Mendadak Dinikahi CEO Sombong

Mendadak Dinikahi CEO Sombong
Diabaikan


__ADS_3

Tiffany yang saat itu sedang berlutut dikaki nya Revando sambil menangis dengan tersedu-sedu berharap dirinya dapat dimaafkan oleh Revando.


Revando yang saat itu sedang berdiri langsung duduk tepat di hadapan Tiffany, sambil memegang keras wajah Tiffany Revando pun berkata "Jangan harap saya bisa tertipu dengan wajah polos picik mu itu" ujar Revando yang lalu pergi meninggalkan Tiffany.


"Tuan muda aku mohon tolong maafkan aku" ujar Tiffany yang masih terduduk sambil menangis.


Revando terus saja mengabaikan permintaan maaf dari Tiffany, dan Revando pun langsung berbaring di atas ranjang tempat tidurnya, hingga Revando pun tertidur.


Melihat Revando telah tertidur di atas ranjang Tiffany tampak bingung ingin tidur dimana.


"Malam ini aku harus tidur dimana, jika aku tidur disamping Tuan muda Revando pasti besok dia akan sangat marah, karena dia saat ini sangat membenciku" ujar Tiffany yang sedang berdiri di samping tempat tidur Revando.


Tiffany pun lalu mengambil satu bantal dan menarok bantal itu dilantai, dan Tiffany pun mulai membaringkan tubuhnya dilantai, tanpa selimut Tiffany pun tertidur dilantai.


Dengan perlahan lahan Revando pun membuka matanya, perasaan iba saat melihat Tiffany tertidur dilantai Revando rasakan, tapi dia harus membuang perasaan iba nya terhadap Tiffany, karena dirinya sangat kecewa dengan perbuatan Tiffany yang telah membohongi nya, Revando pun melanjutkan tidurnya kembali, tanpa memberikan sehelai selimut pun kepada Tiffany.

__ADS_1


Hingga pagi pun tiba, Revando yang saat itu terbangun duluan langsung melihat kearah Tiffany yang saat itu masih tertidur dilantai, wajahnya Tiffany terlihat sedikit pucat akibat kedinginan, Revando pun perlahan lahan mendekati Tiffany lalu menatap kening nya, terasa suhu tubuh Tiffany sedikit tinggi, wajah Revando pun terlihat cemas, tapi disaat dia mengingat kejadian kemarin, dia pun langsung pergi meninggalkan Tiffany, hingga tak lama kemudian Tiffany pun terbangun.


Disaat Tiffany terbangun, kepalanya terasa begitu berat, tetapi dia berusaha tetap terlihat tegar dihadapan Revando.


"Selamat pagi Tuan muda Revando, pagi pagi begini sudah rapi sekali, Tuan muda ingin berangkat kerja ya" ujar Tiffany yang langsung mendekati Revando yang saat itu sedang memasang dasi.


Revando yang saat itu sedang memasang dasinya pura pura tidak mendengar sapaan dari Tiffany, dan terlihat masih mengabaikannya.


Walaupun dirinya masih diabaikan oleh Revando Tiffany sangat berusaha untuk dapat berinteraksi lagi dengan Revando.


"Wah Tuan muda kemeja ini terlihat sangat cocok untuk anda, Tuan muda terlihat begitu tampan saat mengenakan kemeja ini" ujar Tiffany yang masih berusaha untuk dapat berinteraksi dengan Revando.


...


"Ternyata Tuan muda Revando masih marah kepada ku, ya tuhan aku harus bagaimana sekarang" ujar Tiffany.

__ADS_1


Tiffany pun langsung menyusul Revando yang saat itu sedang berada di halaman rumahnya yang sedang bersiap-siap ingin berangkat ke kantornya.


"Tuan muda tunggu" sambil berlari Tiffany memanggil Revando.


"Tuan muda ingin langsung berangkat ke kantor ya, apa Tuan muda tidak ingin sarapan pagi terlebih dahulu" ujar Tiffany dengan nafas yang masih ngos-ngosan karena dirinya harus berlari mengejar Revando yang saat itu sedang bersiap-siap untuk berangkat ke kantornya.


Tanpa menoleh sedikitpun ke arah Tiffany Revando pun langsung masuk ke dalam mobilnya.


"Ayo pak jalan" perintah Revando kepada supirnya.


"Baik Tuan" jawab supir pribadi Revando yang langsung menjalankan mobilnya.


Tiffany yang saat itu masih berdiri didepan halaman rumahnya Revando hanya bisa megintari Revando pergi sambil merenungkan kembali kesalahannya.


Bersambung...

__ADS_1


Assalamualaikum sobat setia ๐Ÿ’žMendadak Dinikahi CEO Sombong ๐Ÿ’ž Jangan lupa untuk terus dukung karya ini dengan cara Like dan tinggalkan komentar yang positif supaya karya ini menjadi lebih baik lagi ya sobat...


Terimakasih ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š


__ADS_2