Mendadak Dinikahi CEO Sombong

Mendadak Dinikahi CEO Sombong
Pria Itu ??


__ADS_3


Hari pun mulai berganti pagi, warna langit yang biru senja telah menanti Tiffany untuk berangkat ke sekolah, dengan memakai seragam putih abu abu dan ditambah senyuman manis di bibir indah Tiffany yang membuat Tiffany tampak begitu cantik sekali di pagi hari yang cerah ini.


"Hai Fany" sapa Luna dengan ramah ke Tiffany.


"Apa Lun" balas Tiffany dengan tersenyum ramah.


"Kenapa kemarin kamu nggak masuk sekolah, emang nya kamu sakit apa sih Fan" tanya Luna.


"Aku sakit.." jawab Tiffany dengan ragu.


"Sakit apa sih Fan, jangan buat aku khawatir" ujar Luna yang sangat mengkhawatirkan Tiffany.


"Sakit Hati!! " ujar Tiffany dengan bercanda.


"Nggak lah bohong, Sebenarnya aku nggak sakit apa apa Lun, kemarin pagi aku ada sedikit urusan, makanya kemarin aku terpaksa berbohong pura pura sakit supaya diberi izin" jelas Tiffany lagi.


"Oh syukur lah kalau begitu Fan, sepertinya kamu terlihat begitu bahagia di pagi ini Fan, emang nya ada apaan sih Fan" tanya Luna.


"Iya apa Lun, emangnya kelihatan banget ya Lun" ujar Tiffany sambil memegang wajahnya.


"Iya, sungguh terlihat jelas di wajah mu Fan" jawab Luna lagi.


"Masa sih Lun, iya Lun aku tuh hari ini senang banget, soalnya kemarin pagi aku berhasil mendapat kan pekerjaan paruh waktu Lun" ujar Tiffany dengan begitu gembira.


"Pekerjaan ??" Luna sangat terkejut mendengar Tiffany bekerja.


"Kerja apa Fan, sejak kapan kamu kerja Fan" dengan rasa penuh penasaran Luna bertanya ke Tiffany.


"Aku kerja di mini market Lun, dan hari ini merupakan hari pertama ku bekerja di sana" Tiffany memberi tau kabar bahagia nya ke Luna dengan begitu antusias.


Mendengar Tiffany bekerja paruh waktu Luna agak sedikit terkejut, dengan rasa penasaran nya Luna akhirnya bertanya kepada Tiffany.


"Fan Aku mau nanya ke Kamu, tapi Kamu janji ya jangan marah, kenapa Kamu tiba tiba memutuskan ingin bekerja sih Fan" tanya Luna.


"Alasan Aku tiba tiba memutuskan ingin bekerja paruh waktu adalah karena Aku ingin bantuin Mama untuk mencari uang Lun, sekarangkan Kamu tau sendiri kalau Papa Aku sudah tiada dan sekarang Aku hanya punya Mamaku, Makannya Lun Aku harus banget bantuin Mama Aku untuk cari uang supaya Mamaku enggak terlalu berat memikirkan masalah ekonomi di rumah Lun" Tiffany menjelaskan semuanya kepada Luna.


"Maafin Aku ya Fan, sungguh Aku nggak bermaksud menyinggung perasaan Kamu" Luna merasa sangat bersalah atas pertanyaan yang ia berikan kepada Tiffany tadi.


"Iya Luna nggak apa kok, Biasa aja kali" jawab Tiffany dengan tersenyum.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian...


...


TONG TONGGG (Tak terasa suara Lonceng pulang Sekolah telah tiba)


Semua Murid SMA Indata Berlarian Melewati Pintu Gerbang Sekolah.


"Yesss...!! akhirnya kita pulang juga" ujar Tiffany & Luna dengan begitu gembira.


"Jam berapa Fan kamu kerja hari ini" tanya Luna sambil berjalan menuju pulang, melewati pintu gerbang sekolah.


"Jam 4 Sore Lun, kenapa Lun" tanya balik Tiffany.


"Nggak ada Fan cuma nanya aja" ujar Luna.


Ketika sedang asik mengobrol dengan Luna tiba tiba Tiffany terkejut melihat sesosok Pria tampan yang sedang berdiri di samping mobil mewah yang sedang parkir tepat di depan pintu gerbang sekolah nya.


"Pria Itu..?? sepertinya Aku mengenalnya tapi siapa ya pria tampan itu" ujar Tiffany yang mencoba mengingat ingat siapa pria tampan itu.



Rupanya pria tampan itu adalah Revando.


"Lun Kamu duluan aja ya pulangnya" ujar Tiffany.


"Memang nya kenapa Fan" tanya Luna.


"Emm.. Oh ya tadi buku ku tertinggal di kelas jadi Aku mau mengambil nya, jadi Kamu duluan saja ya Lun" ujar Tiffany yang terpaksa berbohong kepada sahabat nya itu.


"Oh begitu baiklah Fan Aku duluan ya" ujar Luna.


Ternyata Revando sudah memperhatikan Tiffany dari tadi hanya saja Tiffany tidak menyadarinya.


Revando mulai berjalan mendekati Tiffany yang sedang mengobrol dengan Luna.


"Hai Tiffany " sapa Revando.


Spontan Tiffany pun langsung terkejut melihat Revando yang tiba tiba telah berada di sampingnya.


"Fany siapa kakak ini " tanya Luna yang langsung terpesona melihat ketampanan Revando.

__ADS_1


"Oh..." Tiffany tampak bingung harus berbuat apa.


"Ini.. Oh ya Dia adalah saudara jauh dari keluarga Papa ku" ujar Tiffany sambil mengedipkan mata nya ke arah Revando.


"Paman sedang apa Kamu di sini" ujar Tiffany sambil memberikan kode ke Revando.


"Okeh Aku tau pasti Paman di suruh Mama ku untuk menjemput ku pulang kan, maaf ya Paman karena Paman telah menungguku lama" Tiffany masih memberikan kode mengedipkan mata ke arah Revando.


"Hah" Revando terlihat kesal mendengar Tiffany memanggilnya dengan sebutan paman, dengan ekspresi mata yang sinis Revando memandangi Tiffany.


"Iya Tiffany Saya di suruh Mama Kamu untuk menjemput Kamu pulang" ujar Revando yang berpura pura menjadi Paman Tiffany di depan Luna.


"Woww Fany Paman mu tampan sekali wajahnya mirip sekali dengan aktor China Xiao Zhan, kenapa Kamu nggak pernah bilang sih jika Kamu punya Paman setampan ini" ujar Luna yang langsung jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Revando.


"Ayo Fany kita pulang, Mama Kamu sudah menunggu Kamu tuh di rumah" ujar Revando.


"Lun Aku duluan ya " ujar Tiffany.


"Iya Fan hati hati ya" ujar Luna.


"Oh ya Fan, salam kenal ya untuk paman mu yang tampan ini" Bisik Luna ke Tiffany.


"Heh, Iya iya Lun" jawab Tiffany.


Revando masuk terlebih dahulu ke dalam mobilnya, sedangkan Tiffany masih terdiam kaku di depan mobil Revando, terlihat jelas di wajah Tiffany jika dirinya saat ini sedang memikirkan banyak hal yang negatif terhadap Revando.


"Heyy Gadis Kecil cepat masuk" ujar Revando sambil menghidupkan klakson mobil nya.


Tiffany hanya diam, dirinya pura pura tak mendengar apa yang dikatakan Revando, wajahnya terlihat sangat takut dan Tiffany tampak sangat ragu untuk masuk ke dalam mobilnya Revando.


"Apa harus di paksa dulu baru Kamu mau masuk ke dalam mobil ini" ujar Revando.


"Nggak mau ah,, Saya nggak mau di anterin pulang sama Kamu" Tiffany menolak ajakan Revando dengan spontan.


"Saya bisa pulang sendiri kok, kalau emang ada yang mau di bicarakan, bicara aja sekarang" ujar Tiffany.


"Gadis Kecil yang Sombong" ujar Revando didalam hati nya.


"Saya rasa nggak mesti kan Saya harus tarik Kamu atau paksa Kamu untuk naik ke dalam mobil ini atau mesti Saya bilang di depan teman teman Kamu bahwa Papa kebanggaan Kamu punya hutang yang cukup besar sama Saya" Revando mulai mengancam Tiffany.


Bersambung..

__ADS_1


Sahabat setia "Mendadak Dinikahi CEO Sombong" jangan lupa bantu Like dan bantu dukungan dengan komentar yang positif ya sobat..


Terima kasih..


__ADS_2