Mendadak Dinikahi CEO Sombong

Mendadak Dinikahi CEO Sombong
Mencari Pertolongan


__ADS_3

Revando yang telah Melangkahkan kakinya untuk pergi meninggalkan rumah Tiffany tiba tiba saja memberhentikan langkahnya dan memutarkan kembali arah tubuhnya ke Tiffany.



"Oh ya satu lagi Tiffany, Jangan lupa jaga kesehatan soalnya saya nggak mau jika kamu sampai sakit di hari pernikahan kita nanti " ujar Revando dengan senyuman yang mengerikan.


Mendengar ungkapan Revando barusan Tiffany hanya bisa menangis dirinya tak mampu lagi untuk berkata satu kata pun.



"Sabar Nak Mama nggak bakal biarin jika pria jahat itu sampai menikahi kamu, Mama akan berusaha sekuat tenaga Mama untuk dapat melunasi hutang itu dengan sesegera & secepat mungkin, sudah jangan menangis lagi Nak, Mama sungguh sedih melihat kamu menangis seperti ini " ujar Mama Siska yang juga ikut menangis bersama Tiffany.


"Iya ma, Mama juga jangan menangis lagi ya, Tiffany juga akan berusaha sebaik mungkin untuk bantuin Mama melunasi hutang kita kepada pria jahat itu " ujar Tiffany yang terus mencoba untuk terlihat tegar.


Malam pun tiba, Tiffany yang saat itu sedang duduk di kursi belajarnya sambil memegang handphonenya tampak begitu ragu untuk menekan tombol panggilan ke nomor paman nya, sudah hampir 5 menit Tiffany memandangi nomor telepon pamannya tersebut dan akhirnya Tiffany memberanikan diri untuk menghubungi pamannya tersebut.



DRINGKK DRINGKKKK (Syukurlah nomor paman nya aktif)


๐Ÿ“ฑ"Iya Hello, ada apa Tiffany ??" ternyata yang mengangkat telepon tersebut adalah istri nya paman dari Tiffany.

__ADS_1


๐Ÿ“ฑ"Assalamualaikum bi, paman nya ada?? " tanya Tiffany.


๐Ÿ“ฑ"Paman kamu lagi pergi, memangnya ada apa, ngomong aja sekarang nanti bibi pasti sampaikan ke paman kamu " ujar bibi yani dengan begitu singkat.


๐Ÿ“ฑ"Begini Bi, pertama tama Fany mau minta maaf kepada paman dan juga bibi karena keluarga Fany telah sering menyusahkan kalian, begini Bi Tiffany sama Mama mau minta tolong kepada Bibi dan juga Paman, sebenarnya Bi Fany sama Mama terlilit hutang yang cukup besar kepada seorang pria, Fany mohon bantuan Bibi dan juga Paman, insyaallah jika Fany tamat sekolah nanti Fany akan langsung kembalikan uang Bibi dan juga Paman dengan secepatnya " ujar Tiffany yang mencoba meminjam uang kepada Bibi dan juga pamannya .


๐Ÿ“ฑ"Aduh Fany bukannya bibi sama paman kamu nggak mau bantuin keluarga kamu, tapi kamu tau sendirikan kalau bibi sama paman kamu ini lagi susah, untuk bayar sekolah nya nova aja susah banget (Nova adalah nama anaknya bibi dan paman) jadi maaf banget ya bibi nggak bisa bantu" ujar bibi yani yang begitu judes.


๐Ÿ“ฑ"Iya bi tidak apa, Fany bisa mengerti bi " jawab Tiffany.


๐Ÿ“ฑ"Syukur deh kalau kamu ngerti" ujar bibi yani sambil mematikan langsung teleponnya.


"Siapa bu yang nelpon " tanya paman deni (Deni adalah nama paman nya Tiffany )


"Tumben Tiffany menelepon bu, apa Tiffany sedang kesulitan " tanya paman deni lagi.


"Tumben Tumben!! udah deh nggak usah mikirin anak orang lain pikirkan saja anak kandung kamu Nova, Tiffany itu benar-benar nggak tau diri banget masa tiba tiba mau pinjam uang ke kita dia pikir kita mesin pencetak uang apa" jawab bibi yani lagi dengan marah.


"Betul ayah dari pada kasih pinjam Tiffany uang mending uangnya kasih ke Nova aja untuk Nova beli'in hanphone baru" sambung Nova anak dari bibi Yani dan paman Deni.


"Apa apaan kalian berdua ini, Tiffany itu adalah keponakan kandung ayah, bagi ayah dia sama seperti putri ayah sendiri " jawab paman Deni dengan marah.

__ADS_1


"Iya ya seperti anak sendiri, anak kandung kamu Nova aja susah banget kamu menghidupi nya, apalagi kalau mau di tambah bantu anak orang lain lagi "ujar bibi yani.


Sin berpindah lagi ke Tiffany lagi.


"Ya Allah harus kemana lagi Saya mencari pinjaman uang ini " ujar Tiffany dengan rasa sedikit putus asa.


"Terpaksa Aku harus menjual sepeda motor ku walaupun Aku tau sepeda motor ku itu masih belum cukup untuk melunasi semua hutang ku kepada sih Revando pria egois itu, tapi tidak apa setidaknya hutang itu berkurang sedikit dan aku tinggal mencari sisanya lagi" ujar Tiffany yang mulai untuk bangkit kembali.


Tiffany pun mulai memposting motor scupy nya ke sosial medianya.



Dan akhirnya sepeda motor scupy kesayangan Tiffany telah laku terjual, perasaan sedih karena harus berpisah dari sepeda motornya pasti ada, akan tetapi Tiffany terus berusaha terlihat tegar dan selalu berfikir positif supaya dirinya bisa secepat mungkin melunasi hutangnya kepada Revando.


Walaupun perasaan Tiffany saat ini sedang sedih dan pikirannya selalu di hantui oleh pernikahan dirinya dengan seorang pria yang sangat di benci oleh nya, Tiffany tetap melakukan aktivitas sehari harinya seperti biasanya di pagi hari Tiffany tetap bersekolah dan sepulang sekolah Tiffany langsung bekerja di supermarket Aa.



Ketika Tiffany sedang bekerja di supermarket Aa sekitar pukul setengah 9 malam, tiba tiba ia dihampiri oleh sesosok pria tampan.


Bersambung...

__ADS_1


Assalamualaikum sobat setia ๐Ÿ’žMendadak Dinikahi CEO Sombong๐Ÿ’ž jangan lupa untuk terus dukung karya ini dengan cara Like dan tinggalkan komentar yang positif supaya karya ini menjadi lebih baik lagi...


Terimakasih ๐Ÿ™๐Ÿ’ž


__ADS_2