
Pentehouse Roy
Alaram dari handpone berbunyi, membangun Kan Ku dari mimpi yang melihat Rey Tenggelam.
Mimpi itu lagi, entah kenapa akhir-akhir ini aku selalu bermimpi Rey.
Perlu waktu 5 menitan untuk Ku sadar sepenuhNya dan menormalkan kembali Nafas beserta detak jantung yang saling memburu karena bermimpi.
Setelah itu aku beranjak bangun dari tempat tidur, melakukan perenggangan pagi diteruskan Mandi mengunakan shower yang sudah Ku atur suhu airNya.
Setelah mandi Aku bersiap-siap, dengan menggunakan baju blouse biru muda berlengan sesiku dan ku masukan bagian pinggang ke rok span hitam selutut.
Setelah selasai dan memastikan tidak ada yang tertinggal, aku langsung keluar kamar menuju Meja untuk sarapan.
Meja makan persegi empat sama sisi, cukup besar dengan delapan buah bangku, disana sudah ada Roy dan yuna assistant Roy yang pagi-pagi sudah bertamu, Atau jangan-jangan semalam menginap disini .
"whatever"
Aku pun langsung duduk dibangku samping Yuna dan melahap makanan yang tersrdia.
"Kamu mau cari kerja lagi.?"Tukas Roy masih dengan suara datar sembari memakan sandwich.
"Hmm" Aku menganguk pelan dengan mulut penuh makanan.
"Gunakaan ini untuk Mu dan diam saja disini jangan merepot kan diriMu sendiri.!" Tukas Roy masih dengan suara datar sambil menggeser sebuah amplop putih panjang kearah Ku.
Aku mengambil amplop dan memeriksa isiNya, sambil mengunyah makanan dimulut.
"Kartu kredit."ucap ku pelan dan mengembalikan Amplop ke Roy yang duduk disamping Yuna.
"Tidak perlu, Mommy Ana sudah memberi Ku kartu atm.!"Tolak ku
"Klo kamu tidak membutuh kan uang lalu untuk apa kamu susah payah mencari kerja.?"
"Aku bosan berdiam diri saja disini."sahut ku.
"Klo kamu tidak menginginkan Nya,! Kamu bisa membuangNya,Tapi Kamu tdak Boleh bekerja, cukup diam saja disini temani Arka.!"Tegas Nya.
Karena malas berdebat aku lebih memilih mengganguk-angukan kepala pelan dan Nanti juga Aku bakal pergi,
TentuNya setelah Roy berangkat kerja bareng Yuna.
.
.
.
"Akhir-Nya pergi juga.!" ngomong sendiri.
Setelah Roy pergi Aku mencari Arka dan mecium seluruh wajah Nya dan juga tangan kecil Arka.
"Auntie pergi dulu cayang, jangan nakal Yaaa sama Mba.!"Ujar Ku berpamitan pada Arka dan menitip kan Ke baby sitter,
"Mba tolong jaga Arka ya,?klo ada sesuatu hubungi Aku Aja."Pinta ku .
"Itu sudah tugas saya Non disini..."Sahut nya.
Setelah itu Aku pergi meninggal kan gedung mewah, yang menjulang tinggi ini dan tujuan Ku adalah bagian barat negara N.
Aku berjalan cukup jauh menuju halte bus, dan akhiranya Bus yang Aku tunggu tak lama datang,Aku begegas naik bus.
Setelah kurang lebih sejam, akhir nya tujuan ku sampai ditempat yang sudah aku cari di mbah google tentunNya.
Setelah masuk ke beberapa perusahaan untuk bertanya lowong kerja, Aku juga memasuki beberapa Toko untuk berniat melamar kerja.
Namun semuaNya NOL Besar.!
Aku merasa cukup kecewa walaupun sebenarNya Aku biasa ditolak.
Tapi tetap saja DI TOLAK ITU MENYAKITKAN.
Mukin Ini karena aku tak mendapatKan Restu dari Roy .
Restu,yaa kaliii,,,! kaya nikah aja minta restu.!
tapi jika kupikir-pikir ada persamaanNya juga,
Sama-Sama ngelamar, bedanya Ngelamar untuk menikah dan Ngelamar kerjaan..!
"Kenapa jadi berpikir macam-macam sih,
"Ahh Mukin ini efek samping karena sering ditolak." gumam ku sambil memukul pelan kepala sendiri dengan tangan.
Aku mersa lelah karena berjalan sudah cukup jauh, sampai Aku tidak tau sudah dimana, jadi Aku memutuskan untuk istirahat di kedai minuman.
Baru saja menyantap minuman Ku, Ada seorang wanita menyapa.
__ADS_1
"Kamu lagi cari kerja Ya.?"Tanya Nya.
Aku menoleh kearah suara dan melihat wanita mengunakan dress merah selutut dengan lengan pendek terlihat cantik.
"Anda bicara pada Ku.?"Ujar Ku memastikan sambil jari telunjuk mengarah pada diri ku sendiri.
"Iya Aku bicara sama kamu.!, Karena kulihat dari tadi kamu keluar masuk toko yang ada disini.!" Sahut Nya.
"Oh iya,Aku lagi cari kerjaan." Jawab ku membenarkan.
"Klo kamu Mau,?Kamu bisa kerja sama Aku, kebetulan Aku perlu perlu pegawai.,!?"
"Kerja Apa,,?"kepo
"Aku punya toko bunga dan perlu ada yang jaga, tapi TokoNya sih bukan Ada sini..melainkan ada di tengah ibu kota."
jelas nya sambil menarik kursi untuk duduk didekat Ku.
"Kebetulan Banget Aku juga tinggal di tengah ibu kota."sahut ku
"Benar kah,,?"Ujar nya mengernyit.
"Hmm,,jadi apa kamu membutuhkan map lamaran ku.?" sambil menyodorkan Map
"Tidak perlu, Aku hanya ingin kamu melakukan satu hal untuk Ku, agap aja ini syarat wajib jika kamu memang mengingin kan pekejaan ini."gumam Nya melihat Ku.
"Apa syaratNya..?"
"Mudah kok, kamu hanya perlu Menemui kekasih Ku dan kamu diharus kan memaki Nya klo perlu kamu boleh menendang penisNya." jelas Sofy.
"Kamu mau mempermainKan Aku Ya? jawab ku penuh selidik.
"Aku serius!!!" ucapNya penuh penenekanan.
,
"Kenapa Aku harus menemui cowok Mu dan memakiNya, klo pun kalian ada masalah itu urusan kalian, lagi pula Aku tidak mengenal Mu Nona.!"gumam Ku sambil metap Nya.
"Jadi nama aku sofy .!"
Sofy sambil mengulurkan tangan kearah Ku, dan Ku sambut uluran tangan Nya sambil memperkenal kan diriKu,
"Marsya"Ucap Ku.
"SebenarNya aku kemari karena ingin bertemu kekasih Ku yang diam didisini, tapi cowok sialan itu malah berselingkuh.."
kesal.
"Kenapa G'kamu sendiri aja ngelabrak cowok Mu itu.?"
"Sudah tapi Sijalang itu tak percaya, Klo aku kekasiNya,! malah Foto yang kulihat kan dibilang editan.,,,Aku pengen buat Cowok kaya dia diputusin sama jalang Nya sendiri.
"Sedang kamu aja bawa bukti tidak dipercaya apa lagi aku."
"Itu tugas Mu membuat dia percaya..!"Tukas Nya.
"Cih,,Tugas macam apa itu,! bagai mana saat aku memakiNya dan kamu kabur atau jangan-jangan kamu yang orang ketiga." Racau ku.
Sofy mengambil dompet dan kunci mobilNya menyarah kan pada Ku.
"Aku G'bohong dan G'akan kabur.! dan semua kartu beserta ID juga ada uang didalam dompet kamu pegang aja, sebagai jaminan.
Aku memeriksa isi dompet dan ID sesuai dengan yang dia katakan..
"Baikalah Aku akan melakukanNya.."Ujar ku yang masih sibuk memeriksa isi dompet..
"Klo begitu Ikut Aku mencari cowok brengsek itu.
.
.
.
Restaurant bintang lima.
Setelah cukup lama mencari keberadaan Cowok sofy akhirNya Sofy menemukanNya dari Photo Yang di update Cowok nya di sosmed.
"Kamu liat Gak cowok tinggi pake blazer maroon."Ujar sofy sambil memberi tahu pake kode mata .
"Hmm"menjawab dengan anggukan.
"Ya sudah Kamu datangin sana, Akting yang bagus." Ujar Nya langsung duduk disalah satu meja diresto.
"Kenapa kamu G'ikut,,,kamu mau kabur,,,?" Tukas Ku berjalan mengekori sofy.
"Klo Aku ikut ketaun dong rencana ku,! secara sijalang itu sudah tahu Aku..!sana sudah cepat..'Aku gak bakal bisa kabur semua udah sama kamu juga.!"Tukas Sofy sambil mendorong pelan tubuh Ku.
__ADS_1
Walau sebenarnya Aku gugup, tapi aku beranikan diri untuk menghampiri pria yang tak ku kenal,
Pria memakai blazer maroon dan kulihat seorang wanita cantik yang duduk dihadapaNya.
1,2,3,,sampai 25 langkah aku berhenti sejenak melihat Sofy yang duduk sambil menutup wajahNya dengan buku menu.
Aku menarik nafas panjang dan melepaskan pelahan untuk nengurangi gugup sampai aku tak sadar Aku sudah di dekat meja sipria.
"Jadi ini kelakuan Mu dibelakang Ku selama ini.!"
suara ku sedikit keras ambil menggebrak meja, sontak sepasang orang dihadapan ku yang sedang menikmati makananNya terkejut."syukur saja tidak tersedak.
Sebelum mereka ingin angkat bicara,aku lebih dulu berbicara dengan nada sedikit tinggi.
(Ya,,eyalaahh klo mereka bicara Aku bakal ketauan.)
"Jawab aku dia siapa," cecar ku sambil menujuk kearah siwanita.
"Kamu siapa,?datang-datang buat keributan.!!!
TeriakNya sembari berdiri menghadap ku.
"Ohh baguss kamu tidak mengenal ku sekarang dihadapan wanita ini, atau kamu amnesia..setelah bangun tidur.!"Maki ku.
"Aku kurang Apa sama kamu,hiks,,hiks semua Aku kasih buat kamu tapi Kamu hikss.."
Ucap ku menghayati peran sebagai wanita terbuang.
""Pengaman,,"teriak sipria itu.sementara si wanita malah tersenyum ringan.
Sebelum para pengaman berdatangan aku harus menyudahi ini.(ngebatin)
"Kamu mau mengusir Ku..? BAIKl,, aku akan pergi..!! TAPI sebelum aku pergi kamu harus merasakan ini."!!
"BUKKK.." lutut kaki ku, pas mengenai barang pusaka mikikNya.
"AUWwwhh..."meringkih sakit.
"- INI pun tak sebanding dengan sakitNya hatiKu..!:Tukas Ku.
Semenara si pria kesakitan dan siwanita yang terkejut dengan aksi Ku , langsung berdiri mendekati pria yang teringkih menahan sakit.
Sebelum wanita itu sampai kepria, Aku membisikan sesuatu sembari berpapasan dengan siwanita.
"Kamu mau punya cowok bakal impoten klo Aku sih Ogah." sambil melangkah pergi
.
.
.
Aku keluar dan tak lama disusul sofy..
Mobil sofy pun sudah berada di depan restauranrant sambil seorang petusas Parkir Valet datang menyerahkan kuci mobil..
Sofy dengan cepat memgambil kunci dan memburu ku untuk masuk mobil.
.
.
Didalam mobil yang melaju cepat.
"Gimana akting Ku..Puas G'?"
Tanya ku sembari menoleh kearah sofy yang sedang menyetir.
"Puas gimana,,Kamu salah orang .!!"Jawab Nya,sesekali melihat kearah Ku.
DEG...
"Salah orang gimana,?Kamu bercanda kan,? Tukas ku terkejut.
"Aku G'lagi bercanda..,Aku serius.!!"Ucap nya masih dengan mengemudikan mobil.
"Gimana bisa salah sih,,! Kamu bilang pake blazer maroon..naah itu disana cuma dia pakaian Maroon." Ketus ku sedikit nyolot.
"Cowok Aku di meja sebelah,,pake blazer maroon dan cowok yang tadi itu Pake Jas Maroon.!"
"Apa beda Nya sih jas sama blazer,?,Ahhh sial banget sih,, kenal sama kamu.!"
"Ha,,ha,ha,pasti cowo tadi itu sakit banget..secara kamu benar-benar menghayati peran..dengan baik." Ujar sofy menertawakan kebodohan ku.
Itulah perkenalan ku dengan sofy dihari pertama yang tak terlupakaan.
.
__ADS_1