Mendadak Dinikahi CEO Sombong

Mendadak Dinikahi CEO Sombong
Terkejut


__ADS_3

Malam Pertama mereka berdua pun tiba.



Tiffany yang saat itu berdiri tepat di samping ranjang mereka pun berkata, "maaf Tuan muda Revando rasanya agak kurang nyaman jika kita harus tidur di satu ranjang yang sama" ujar Tiffany dengan gugup.


"Kamu benar tapi mau bagaimana lagi terpaksa kamu yang harus tidur dibawah malam ini, kamu nggak keberatan kan Tiffany??" Ujar Revando yang saat itu telah berbaring di atas ranjangnya.


"Hemm, begini Tuan muda apa tidak sebaiknya Tuan muda saja yang tidur dilantai malam ini, iya setidaknya seorang pria harus mengalah kepada perempuan" ujar Tiffany yang saat itu masih berdiri di samping ranjang mereka.


"Saya tidak terbiasa tidur di lantai, jika saya melakukan nya maka keesokan harinya tubuh saya akan terasa sakit semua" ujar Revando yang tak mau mengalah kepada Tiffany.


"Kamu kira saya terbiasa tidur di lantai" jawab Tiffany dengan suara pelannya.


"Dasar pria egois" sambil menyusun bantal dibawah Tiffany tak henti hentinya mengomel.


"Saya mendengarnya" jawab Revando dengan mata tertutup.


Karena takut dimarahi oleh Revando, Tiffany pun langsung pura-pura tertidur, Suasana di kamar itu pun terasa begitu hening.


"Apakah ia sudah tidur" dengan perlahan lahan Tiffany melirik kearah Revando.


"Menyebalkan sekali ia benar-benar tertidur, tidak ada rasa mau mengalah sedikit pun terhadap perempuan, sungguh pria yang egois" ujarnya yang masih mengomel didalam hati.


Tiffany yang saat itu sedang duduk dilantai samping ranjangnya Revando pun berkata, "Ya Tuhan bagaimana bisa ia masih terlihat begitu tampan di saat dirinya telah tertidur pulas, bibirnya tertutup rapat dan tubuh indahnya terlihat tidak lasak ke sana kemari, dimana dirinya mempelajari gaya tidur yang sempurna seperti ini" puji Tiffany.


Dan tak lama kemudian Tiffany pun akhirnya tertidur.


Di saat Tiffany telah tertidur, Tiba tiba Revando membuka mata nya, ternyata Revando dari tadi hanya berpura pura tidur.


Disaat Tiffany telah tertidur Revando pun mulai turun dari ranjang tempat tidurnya, dengan perlahan lahan ia mendekati Tiffany.


"Kasian sepertinya ia sangat kedinginan" ujar Revando sambil memandangi wajah cantik Tiffany.


Setelah memandangi wajah Tiffany cukup lama Revando tiba-tiba langsung menggendong Tiffany dan menaruhnya di atas ranjang.


Dan tak lupa Revando pun menyelimuti nya dengan selimut yang hangat, setelah selesai Revando pun akhirnya tertidur di samping Tiffany.


Di saat Revando mulai menutupkan matanya, tiba tiba dada nya terasa sangat sakit seperti ada seseorang yang sedang memukulinya.


Ternyata itu adalah tangannya Tiffany, Tiffany tidur dengan sangat lasak membuat Revando merasa sangat tidak nyaman.


"HROKKK" suara ngorok Tiffany tidur sangat berisik sehingga membuat tidur Revando bertambah sangat tidak nyaman.


"Bagaimana cara menghilangkan suara ngorok dari anak kecil ini??" Dengan ekspresi wajah yang datar, Revando memandangi Tiffany yang sedang tertidur pulas.


Beberapa jam kemudian mata Revando pun mulai terasa sangat berat, dan tak lama kemudian Revando pun langsung ikut tertidur.


Seperti pagi hari biasanya Alarm Tiffany selalu berbunyi dengan volume suara yang full.


Terkejutnya Revando saat mendengar suara Alarm Tiffany yang begitu keras.


I can do this all day

__ADS_1


Back it up, back it up (yeah)


서둘러 'hit that line'


시간 아까워 아까워 (you should)


필요 없어 no more sign ya


네가 어디에 있던 I can find ya


It's gonna be alright


손을 맞대 make a wish


Tiffany mengunakan lagu NCT U yang berjudul Make a Wish sebagai nada dering alarm nya.


"Siapa yang menghidupkan lagu begitu kencang di pagi buta seperti ini" ujar Revando yang masih setengah sadar.


Tiffany yang masih setengah sadar juga, dengan mata yang masih tertutup, seperti biasanya Tiffany mencoba mencari handphone nya dengan meraba raba disekitar tempat tidurnya.


"Nah ini dia ketemu" ujar Tiffany dengan mata yang masih tertutup.


"Tapi ini tidak terasa seperti handphone ku" ujar Tiffany lagi dengan mata yang masih tertutup.


Dengan perlahan lahan Tiffany pun akhirnya membuka kedua matanya.


Tiffany sangat Shock melihat seorang pria yang sedang tertidur di samping dirinya.


"PLAKKK" tanpa berfikir panjang Tiffany langsung menampar Revando yang saat itu masih setengah sadar dari tidurnya.


"Hah Apa Kamu Sudah Tidak Waras !!, sehingga membuat mu menghidupkan lagu dengan begitu kencang di pagi buta seperti ini" Bentak Revando.


"Dan Apa Masih Belum Cukup!! , Kamu mengacaukan tidur Saya semalam dan di pagi buta ini kamu telah membuat kesalahan yang besar" dengan sangat marah Revando mengucapkan nya ke Tiffany.


"Tu..tu... Tuan saya sungguh tidak sengaja melakukan nya, Saya Mohon Tuan maaf kan Saya kali ini saja" ujar Tiffany yang langsung tersadar dari tidurnya.


"Keluar Kamu Dari Kamar Ini Sekarang" ujar Revando sambil menunjukan arah pintu keluar kepada Tiffany.


"Nyesel saya ngizinin kamu tidur di samping saya" ujar Revando lagi.


Tiffany pun akhirnya meninggalkan kamar Revando, Tiffany yang masih berdiri didepan pintu kamar Revando tiba tiba sangat terkejut melihat Revando menutup pintu kamarnya dengan sangat kencang.


"Celegar" dengan sengaja Revando menutup pintu kamarnya dengan sangat kencang.



"Astagfirullah" ujar Tiffany yang kaget mendengar suara pintu kamar yang begitu kencang.


"Nona Tiffany mengapa hanya berdiri didepan pintu, Oh ya Nona apa Tuan muda Revando sudah bangun??" Ujar Bik Jasmine.


"Sudah Bik, Tuan muda Revando nya ada didalam" jawab Tiffany.


"TOKKK TOKKK" Bik Jasmine mengetok pintu kamarnya Revando.

__ADS_1


"Tuan muda, apa Tuan muda sudah bangun??" Tanya Bik Jasmine dengan sangat sopan.


"Iya Bik, ada apa " jawab Revando dari dalam kamarnya.


"Sarapan pagi untuk Tuan muda Revando dan Nona Tiffany sudah siap" ujar Bik Jasmine.


"Baik Bik terimakasih, sebentar lagi saya turun" jawab Revando yang masih dari dalam kamarnya lagi.


"Baiklah Tuan kalau begitu, saya permisi dulu" ujar Bik Jasmine.


"Dan Nona Tiffany saya permisi dulu" ujar Bik Jasmine lagi yang lalu pergi meninggalkan mereka.


Revando pun melanjutkan lagi tidurnya kembali.


1 Jam Kemudian...


Revando telah terbangun dari tidurnya dan ingin segera turun untuk sarapan pagi yang telah menantinya.


Disaat ia membuka pintu kamarnya, "Ngapain kamu masih berdiri di depan pintu, kayak nggak punya kerjaan aja" ujar Revando dengan begitu kaget melihat Tiffany yang sedang berdiri tepat di depan pintu kamarnya.


"Tuan muda Revando sungguh Saya tidak sengaja melakukannya, sekali lagi Saya mohon maaf kan Saya" Tiffany mencoba meminta maaf dengan tulus kepada Revando.


Mendengar permintaan maaf dari Tiffany, Revando hanya diam dan terus melanjutkan perjalanannya.


"Aduh bagaimana ini sepertinya Dia benar benar marah, ini gawat Aku pasti akan mendapatkan masalah yang besar" ujar Tiffany yang masih berdiri di depan pintu kamarnya.


...


Dan Revando pun sudah sampai di meja makannya.


"Silahkan Tuan muda" ujar Bik Jasmine sambil menghidangkan begitu banyak makanan.


"Bik Jasmine bisa tolong panggil Tiffany turun, bilang sama dia jika tidak turun sekarang maka serapannya akan segera dingin" ujar Revando.


"Baik Tuan muda" ujar Bik Jasmine.


Bik Jasmine segera menyampaikan pesan kepada Tiffany yang saat itu masih berdiri didepan pintu kamarnya.


"Noona sudah ditunggu oleh Tuan muda dibawah katanya jika Noona tidak turun sekarang maka makanan akan segera dingin" ujar Bik Jasmine.


"Baik Bik, Saya akan segera turun, Oh ya Bik Terimakasih" ujar Tiffany yang langsung turun menghampiri Revando.


Baru banget sampai di meja makan Tiffany tiba tiba langsung terkejut.


Ternyata hal yang membuat Tiffany sangat terkejut adalah karena dirinya melihat begitu banyak jenis makanan yang telah di hidangkan di meja makan tersebut.



"Ini sarapan pagi atau apa sih, mengapa begitu banyak jenis makanan di sini" ujar Tiffany dengan penuh kagum.


Sarapan pagi di rumah Revando sangat berbeda jauh dari rumah Tiffany sebelumnya, begitu banyak jenis makanan-makanan mewah yang telah di sajikan, dan ternyata semua makanan makanan tersebut belum pernah dimakan oleh Tiffany sebelumnya, dan itulah yang membuat Tiffany begitu terpesona melihatnya.


Bersambung..

__ADS_1


Hai semua sobat setia "Mendadak Dinikahi CEO Sombong" Jangan lupa untuk terus dukung karya ini dengan cara meninggalkan Like dan Komentar yang positif ya supaya karya ini menjadi lebih baik lagi ya sobat ...


Terima kasih 🙏🙏..


__ADS_2