar mandi, menutupi tubuhNya yang penuh dengan bercak merah pada leher dan dadaNya yang didapatNya dari mikeael.


Lalu duduk dibelakang pintu kamar mandi yang sudah Marsya kunci dari dalam.


dengan tubuh bergetar dan isakan tangis tak berhenti.


Sementara Mikeael sedang memaki Emely didepan Pintu kamarNya.


"Dasar bodoh,kenapa kau menggangu Disaat seperti Ini.?"Sarkas mikeael mengumpat Emely.


"Memang apa yang sedang kau lakukan..sampai begitu marah..!" Tukas Emely yang berdiri didepan pintu mencoba melihat kedalam kamar mikeael.


"Sejak kapan kau tertarik dengan urusanKu.?"Tukas Mikeael.


"Sejak kau jadi bodoh, kakak ku tersayang! karena mencari wanita yang menedang punya Mu itu...Hahahaha."Ejek Emely yang melihat mikeael semakin marah..


PRAAAKKK (suara bantingan pintu ditutup mikeael )


Emely memang sudah biasa melihat atau diperlakukan kasar oleh mikeael, bahkan jika mikeael tidak memarhi Nya, Emely akan mencari gara-gara untuk membangkitkan emosi mikeael.


Seperti yang baru saja Emely lakukan dengan sengaja menelponi Nomor kontak mikeael dan mengedor-ngedor pintu kamar mikeael.


Bukan tanpa alasan Emely melakukan itu


Karena Emely diberitahukan oleh penjaga bahwa mikeael semalam membawa seorang wanita pulang dan mengizinkan wanita itu tidur dikamar milik mikeael.


Tentu saja Emely menjadi penasaran tentang sosok wanita yang berhasil memasuki kamar atau mukin wanita itu sudah masuk kedalam hati mikeael.


Lain hal Nya dengan Mikeael yang melihat tempat tidurNya sudah tidak ada Marsya lagi menjadi sangat marah,


Tapi kemarahan mikeael tergantikan dengan rasa khawatir terhadap Marsya yang mengurung diri dikamar mandi.


Mikeael teringat betapa tidak takukNya Marsya untuk menyakiti diriNya sendiri..dan pikiran itu membuat Mikeael sadar, bahwa wanita yang ingin dia manfaatkan adalah wanita istimewa.


Karena mampu membuat Nya harus mengalah dengan EgoNya dan sekarang harus bersabar untuk membujuk marsya keluar kamar.


tok,,tok,,tok


"Sayang buka pintuNya..Maaf kan Aku,Aku berjanji tak akan melakukan Nya, jika kau tidak menginginKanNya..Tapi tolong jangan sakiti dirimu..!" Ujar mikeael mencoba membujuk Marsya.


tok,,tok,,tok


"Marsya Ayolah buka pintu, atau aku sendiri akan mendobrakNya,,,!"kesabaran Mikeael sudah mulai menipis.


"Baiklahh Aku akan membuka pintu dengan cara Ku sendiri.


Mikeael menganbil tongkat baseball aluminium dan memukul Nya ke handle sampai akhirNya handlle pintu kamar mandi Rusak dan menendang pintu dengan Kuat.


Karena tendangan kuat dari mikeael, membuat Marsya tersungkur karena Marsya duduk dibelakang pintu, dan mikeal langsung mencoba mendekati Marsya yang mendapat penolakan.


"Sayang Maaf kaan Aku,,!"Ucap mikeael dan mendekati Marsya lalu memelukNya erat.


Cukup lama mereka dalam posisi Mikeael duduk dengan melipat kakiNya kebelakang dan Marsya yang terisak-isak menangis tak henti-hentiNya.


Saat dirasa Marsya sudah lebih tenang Mikeael mengangkat Marsya ke ranjang.


Mikeael meletakan tubuh Marsya dengan lembut tak lama terdengar suara pintu

__ADS_1


Tok,,tok,tok


Mikeael membuka pintu kamarNya dan tiga pelayan yang didepan pintu dengan membawa makanan ,pakaian dan obat dizinkan masuk oleh mikeael.


Sementara Marsya cegukan akibat menangis dan itu membuat Mikeael melihat Marsya seperti anak kecil yang begiiitu imut.


Mikeael mengambil makanan yang dibawa pelayan dan mendekati Marsya lalu duduk diranjang.


"Makan lah..."ucap mikeael lembut.


Pelayan yang melihat mikeael begitu berbeda dari yang mereka kenal, membuat mereka saling tatap, lalu kembali melihat kearah mikeael yang sedang begitu lembut terhadap wanita yang mereka tidak pernah lihat sebelumNya.


Sementara Marsya tidak menggubris ucapan mikeal yang ingin menyuapiNya makan.


"Klo kamu belum mau makan biarkan aku mengobat luka Mu."ucap lembut mikeael.


Dengan lembut mikeael memegangi tangan Marsya yang lecet karena ikatan dari mikeael. lalu membersihkanNya dengan kain dan mengoles kan obat.


"Sekarang ganti lah pakaian Mu."Ujar Mikeael menyodorkan dress merah.


Marsya masih tidak menggubris mikeael dan berbaring lalu tertidur karena kelelahan menagis.


Dan mikeael menyuruh pelayan untuk pergi, lalu mikeael ikut bebaring dihadapan Marsya dan menyelimuti mereka berdua.


.


.


.


Penthouse Roy.


SesampaiNya Roy di dalam kediamanNya ,dia tidak melihat Marsya lalu menanyakan keberadaan Marsya ke baby sitter.


"Apa Marsya dikamar.?"Tanya Roy yang baru memasuki kediamanNya.


"Ma,,a,,af Tuan Roy, Non Marsya tidak ada?"jawab baby sitter terbata-bata.


Roy yang mendengar bahwa Marsya tidak ada langsung menatap tajam ke Pelayan.


"Maksud Mu dengan tidak Ada,,itu Apa?"Tukas Roy mengintrogasi.


"Lima harian lalu Saat saya mencoba membagunkan Non Marsya dikamar , Tapi karena tidak ada jawaban dari dalam saya memberanikan diri Masuk kekamar Non Marsya,! Tapi saat saya masuk, saya tidak nenemukan Nona marsya "Jawab baby sitter menundukan kepala.


"Lalu kenapa kamu tidak menghubungi Saya.?"Tukas Roy berteriak.


"Karena kata pelayan Dia sudah menghubungi anda tuan."Ucap Baby sitter masih menunduk.


"Lalu kemana pelayan Itu sekarang, panggil dia kemari.?"Tukas Roy yang sudah Emosi.


"Sa,sa,,ya tid,,dak tau tuan, hari ini pelayan yang biasa, tidak datang."jawab baby sitter takut-takut.


HUwaaaa,, huwaaaa terdengar Suara Arka balita dua tahunan menagis yamg sedang tidur di box dalam kamar..


"Pergilah Urus Arka,,!"Ujar Roy memerintah.


Setelah Baby sitter Nya pergi Roy langsung Menelpon Anak buahNya untuk mencari tahu keberadaan Marsya.

__ADS_1


Roy langsung teringat Sofy, Mukin pikir Roy Marsya ditoko,lalu Roy bergegas menuju ke toko sofy.


.


.


.


Toko Rose


Setiba Nya ditoko, Roy langsung memarkirkan mobil dan keluar dari mobil,bergegas masuk ke toko.


Didalam Toko Roy dan Sofy saling menap tidak suka.


"Apa Mau Mu kesini.?"Tukas Sofy kepada Roy.


"Dimana Marsya,,!?"Tanya Roy dengan nada tinggi.


"Marsya bersama kekasihNya.!"Jawab enteng Sofy sambil mencium bunga ditanganNya.


"APA,, Ke-ka-sih,,!! Siapa kekasih Marsya?" Bentak Roy yang sudah sangat Emosi.


"Mikeael Zero, kau pasti MengenalNya Kan?"


Sahut Sofy sambil memperhatikan Roy.


"Bagai mana mereka Bisa saling kengenal?!"


Tukas Roy menatap tajam ke Sofy.


" Aku tidak Tau,,!!Klo pun Aku tau,Aku takan memberitahu Mu,?"sahut Sofy membuang muka.


"KAUU.!!"Ujar Roy sambil memegang kuat pergelangan tangan sofy.


"AUW,,Sakit,,!! Lepaskan !!"Teriak Sofy sambil mencoba melepaskan tangan yang digenggam kuat Roy.


"Kata kan pada ku, Apa saja yang kau tahu tentang mereka,,Sekarang.!!!"Tukas Roy menekan di setiap kata.


"Aku tak tau apa-apa selain mereka pasangan kekasih,!Jika Aku jadi Marsya,Aku juga akan memilih mikeael dari pada, pria kasar sepertiMu.!"Geram Sofy dengan nada tinggi.


Merasa tidak mendapat jawaban dari Sofy Roy mengambil paksa handpone milik Sofy yang berada di atas meja, dekat telpon toko.


"Apa yang kau lakukan,kembalikan Handphone Ku.!"Teriak sofy emosi.


"DiamLah,,Aku hanya memijamNya sebentar.!!Tukas Roy memeriksa handphone sofy.


Seperti yang Roy duga Sofy memiliki Nomor kontak Mikeael dan mengghubungi mikeael menggunakan Handphone sofy.


📱~"Hallo,,"Suara pria dari telpon terdengar.


📱~"Cepat Antar Marsya kembali atau Aku sendiri yang Akan menjemputNya.!!"Tukas Roy dengan suara keras,


Sementara Sofy menjadi takut melihat Roy yang sedang berani menantang Mikeael


Sofy hanya tau mikeael seorang bangsawan yang berpengaruh besar terutama di kota zero tapi tidak tahu Bahwa ElRoy Anggana adalah seorang yang tidak kalah dengan Mikeael.


📱~"Hahaha,,Aku tidak akan mengantar Marsya, Roy, tapi Aku akan mengundang Mu kepernikahan kami..karena kamu harus menjadi saksi pernikahan kami." Ucap Mikeael meremehkan.

__ADS_1


📱~"Kau akan Mati ditangan Ku..!!jika berani Menyentuh Marsya!!"Teriak Roy membanting handphone Sofy.


Sofy yang melihat kemaraha Roy,hanya mematung memandang handphone milikNya dirusak Roy, sambil mengumpat Mikeael.


__ADS_2