Mendadak Dinikahi CEO Sombong

Mendadak Dinikahi CEO Sombong
Pergi, Tidak ??


__ADS_3

"Oh ya Tiffany, sebenarnya ada yang mau saya bicara'in sama kamu sekarang " wajah Revando tampak begitu serius menatap ke arah Tiffany.


"Mau Bicara'in apa " ujar Tiffany yang mulai terlihat cemas.


Wajah Tiffany terlihat begitu cemas, melihat ekspresi wajah Revando yang begitu serius menatap nya.


"Kamu boleh ikut Saya sebentar" ujar Revando kepada Tiffany.


"Hem tentu saja" ujar Tiffany dengan begitu cemas.


"Luna kamu tidak keberatan kan jika kamu menunggu sebentar di sini, sepertinya Paman ingin membicarakan soal masalah keluarga" ujar Tiffany terpaksa berbohong.


"Iya Fan, aku sama sekali nggak keberatan kok" ujar Luna dengan tersenyum.


Revando dan Tiffany pun pergi sebentar.


"Ya Allah kali ini apa lagi yang mau ia lakukan terhadap ku" ujar Tiffany didalam hatinya.


"Besok malam jam 19:00 wib, Saya mau ajak kamu untuk pergi ke acara pertemuan di rumah Saya " ujar Revando.


"Maaf nggak bisa, soalnya besok malam saya harus bekerja" Tiffany langsung menolak ajakan Revando.


"Terserah kamu setuju atau tidak setuju besok malam yang pastinya kamu akan tetap pergi bersama Saya " Bentak Revando.


"IHH apa apaan sih kamu, emangnya kamu siapa bisa seenaknya aja paksa paksa Saya, sekali saya bilang nggak bisa ya nggak bisa, satu hal yang mesti kamu ingat pokoknya besok malam Saya nggak akan pergi ke tempat itu bersama Kamu Titik..!! " jawab Tiffany dengan tegas.


"Begini saja Tiffany, jika kamu setuju mau pergi besok bersama saya, Saya akan potong hutang Almarhum Papa kamu sebanyak 5%, bagaimana " Revando mulai bernegosiasi dengan Tiffany.


Mendengar bahwa hutangnya akan di kurangi sebanyak 5%, membuat Tiffany tampak sedikit goyah akan keputusan nya untuk tidak pergi ke acara itu bersama Revando.


"Memangnya besok malam itu ada acara apaan sih, emangnya penting banget ya" tanya Tiffany.


"Kamu nggak usah banyak nanya, besok malam liat sendiri acara nya" bentak Revando.


...


"Mereka berdua lagi bicara'in apa ya, kok lama banget" ujar Luna dari kejauhan.


"Heyy kalian berdua lagi ngomongin apa sih kok wajahnya serius banget " ujar Luna sambil menghampiri mereka berdua.


"Nggak ada Lun, kita berdua cuma ngomongin tentang..." Tiffany tampak bingung mau jawab apa.

__ADS_1


"Oh ya tentang saudara saudara kita yang jauh, cuma itu aja kok Lun, benar kan Paman " ujar Tiffany sambil memberikan kode kepada Revando.


"Oh kirain apaan " ujar Luna.


"Oh ya kalian berdua masih mau lanjut joging nya " tanya Revando.


"Nggak kok sebentar lagi kita mau pulang "ujar Tiffany.


"Iya soalnya kita udah capek nih" sambung Luna.


"Kalau begitu Saya duluan ya, soalnya Jam sembilan pagi ini di kantor tiba tiba saja ada urusan mendadak yang harus saya selesaikan "ujar Revando.


"Bye bye Oppa sampai ketemu lagi, oh ya Oppa jangan lupa berhati hati ya" ujar Luna.


"Iya Luna, kalian berdua juga hati hati ya pulangnya, baiklah Saya duluan ya " ujar Revando sambil berjalan meninggalkan mereka.


"Oh ya Tiffany besok jangan lupa " ujar Revando yang memutar balikkan lagi badannya ke arah Tiffany.


Tiffany hanya diam dan juga terlihat sedikit bingung.


Beberapa menit kemudian Tiffany akhirnya tiba di rumah.


"Assalamualaikum Ma " ujar Tiffany.


"Iya Ma " jawab Tiffany dengan lusuh.


"Ma Fany langsung mandi ya soalnya gerah banget nih " ujar Tiffany.


"Iya Nak, kenapa nggak dingin tubuh dulu baru mandi Nak " jawab Mama Siska dengan tersenyum.


"Ya udah Ma Fany dinginin tubuh sebentar" ujar Tiffany yang langsung duduk di kursi ruang tamu nya.


Sepuluh Menit pun Berlalu...


Sudah hampir sepuluh menit Tiffany mendingan tubuhnya, rasa gerah ditubuhnya yang membuat Tiffany ingin cepat masuk kedalam kamar mandi nya, tampak Tiffany sedang membersihkan seluruh tubuhnya dengan sabun.


Lima Belas Menit Kemudian...


Tiffany yang terlihat baru saja keluar dari dalam kamar mandinya, tampak langsung duduk di depan meja hias didalam kamarnya sambil mengeringkan rambutnya memakai Hair dryer tiba tiba saja Tiffany teringat dengan ucapan Revando pagi tadi, Tiffany yang tadinya sedang asyik mengeringkan rambutnya memakai Hair dryer tiba tiba saja menghentikan nya, wajahnya terlihat sangat bingung, memikirkan ajakan Revando pagi tadi.


"Pergi, Tidak, Pergi, Tidak " ujar Tiffany dengan bingung sambil menghitung jari jari tangan nya.

__ADS_1


"Hah sebaiknya Aku tidak usah pergi, tapi lumayan juga jika hutang itu berkurang 5%" ujar Tiffany.


"Aahhh( Teriak Tiffany ) Ya Allah sumpah Aku bingung banget " ujar Tiffany sambil menggaruk kepalanya.


"Ya sudahlah pergi aja deh besok, Ya Allah tolong lindungi Aku besok, semoga saja tidak terjadi hal yang buruk kepadaku Amin" ujar Tiffany sambil membentangkan kedua tangan nya ke atas.


...


Hari pun berlalu begitu cepat.


Waktu menunjukkan jam 17:00 wib petang, Tiffany kelihatan begitu sibuk mencari pakaian yang akan ia kenakan untuk malam nanti.


"Ya ampun tidak ada satu pun di lemari ini baju dress semua nya hanya ada kemeja dan baju kaos saja , ya sudah lah saya pakai baju yang ada aja" ujar Tiffany dengan sedikit depresi.


"Fany kamu mau pergi ke mana Nak ??, kenapa dibongkar semua Nak bajunya, emangnya kamu cari baju apa Nak, biar Mama bantu cariin" tanya Mama Siska yang tiba tiba masuk ke dalam kamarnya Tiffany.


"Aduh bagaimana ini, apakah Aku harus jujur bilang ke Mama bahwa sebenarnya malam nanti Saya akan pergi bersama Revando, hal ini pasti akan membuat Mama sangat khawatir, Ya Allah bagaimana ini Aku sangat bingung harus berkata jujur atau tidak, jika Aku berkata jujur itu akan membuat Mama sangat cemas atau jika Aku berbohong.., tapi aku tidak boleh berbohong untuk masalah Ini kepada Mama, sebaiknya Aku harus berkata jujur " ujar Tiffany di dalam hatinya.


"TET TETTT" (terdengar suara klakson mobil yang begitu berisik)


"Siapa itu ya Fan, kok berisik banget" ujar Mama Siska.


"Iya Ma benar berisik banget, bentar ya Ma biar Fany coba cek dulu keluar " ujar Tiffany.


Tiffany mulai berjalan menuju ke arah pintu depan jendela rumahnya dengan perlahan lahan Tiffany menarik kain pintu jendelanya, terlihat mata indah Tiffany tampak sedang mencari cari dari manakah asal suara klakson itu berasal, ternyata suara klakson itu berasal dari dalam mobilnya Revando.


"Oh ternyata Dia, sungguh tidak heran lagi " ujar Tiffany.


"Tuk" Bunyi Tiffany membuka pintu.


"Ngapain kamu sore sore gini datang ke rumah saya" ujar Tiffany.


"Sekarang ini baru jam 5 sore, sepertinya kamu kecepatan deh jemput saya sekarang soalnya masih 3 Jam lagi untuk menuju ke Jam tujuh nya" ujar Tiffany dengan nyolot.


"Saya sih cuma mau pasti'in aja kalau kamu tidak lupa untuk datang ke acara malam nanti" ujar Revando yang mulai turun dari dalam mobilnya.


"Oh tunggu dulu !! "ujar Revando lagi.


"Tunggu dulu kenapa ?? " tanya Tiffany.


Bersambung...

__ADS_1


Hai sobat setia 💞Mendadak Dinikahi CEO Sombong💞 Jangan lupa untuk terus dukung karya ini dengan cara memberi Like dan tinggalkan komentar yang positif supaya karya ini menjadi lebih baik lagi ya sobat...


Terima kasih 🙏😊


__ADS_2