Mendadak Dinikahi CEO Sombong

Mendadak Dinikahi CEO Sombong
Rencana Pernikahan


__ADS_3

Setelah cukup lama melakukan fitting baju pengantin akhirnya selesai juga, Revando dan juga Tiffany akhirnya pulang dan pergi meninggalkan Butik mas Jecky.


Dalam perjalanan mengantar Tiffany pulang ke rumahnya terlihat jelas suasana didalam mobil Revando terasa begitu Hening, Revando yang saat itu tampak begitu fokus mengemudikan kendaraannya tanpa berbicara satu kata pun, sedangkan di sisi lain Tiffany hanya termenung seperti memikirkan begitu banyak hal, dan Revando yang sedang fokus mengemudi terlihat sedang mencuri curi pandang ke arah Tiffany, meskipun begitu Revando juga masih tetap tak berkata satu kata pun ke Tiffany.


...


Sedangkan di sisi lain,,


Kekhawatiran terlihat jelas di wajah Mama Siska, dirinya dari tadi terlihat Mondar Mandir keluar masuk ke dalam rumahnya, tatapan matanya terus menatap ke arah jam dinding dan wajahnya terlihat begitu cemas memikirkan kenapa putri kesayangannya itu belum juga pulang, Mama Siska terus mencoba menghubungi no handphone Tiffany dan hal hasil nomor Tiffany tidak aktif aktif juga, dan akhirnya Mama Siska mencoba menghubungi Luna, berharap putri kesayangannya itu sedang pergi bersama Luna.


DRINGKK DRINGKKK (menghubungi nomor Luna)


πŸ“±"Assalamualaikum Tante, iya ada apa Tante " sahut Luna dari telepon.


πŸ“±"Luna maaf Tante mau nanya, apa Tiffany sedang bersama kamu sekarang Nak?? " tanya Mama Siska dengan begitu khawatir.


πŸ“±"Nggak Tan sekarang Luna sedang ada di rumah, bukannya Tiffany sudah pulang ya Tan dari tadi " ujar luna.


πŸ“±"Tiffany masih belum pulang juga Nak, Ya Allah kemana lagi Tante harus mencarinya " dengan nada suara yang mulai bergetar Mama Siska akhirnya tidak mampu lagi untuk menahan air matanya, Mama Siska pun akhirnya menangis memikirkan putri kesayangannya itu yang masih belum kembali.


πŸ“±"Tante tenang dulu ya, Luna akan tanya ke anak anak yang lain, siapa tau aja Tiffany pergi main bersama anak anak yang lain di sekolah, Tante jangan sedih dulu, Luna yakin pasti Tiffany baik baik aja kok Tante" Mendengar Tiffany sudah jam 5 sore belum pulang, Luna sedikit terkejut , akan tetapi Luna mencoba menenangkan Mama Siska supaya dirinya tidak terlalu cemas.


...


Beberapa menit kemudian..


Hingga sampailah di depan rumahnya Tiffany, Revando & Tiffany masih diam satu sama lainnya, Tiffany pun langsung turun meninggalkan mobil tanpa mengucapkan satu kata pun terhadap Revando begitu juga sebaliknya dengan Revando.


Ketika Mama Siska sedang menelepon Luna tiba tiba terdengar lah suara mobil yang berhenti tepat di depan pagar rumahnya, dan Mama Siska pun langsung berlari membuka pintu rumahnya, Berharap semoga itu adalah putri kesayangannya.


"KREKK" Mama Siska membuka pintu depan rumahnya, ternyata benar itu adalah putri kesayangannya Tiffany.

__ADS_1


πŸ“±"Luna Alhamdulillah Tiffany pulang, nanti Tante hubungi lagi ya " ujar Mama Siska.


Mendengar bahwa Tiffany sudah pulang Luna pun merasa sungguh lega.


πŸ“±"Syukurlah Tante" ujar Luna sambil mengelus dadanya.


...


"Fany kenapa hari ini kamu pulang terlambat Nak, kamu di antar sama siapa Nak, itu bukannya Revando" ujar Mama Siska sambil memandang ke arah mobil Revando, mobil Revando yang saat itu masih berhenti tepat didepan rumahnya.



Revando tampak begitu ragu untuk turun dari mobilnya akhirnya Revando memutuskan untuk turun dan menemui Mama Siska.


TUKK TUKKK (suara langkah kaki Revando)


Mama Siska terlihat sedikit takut melihat ekspresi wajahnya Revando yang tampak begitu serius yang sedang berdiri tepat di hadapannya.


Dan dengan tatapan mata yang terlihat begitu khawatir Mama Siska memperhatikan ekspresi raut wajah anaknya yang terlihat begitu sedih seperti sedang menutupi sesuatu hal darinya.


...


"Sebenarnya alasan Saya kenapa bisa mengantar Tiffany pulang sekarang karena hari ini saya dan Tiffany.. ?? Oh ya Bu Apa boleh Saya masuk dulu ke dalam soalnya ada hal penting yang mau saya sampaikan kepada Ibu dan juga Tiffany" ujar Revando yang masih berdiri di depan teras rumahnya Tiffany.


"Hal penting apa Nak?? Ayo ayo masuk dulu kita bicara di dalam" ujar Mama Siska sambil mempersilakan Revando masuk.


Mama Siska, Tiffany dan juga Revando mulai masuk ke dalam rumah dan mereka langsung duduk di kursi ruang tamu.


"Yang pertama tama saya minta maaf kepada ibu karena sudah membuat ibu cemas, jadi hari ini saya mengajak Tiffany pergi ke butik bersama saya" ujar Revando.


"Ke Butik?? " ujar Mama Siska dengan bingung.

__ADS_1


"Iya Ke Butik Bu,, Jadi hari ini saya dan juga Tiffany pergi ke butik untuk melakukan fiting baju pengantin saya bersama Tiffany " jelas Revando.


"Fiting Baju Pengantin?? Tunggu sebentar ibu masih belum mengerti apa yang kamu ucapkan" ujar Mama Siska yang terlihat begitu bingung.


"Tiffany apa kamu belum memberi tahu Mama kamu tentang percakapan whatsapp kita kemarin malam" dengan tatapan mata yang begitu tajam Revando bertanya kepada Tiffany.


"Kenapa saya harus memberi tahu mama saya, tentang hal yang menurut saya itu sungguh tidak penting, oh ya satu lagi, hal itu tidak mungkin terjadi " jawab Tiffany dengan begitu berani.


"Sepertinya saya tidak perlu basa basi lagi, jadi Saya sudah memutuskan untuk menikahi putri ibu Tiffany, Saya dan juga Tiffany akan segara melangsungkan pernikahan di akhir bulan ini" ujar Revando.


" TIDAK..!! " ungkap Tiffany yang saat itu sedang duduk di samping Mama Siska tiba tiba langsung berdiri.


"TIDAK!! Saya tidak mau menikah dengan kamu, usia saya saat ini masih terlalu muda untuk menikah, Masalah hutang saya akan segara melunasi nya dalam waktu dekat ini" ujar Tiffany yang mencoba menentang pernikahannya bersama Revando.


"Huh terserah kamu mau menerima nya atau tidak, yang pasti ada satu hal yang harus kamu ketahui, kamu nggak akan bisa menolak pernikahan ini " tegas Revando.


"Jangan pernah kamu sakiti anak saya Tiffany, dia tidak ada hubungannya dengan hutang ini, saya lah yang bertanggung jawab atas semua hutang ini, saya akan berusaha sekuat tenaga saya untuk bisa melunasi hutang itu dengan segera" ujar Mama Siska yang mencoba melindungi putri nya.


"Kalian tidak perlu mengulur gulur waktu lagi, mau sekarang atau tahun depan hasil nya pasti akan sama, dengan kemampuan kalian hanya sebatas ini, sudah bisa di pastikan jika kalian tidak akan pernah bisa melunasi hutang itu, apa kalian masih juga belum mengerti " ujar Revando.


"Ma Fany nggak mau menikah sekarang, Fany masih mau sekolah, masih ingin bersenang senang bersama teman teman di sekolah " ungkap Tiffany sambil memeluk erat sang Mama.


"Sepertinya saya tidak perlu untuk berlama lama lagi di sini, karena menurut saya apa yang sudah saya sampaikan ke kalian berdua tadi sudah sangat jelas" ujar Revando yang lalu berdiri dari tempat duduknya dan mulai melangkah kakinya keluar dan meninggalkan rumah Tiffany.


"Oh ya satu lagi Tiffany" ujar Revando sambil membalikkan tubuhnya ke arah belakang.


Bersambung..


Assalamualaikum sobat setia πŸ’žMendadak Dinikahi CEO Sombong πŸ’ž Jangan lupa untuk terus dukung karya ini dengan cara Like dan tinggalkan komentar yang positif supaya karya ini menjadi lebih baik lagi ya sobat..


Terimakasih πŸ™πŸ˜Š

__ADS_1


__ADS_2