Mendadak Dinikahi CEO Sombong

Mendadak Dinikahi CEO Sombong
Lari Pagi


__ADS_3

Revando melanjutkan tidurnya kembali.



Setelah selesai berbicara dengan Mama Tania, Revando yang sebenarnya saat itu masih sangat mengantuk memutuskan untuk melanjutkan tidurnya kembali.


Satu Jam pun berlalu.


Revando yang baru terbangun untuk kedua kalinya dari tidurnya, kali ini Revando kelihatan lebih segar dari sebelumnya.


Revando pun bergegas mandi, setelah selesai mandi Revando tampak telah bersiap siap untuk melakukan rutinitas wajib pagi nya yaitu lari pagi.


...


Beralih Ke Tiffany.


"Fany seragam sekolah kamu mana Nak??" tanya Mama Siska dengan bingung.


Tiffany yang saat itu mengenakan baju crop top pas badan berwarna putih dengan celana training longgar berwarna putih dan di tambah lagi dengan topi berwarna putih dan tas pinggang untuk joging, membuat Tiffany terlihat sangat cantik seperti bak gadis Korea.



"Fany kenapa Kamu masih belum bersiap siap, emangnya kamu nggak pergi ke sekolah Nak hari ini " tanya Mama Siska yang terlihat bingung melihat pakaian yang dikenakan Tiffany.


"Nggak lah Ma sekarang kan hari minggu" jawab Tiffany dengan tersenyum.


"Owalah Mama lupa kalau sekarang hari minggu, pagi pagi gini udah rapi banget Kamu Nak, emangnya Kamu mau pergi ke mana Fany" tanya Mama Siska.


"Fany pagi ini mau olahraga lari pagi Ma bareng Luna, boleh kan Ma " ujar Tiffany.


"Tentu boleh dong sayang " jawab Mama Siska sambil mengelus rambut Tiffany.


"Ehh Ma itu Luna nya sudah datang, Fany pamit dulu ya Ma" ujar Tiffany.


"Iya ya Fany, hati hati ya sayang " ujar Mama Siska.


"Iya Ma " jawab Tiffany sambil salam mencium tangannya Mama Siska.


"Luna juga ya Tante permisi dulu " ujar Luna sambil salam mencium tangannya Mama Siska juga.


"Iya Luna" ujar Mama Siska sambil tersenyum.


Sudah hampir 30 menit Tiffany dan Luna berjoging, rasa capek mulai menghampiri mereka berdua, akhirnya mereka berdua memutuskan untuk beristirahat sejenak.

__ADS_1


"Ya ampun Fan cepek juga ya" ujar Luna dengan napas yang ngos-ngosan.


"Astaga Lun baru juga beberapa menit Kamu udah bilang capek " ujar Tiffany.


"Please Kita istirahat sebentar ya Fan" ujar Luna sambil memegang tangan Tiffany.


"Iya ya Lun, Kita istirahat sebentar di depan penjual minuman itu aja ya Lun, sekalian Kita beli juga minuman nya Kamu pasti haus kan" ujar Tiffany.


"Iya Fany sumpah haus banget nih " ujar Luna sambil mengelap keringat di kening nya sendiri.



Ketika Tiffany dan Luna sedang duduk beristirahat, tiba tiba saja Luna melihat Revando yang sedang jogging dari arah seberang jalan nya, Revando yang mengenakan hoodie berwarna hitam dan di tambah dengan celana jogger pants berwarna hitam polos yang membuat Revando tampak begitu Berkharisma TIK.


"Fan Fany " Luna memanggil Tiffany sambil menepuk nepuk pundaknya Tiffany.


"Ada apa sih Lun " ujar Tiffany.


"Coba Kamu liat ke sebelah sana, itu bukan nya Paman tampan Kamu ya Fan " ujar Luna sambil menunjuk ke arah Revando.


"Paman Aku?? Paman Aku yang mana sih Lun" ujar Tiffany dengan bingung.


"Itu Fan" ujar Luna sambil memutar kepala Tiffany ke arah Revando.


"Paman Kamu yang tampan banget itu loh Fan, yang jemput Kamu ke sekolah kemarin " jelas Luna.


"Paman" sambil melambaikan tangan ke arah Revando, Luna teriak ke arah Revando dengan memanggilnya dengan sebutan Paman.


Revando tampak begitu kaget melihat seseorang gadis remaja yang sedang tampak memanggil diri nya dengan sebutan Paman.


"Siapa para gadis remaja itu, apakah Dia sedang memanggil Saya" ujar Revando sedikit bingung.


"Luna..!! kenapa Kamu memanggil nya sih" ujar Tiffany dengan marah.


"Emang nya kenapa sih Fan, Dia kan Paman Kamu " ujar Luna.


"Saya ingat gadis itu, gadis itu bukannya yang bersama Tiffany kemarin" ujar Revando yang mulai mengingat Luna.


"Oh ya tunggu dulu, itu bukan nya Tiffany " ujar Revando sambil memandangi Tiffany dari arah kejauhan.


Tiba tiba saja Luna bergegas berlari ke arah Revando.


"Heyy Luna tunggu, Kamu mau ke mana, tunggu Aku" ujar Tiffany sambil berlari mengejar Luna.

__ADS_1


"Hai Paman tampan, apa yang sedang Paman lakukan di sini " tanya Luna.


"Saya sedang olahraga lari pagi " jawab Revando dengan penuh karismatik.


"Ya ampun kebetulan sekali berarti sama dong kami berdua juga sedang lari pagi, iya kan Fan" ujar Luna dengan penuh semangat.


"Haha iya, kalau begitu kami berdua permisi dulu ya Paman, maaf telah mengganggu mu" ujar Tiffany yang terlihat terburu-buru sambil menarik kencang tangan Luna.


"Luna ayo" ujar Tiffany sambil menarik nya.


"Kenapa kita nggak barengan aja sih lari nya, Paman Kamu tidak keberatan kan jika kami berdua ikut joging bersama mu " ujar Luna.


"Haha maaf kan teman ku ini ya Paman, baiklah Saya dan juga teman saya ini permisi dulu, maaf telah mengganggu ya Paman" ujar Tiffany ke Revando.


"Nggak kok Saya sama sekali nggak keberatan jika kalian berdua ingin joging bareng Saya" ujar Revando sambil memandang ke arah Tiffany.


"OMG apa apaan sih Paman ini, pakai acara sok sok ngizinin segala" ujar Tiffany di dalam hatinya.


Dan akhirnya Tiffany dan Luna berhasil joging bersama Revando, Luna tampak begitu gembira karena bisa joging bareng Revando sedang kan Tiffany malah sebaliknya, Tiffany tampak begitu kesal karena harus joging bersama Revando.


"Paman boleh Luna tau, siapa nama asli Paman" tanya Luna ke Revando.


"Nama Saya Revando, panggil aja Revan" jawab Revando ke Luna.


"Kalau begitu boleh Luna memanggil Paman dengan sebutan Oppa Revan" tanya Luna lagi ke Revando.


"Oppa ?? apakah Saya kelihatan tua sekali sehingga Kamu menyebut Saya Oppa" jawab Revando dengan sedikit kesal.


"Maksudnya Luna itu, Oppa itu adalah Kakak dalam bahasa Korea, bukan nya Kakek" jelas Tiffany sambil tertawa terbahak-bahak.


"Haha iya bener Paman, karena wajah Paman sungguh tampan seperti orang Korea, makannya Luna ingin memanggil Paman dengan sebutan Oppa, apakah boleh Oppa" tanya Luna lagi ke Revando.


"Owh kirain apa tadi, terserah Kamu aja Luna, mau Kamu memanggil Saya dengan panggilan apa aja boleh " jawab Revando.


"Kalau begitu Saya akan tetap memanggil Kamu dengan panggilan Paman" sambung Tiffany dengan tertawa terbahak-bahak.


"Terserah.. !! suka suka Kamu " jawab sinis Revando.


"Oh ya Tiffany, sebenarnya ada hal yang mau Saya bicarakan sama Kamu " ujar Revando.


"Bicara'in soal apa" tanya Tiffany dengan bingung.


Bersambung..

__ADS_1


Hai sobat setia 💞Mendadak Dinikahi CEO Sombong💞 Jangan lupa terus dukung karya ini dengan cara memberi Like dan tinggalkan komentar yang positif supaya karya ini menjadi lebih baik lagi ya sobat...


Terima kasih 🙏😊


__ADS_2