
Ruang tamu dikediaman milik orangtuanya Revando.
Mama Tania terkejut melihat kehadiran Tiffany.
"Siapa gadis SMA ini Revan?? " tanya mama Tania sambil menatap sinis ke arah Tiffany.
"Dia adalah Tiffany Ma" jawab Revando.
"Tiffany kenalin ini Mama saya" ujar Revando yang mencoba memperkenalkan mereka.
Tiffany pun langsung menyulurkan tangannya dan ingin salam kepada Mama Tania.
Akan tetapi Mama Tania hanya membuang muka saja.
"Halo Tante" sapa Tiffany lagi ke mama Tania.
"Revan sini sebentar mama mau bicara" ujar mama Tania yang langsung menarik paksa putra kesayangannya itu ke ruangan belakang.
...
"Ada apa sih ma" tanya Revando yang telah tiba ruangan belakang.
"Siapa sebenarnya gadis SMA itu" tanya mama Tania dengan marah.
"Oh... Tiffany, Dia adalah pacar saya ma" jawab Revando dengan begitu santai.
Mama Tania tak bisa menerima Tiffany sebagai kekasihnya Revando karena mama Tania telah memilih calon istri untuk anaknya kesayangannya itu dengan sendiri yaitu Tasya Jessica.
"Revan kamu serius apa yang kamu ucapan kan sekarang, gadis itu masih kecil Revan, kamu tidak akan menikahi nya kan" ujar mama Tania dengan sangat marah.
"Untuk masalah itu ma, mama nggak berhak ikut campur urusan pribadi saya, mau saya pacaran sama siapa atau mau saya menikahi siapa itu urusan saya" jawab Revando dengan tegas.
Mama Tania yang tak terima ucapan Revando itu pun langsung menampar wajah Revando.
"Plak" mama Tania menampar wajah putra kesayangannya itu.
"Mama nggak bisa ikut campur urusan pribadi kamu, kamu jangan bercanda Revan semua yang bersangkutan dengan kamu mama berhak ikut campur termasuk calon istri untuk kamu nanti" ujar mama Tania dengan penuh emosi.
"Mama nggak mau tau pokoknya kamu harus putusin cewek itu sekarang juga, karena sebentar lagi mama akan mengatur pertunangan kamu sama Tasya secepatnya, jadi mama harap kamu bisa menyelesaikan masalah kamu sama gadis SMA itu secepatnya" ujar mama Tania sambil menunjuk nunjuk ke arah Revando.
"Terserah mama mau bilang apa, pokoknya pertunangan saya sama Tasya itu tidak akan mungkin terjadi" ujar Revando yang lalu langsung meninggalkan mama Tania.
Ruang belakang dikediaman rumah orangtuanya Revando.
Kembali lagi ke Tiffany.
...
"Mengapa mereka lama sekali, ya ampun bagaimana ini kenapa Aku tiba tiba kebelet mau pipis di sebelah mana nya ya kamar mandi nya" ujar Tiffany yang sedang duduk di ruang tamu sambil menunggu Revando.
"Bik" Tiffany memanggil salah satu pekerja di rumah Revan.
__ADS_1
"Iya kenapa neng" jawab Bibi.
"Maaf mau nanya Bik kamar mandinya sebelah mana ya, soalnya saya kebelet mau pipis nih" ujar Tiffany.
"Oh sebelah sana neng lurus aja" ujar Bibi sambil menunjukkan arah jalan ke kamar mandi kepada Tiffany.
"Oke Bik makasih" ujar Tiffany yang langsung berjalan ke arah menuju kamar mandi.
Diperjalanan menuju ke arah kamar mandi Tiffany dibuat terkagum-kagum oleh mewah rumah tersebut.
"Ya ampun betapa luasnya rumah ini, rumah ini benar benar mewah sekali, Oh ya rumah ini bagaikan rumah nya Goo Jun Pyo di drama Boys Before Flowers sungguh beruntung sekali hidupnya pria sombong itu" ujar Tiffany dengan terkagum-kagum.
Hampir 10 menit pun berlalu.
"Astaga kenapa belum ketemu juga kamar mandi nya, Oh tunggu sebentar ini dia akhirnya ketemu" ujar Tiffany dengan lega karena telah menemukan kamar mandi tersebut.
Setelah selesai buang air kecil Tiffany segera kembali ke ruangan tamu tadi, akan tetapi Tiffany tampak sedikit kebingungan karena Tiffany lupa dengan jalan menuju ke ruang tamu tadi.
"Ya ampun kenapa Aku ini bodoh sekali, kenapa Aku bisa lupa jalan menuju ke ruangan tadi" ujar Tiffany dengan penuh kebingungan.
"Ahh mungkin lewat ruangan ini" ujar Tiffany yang langsung masuk ke dalam ruangan tersebut.
ternyata itu adalah Kamarnya Revando.
"Astaga ini adalah kamar nya Revan, kamar nya bahkan lebih besar dari pada rumah ku, huh Dia benar benar kaya sekali" ujar Tiffany dengan kagum.
Kembali lagi ke Revando.
...
"REVAN..!!" teriak mama Tania memanggil Revando.
"Paman kamu dipanggil tu sama mama kamu" Tiffany yang telah kembali ke ruangan tamu tersebut mendengar teriakan mama Tania yang sangat kencang.
"Sudah diam nggak usah ikut campur urusan keluarga saya" ujar Revando.
"Siapa juga yang ikut campur urusan kamu, saya kan cuma bilang kalau kamu di panggil sama mama kamu, Dasar Pria Aneh" jawab Tiffany.
...
"TUK TUKKK" langkah kaki mama Tania yang sedang berjalan menghampiri Revando.
"Revan mama masih belum selesai bicaranya sama kamu" ujar mama Tania.
"Ayo Tiffany kita pulang" Revando terus mengabaikan ucapan mama Tania.
Di sisi lain Tiffany tampak begitu bingung.
"Ayo Tiffany kita pulang, kamu nggak mau pulang atau kamu mau saya tinggal" Bentak Revando.
"Tante saya dan juga Kak Revando pamit pulang dulu ya" ujar Tiffany.
Revando langsung menarik tangan Tiffany untuk keluar dari rumah orangtuanya tersebut.
__ADS_1
...
"ihh sakit tau saya bisa jalan sendiri" ujar Tiffany sambil mencoba melepaskan tangan Revando dari tangannya.
"Kamu jangan buat hati saya tambah kesal, cepat masuk ke mobil" Bentak Revando lagi.
"Dasar Pria Aneh" jawab Tiffany yang lalu masuk ke dalam mobilnya Revando.
Revando lalu masuk ke dalam mobil dan langsung pergi meninggal kan rumah orangtuanya itu.
...
"PRANGKK PRANGKKK" setelah Revando & Tiffany pergi mama Tania membanting semua pas bunga yang ada di sekitarnya.
"Nyonya sabar" ujar Bibi yang mencoba menenangkan mama Tania.
"Anak itu benar benar keras kepala sekali" ujar mama Tania dengan begitu marah.
Di saat mama Tania sedang sibuk membanting pot bunga di sekitarnya, tiba-tiba suara handphone milik mama Tania berbunyi.
DRINGKK DRINGKKK (bunyi telepon)
"Nyonya ada telepon dari mbak Tasya" ujar Bibi yang langsung memberikan handphone tersebut ke mama Tania.
"Sini angkat Bik" ujar mama Tania yang langsung menenangkan dirinya.
📱"Halo Tante apa kabar" ujar Tasya dari dalam telepon.
📱"Baik sayang, kamu bagaimana kabarnya di sana sayang" tanya balik mama Tania ke Tasya.
📱"Baik Tante, Oh ya tante hari ini Aku pulang ke Indonesia sekarang Tasya lagi di bandara ni tan" ujar Tasya.
📱"Sekarang kamu sudah di bandara ya sayang, biar tante jemput kamu sekarang ya" ujar mama Tania.
📱"Nggak usah Tante nanti Tasya malah nyusahin Tante, Oh ya Tan di mana Kak Revan" ujar Tasya.
📱"Revan lagi sibuk banget sayang, biar Tante aja ya yang jemput kamu, nggak ngerepotin Tante kok sayang lagi pula Tante bosan ni cuma di rumah aja, jadi biar Tante aja ya yang jemput kamu sekarang" ujar mama Tania.
📱"Okey deh Tante makasih banyak ya Tan" Tasya sedikit kecewa karena tak bisa di jemput oleh Revando.
KRIKKK KRIKK suasana didalam mobilnya Revando, Revando dan Tiffany hanya diam satu sama lain.
"Tumben kamu diam biasanya ngoceh aja terus" ujar Revando yang mencoba membuka pembicaraan lebih dulu.
"Apaan sih ngomong salah diam salah dasar aneh" Tiffany menjawab dengan begitu jutek.
"OH MY GOOD sekarang sudah jam 3 , cepatan dikit dong nyetirnya" ujar Tiffany dengan panik.
"Kenapa jadi kamu yang ngatur ngatur saya" jawab Revando.
Bersambung...
Hai sobat setia "Mendadak Dinikahi CEO Sombong" Jangan lupa untuk terus dukung karya ini dengan cara memberi Like dan tinggalkan komentar yang positif supaya karya ini menjadi lebih baik lagi ya sobat 🙏🙏..
Terimakasih 🙏🙏
__ADS_1