
Terkejut nya Tiffany saat melihat ada seorang pria yang sedang duduk membelakanginya di sofa yang ada di dalam kamarnya.
"Hah siapa kamu" tanya Tiffany dengan berteriak.
Pria itu pun langsung memutar balikkan tubuhnya, ternyata pria itu adalah Revando.
"Tuan muda Revando sedang apa disini, bukanya seharusnya Tuan muda sekarang sedang makan malam di bawah" Tanya Tiffany yang saat itu masih mengenakan handuk.
Revando pun langsung berjalan mendekati Tiffany yang saat itu masih mengenakan handuk.
"Tu...tuan muda apa yang sedang kamu lakukan" ujar Tiffany sambil berjalan mundur kebelakang mencoba menghindari Revando.
"Kamu terlihat sangat seksi mengenakan handuk pendek ini" Revando mencoba menggoda Tiffany.
"Tu... tuan muda apa yang sedang kamu pikirkan, sadarlah saya ini masih belum dewasa dan masih duduk di bangku sekolah" jelas Tiffany dengan suaranya yang mulai bergetar.
"Kamu sudah cukup dewasa untuk itu Tiffany setidaknya usia mu saat ini sudah memasuki 17 tahun kan ditambah lagi kamu juga adalah istri saya" jawab Revando sambil berbisik di telinganya Tiffany.
Tiffany yang saat itu sedang bersandar di depan meja hias langsung mengambil sebuah parfum yang terletak di meja hias tersebut dan langsung menyemprot kan nya ke arah Revando.
Untungnya parfum tersebut tidak mengenai bagian matanya Revando.
"Tolong menjauh dari Saya" sambil menutup matanya Tiffany masih menyemprotkan parfum nya ke arah Revando.
Sambil menjauhi Tiffany Revando pun tiba-tiba tertawa.
"Astaga anak kecil lagi lagi apa yang sedang kamu pikirkan tentang Saya, Saya hanya bercanda tidak mungkin melakukan hal hal yang aneh terhadap kamu karena kamu jauh sekali dari tipe idaman Saya" ujar Revando dengan tertawa lepas.
"Sial lagi-lagi dia mempermainkan aku" ujar Tiffany didalam hatinya.
__ADS_1
"Haha bercanda nya sungguh lucu sekali" ujar Tiffany dengan wajahnya yang cemberut.
"Mengapa kamu jadi cemberut atau jangan-jangan kamu kecewa ya karena tadi hanya bercanda" ujar Revando yang mencoba menggoda Tiffany kembali.
"Sudah cukup berhenti menggoda Saya, Tuan muda tolong tinggalkan kamar ini sebentar soalnya saya ingin mengganti pakaian saya" ujar Tiffany sambil mendorong Revando keluar dari dalam kamar mereka.
"Mengapa saya harus keluar dari kamar ini lagian pula saya kan yang membayar tagihan penginapan ini" ujar Revando yang tak mau meninggalkan kamar penginapan mereka.
"Jika kamu ingin mengganti pakaian kamu tinggal lakukan saja, saya tidak akan mengintip kamu berpakaian, masih banyak pemandangan yang jauh lebih baik dari pada harus mengintip kamu" ujar Revando lagi.
"Walaupun Dimata kamu saya ini tidak berharga akan tetapi saya ini sungguh berharga di mata Mama saya" ujar Tiffany sambil membawa pakaian nya ke dalam kamar mandi mereka.
Revando yang melihat Tiffany membawa pakaian nya ke dalam kamar mandi hanya membalasnya dengan tertawa.
...
"Ada apa lagi tidak usah memanggil saya lagi" jawab Tiffany dari dalam kamar mandinya.
"Saya cuma mau ngajak kamu makan malam di bawah tapi sepertinya kamu tidak mau, kalau begitu saya pergi dulu ya Tiffany" ujar Revando yang mulai beranjak meninggalkan kamar mereka.
...
"Tuan muda" ujar Tiffany yang langsung membuka pintu kamar mandinya.
"Iya ada apa Tiffany" jawab Revando yang saat itu telah berada di depan pintu kamar penginapan mereka.
"Hem saya juga ingin ikut makan malam nya Tuan" ujar Tiffany sambil memegang perutnya yang sedang keroncongan.
Mereka berdua pun akhirnya turun ke lantai bawah untuk makan malam bersama.
__ADS_1
Setelah tiba di restorannya Tiffany langsung berlari mencari tempat duduk yang kosong.
"Tuan muda disebelah sini" ujar Tiffany sambil menunjukan tempat duduk yang kosong kepada Revando.
Baru saja duduk mereka berdua langsung dilayani dengan sangat baik oleh pelayan restoran tersebut sambil memberikan sebuah buku menu makanan kepada mereka berdua.
Revando pun mulai memesan makanan nya sedangkan Tiffany masih terlihat bingung akan nama-nama menu makanan yang tersedia di sana.
Tiffany kamu ingin makan apa" tanya Revando kepada Tiffany.
"Saya ingin..." ujar Tiffany yang saat itu masih memegang buku menu makanannya dengan ekspresi wajah nya yang terlihat kebingungan.
"Tuan muda" ujar Tiffany sambil mendekatkan dirinya kepada Revando.
"Iya Tiffany ada apa" jawab Revando.
"Sebenarnya saya sangat bingung akan nama-nama menu makanan yang tersedia disini, mana semua menu makanannya menggunakan bahasa Inggris, saya benar-benar kesulitan sekali untuk menyebut nya" ujar Tiffany.
Revando yang mendengarnya hanya tersenyum dan langsung membantu Tiffany untuk memesankan makanannya.
Beberapa menit kemudian makanan yang mereka pesan barusan telah tiba di meja makan mereka.
Begitu banyak jenis makanan yang tersaji di meja mereka, ternyata Revando sengaja memesan semua menu makanan yang tersedia di sana supaya Tiffany dapat mencobanya semua.
Bersambung...
Assalamualaikum sobat setia πMendadak Dinikahi CEO Sombong π Jangan lupa untuk terus dukung karya ini dengan cara Like dan tinggalkan komentar yang positif supaya karya ini menjadi lebih baik lagi ya sobat...
Terimakasih πππ
__ADS_1