Mengantar Riana

Mengantar Riana
Bab 29 Laki-laki Gila


__ADS_3

Malam hari disebuah Rumah Sakit Jiwa.


Seorang pria terbangun dari tidurnya karena dia merasa ada sesuatu yang meniup-niup wajahnya, dia mengerjap-ngerjapkan matanya. Sungguh terkejut ketika dia mulai sadar, sesosok wanita dengan wajah sangat pucat berada di atas tubuhnya dengan posisi melayang, matanya begitu tajam melihat kearah lelaki itu rambutnya yang panjang tiba-tiba bergerak dan melilit lehernya hingga dia merasa sulit bernafas, tangan lelaki itu tak bisa bergerak karena diikat.


"Tolong, ampuni aku!!!"


Berusaha memohon walau suaranya tercekat karena tercekik. Namun seketika sesosok wanita itu menghilang bagaikan asap dan lelaki itu kini bernafas lega namun lampu seketika mati hingga ruangan itu menjadi gelap, lelaki itu kini mulai gelisah dan ketakutan. Suara cekikikan menakutkan memenuhi ruangan gelap itu dan lelaki itu mulai berteriak teriak ketakutan.


"Pergi kau wanita sialan !!"


Maki lelaki itu, dia memang kerap mendapat teror dari sosok hantu berambut panjang, hingga dia menjadi gila seperti ini.


Awal mula dia ketika mendapat gangguan sekitar sepuluh tahun lalu saat dia pulang dari club malam.


...Flashback 10 tahun lalu...


Suara music yang dibawakan oleh seoarang disc jokie membuat semua yang berada di ruangan itu berjoged menggila, lelaki dan perempuan membaur menjadi satu, mereka tampak asyik.


Seorang lelaki tengah duduk di sebuah sofa sedang memangku dua orang wanita sexy, kedua wanita sexy itu nampak asyik bersenda gurau dengan lelaki itu, sesekali mereka menuangkan minuman beralkohol dalam gelas dan memberikannya kepada lelaki itu.


Tak lama kemudian dua orang kelaki datang menghampiri mereka.


Melihat siapa yang datang lelaki itupun tersenyum.


"Akhirnya datang juga kalian, ayo duduk "


Setelah kedua lelaki itu duduk, datang dua orang sexy yang kemudian langsung duduk disebelah kedua lelaki itu, dan merekapun langsung kikuk.


"Tidak usah sungkan-sungkan, mereka sudah gue bayar buat muasin kalian"


Kedua lelaki itu pun terkejut mendengarnya.


Kedua lelaki itu adalah Raka dan Bayu, sedangkan lelaki yang memangku kedua wanita sexy itu adalah Nico, mereka sengaja janjian di club untuk merayakan kelulusan mereka, mereka begitu menikmati suasana itu, hanya Bayu yang merasa tak nyaman karena tak biasa.


"Kak Nicko, nih temen lo masih perawan yah, diem aja dari tadi digoda"


Ujar wanita sexy yang berada didekat Bayu sambil terkekeh, dia bernama Mery.


Spontan semua yang berada disana tertawa.


"Eh..Bay nikmatin saja, tuh lihat Raka !"


Tunjuk Nicko pada Raka yang sedari tadi sudah bersenang senang dengan wanitanya.


"Gue gak biasa Nick, sory, gue balik dulu ya !"

__ADS_1


Bayu nampak gugup dan berkeringat dingin, membuat dia semakin ditertawakan.


"Dasar culun lo, yaudah kalau lo mau balik, balik aja sendiri, kayaknya Raka masih betah disini"


Ujar Nicko sambil terkekeh dan Bayu pun pamit untuk balik duluan kepada mereka.


Setelah kepergian Bayu tinggal Nicko dan Raka yang masih menikmati malam itu.


"Nick, boleh diboking gak nih cewek ?"


"Of course, lo bisa puas-puasin malam ini"


Akhirnya merekapun berlanjut memboking wanita malam itu, mereka kini check-in di sebuah Hotel.


Nicko begitu bersemangat dia tak sabar ingin segera menerkam wanita sexy yang dia sewa itu.


"Ayo dong cepat buka bajumu !"


"ughh sayang kamu gak sabaran banget sih"


Ucap wanita itu sambil mencium leher Nicko, membuatnya semakin menggila, dan dia langsung menggendong wanita itu dan menidurkannya diranjang, sedangkan wanita itu menggeliat-geliat keenakan saat Nicko menciumi seluruh lekuk tubuhnya.


"Sayang aku udah gak tahan"


Dengan segera Nicko pun menggagahinya, suara ******* dan lenguhan bersahutan di ruangan itu.


Namun dipertengahan permainan Nicko tiba-tiba melihat wanita itu berubah menjadi Riana yang sedang tak berdaya saat dia perk0s4 dulu, Nicko langsung menghentikan permainan itu karena terkejut dan wanita itu kini menjadi bingung melihat wajah Nicko yang berubah itu.


"Kenapa Sayang ?"


Nicko yang tersadar bahwa dia tengah berhalusinasi seketika mencoba tersenyum dan kembali lagi keranjang mereka.


"Aku ingin ganti posisi sayang, kamu diatas ya !"


Ucap Nico sambil berbisik dan menggigit kecil telinga wanitanya, tanpa menunggu lama wanitu itu langsung naik ketas tubuh Nicko dan merekapun bermain lagi.


Ditengah permainan lagi wanita itu kini berubah menjadi Riana, namun lebih menakutkan, Riana tampak menyeringai dan wajahnya sungguh menyeramkan membuat Nicko langsung berteriak dan mendorongnya.


"Ada apa sayang ?"


Wanita itu nampak bingung.


"Jangan lo deketin gue, pergi lo sekarang juga !"


"Apa salah aku ?"

__ADS_1


"Pergi lo sekarang juga !"


"Jangan asal nyuruh pergi aja dong, bayar dulu !"


Tanpa pikir panjang Nicko mengambil dompetnya dan mengambil uang tunai tanpa dia hitung dulu, setelah itu dia serahkan semua pada wanita itu.


Akhirnya wanita itupun pergi, walau sedikit dongkol tapi dia cukup senang karena mendapat tip yang lumayan banyak dari Nicko.


'Dasar laki-laki aneh, gila !!!'


Batin wanita itu setelah meninggalkan kamar hotel.


Setelah kepergian wanita itu kini dia memakai bajunya lagi dan ingin pulang.


Saat berada di basement dia merasa diikuti oleh seseorang, namun saat dia menoleh tak ada seorangpun, suasana basement sangat sepi dia mulai merasa tak nyaman, diapun segera membuka mobil dan menjalankan mobilnya, pikirannya masih kacau karena kejadian tadi, ditambah dia sedang dalam pengaruh minuman beralkohol dia jadi sedikit tidak fokus mengendarai mobilnya.


Ditengah perjalanan dia seperti merasa ada sesuatu dibelakang.


Benar saja ketika dia melihat dari fender mirror nampak sesosok wanita dengan muka yang pucat sedang melotot kearahnya, Nicko pun langsung berteriak dan mobilnya oleng, hingga tiba-tiba.


Bammpppppzzz


Mobil Nicko pun menabrak pohon.


Dirumah sakit kini Nicko ditangani oleh tim medis, lukanya hanya lecet di bagian tangan dan kaki namun sedari tadi Nicko tak kunjung sadar, Mommy Nicko hanya bisa menangis melihat keadaan putranya, sedangkan Daddynya kini sedang berada di luar negri mengurus bisnis.


Akhirnya setelah dilakukannya CT Scan, diketahui terdapat luka dalam pada kepala Nicko, dan itu juga berefek pada saraf di otaknya, karena ditambah lagi efek dari Nicko yang suka mengkonsumsi obat-obatan terlarang.


Sekitar satu minggu dia tak sadarkan diri, kini dia sudah mulai membuka matanya.


Raka dan Bayu menjenguk Nicko dirumah sakit. Namun Nicko masih tak berdaya, dia seperti tak mengenali orang-orang disekitarnya, dia hanya bisa nyeracau tak jelas, bahkan sesekali dia berteriak-teriak.


"Kau wanita sialan Riana !!!"


Ceracau Nicko kemudian membuat Bayu dan Raka bergidik ngeri mendengarnya.


"Kak, yang tenang dong, nih ada Bayu sama Raka disini !"


Ujar Mommy Nicko sangat mencemaskan putranya itu.


Hari demi hari kondisi Nicko semakin parah, walau lukanya sudah berangsur membaik, namun keadaannya masih tetap sama, suka berteriak-teriak tak jelas, bahkan suka menyakiti diri sendiri dan menyakiti orang-orang sekitarnya.


Akhirnya keluarga besarpun sepakat untuk memindahkan Nicko di rumah sakit jiwa. Walau sangat terpukul mommy Nicko atas kesepakatn itu, namun itu adalah keputusan terbaik dan itu semua demi kesembuhan Nicko.


...Flashback selesai😌...

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2