Mengasuh Anak Mantan Suamiku

Mengasuh Anak Mantan Suamiku
BAB 10. Keracunan ASI


__ADS_3

Aida kini tengah menyusui Reza, dia memandang wajah Reza yang mirip sekali dengan Darion, benar-benar copyan Darion.


Reza baru berusia satu bulan, sangat berat pasti bagi Reza karena harus kehilangan ibu kandungnya di usia begitu muda.


"Eh, Reza?"


Aida mendelik, tatkala Reza melepas susunya dan muntah di gendongan Aida, Aida terkejut, dia langsung menutup area dadanya tempat Reza menyusu tadi.


Tak lama kemudian badan Reza mengigil sedikit dan kembali memuntahkan ASI yang tadi dia minum, bahkan Reza kini tengah sesak napas.


"Reza!"


"Kak! Kak Ion!"


Aida berteriak memanggil nama Darion dari dalam kamar, Darion yang baru masuk ke kamarnya langsung berlari menuju kamar dimana Aida menyusui Reza.


"Kenapa?" tanya Darion yang membuat Aida histeris memeluk Reza.


"Reza Kak! Dia sakit, tadi dia muntah sekarang mengigil dan kesulitan bernapas, Kakak kan dokter tolong periksa Kak!"


Darion bingung, dia sendiri dokter tapi dia Dokter Onkologi bukan Dokter umum yang bisa menangani penyakit diluar bidangnya.


"Tunggu saya siapin Mobil, kita ke rumah sakit."


Darion hendak keluar dari kamar menuju mobil, tapi Aida segera menahannya. "Gak usah kak!"


"Gak usah gimana! Reza udah sesak napas itu."

__ADS_1


"Buka baju kakak sekarang," pinta Aida yang membuat Darion mendelik. "Buka kak!"


Darion yang sudah memakai kaos santai langsung membukanya sehingga menampilkan badannya yang atletis dan terjaga, Aida langsung memberikan Reza kepada Darion dan meminta Darion untuk mendekapnya.


"Biar aku yang nyetir, mana kuncinya, Kakak dekap aja Reza, seenggaknya Reza gak mengigil lagi."


Darion mengerti sekarang, dia mendekap Reza dan berusaha memberikannya kehangatan.


Aida yang sudah mendapatkan kunci mobil, langsung berlari menuju mobil di susul oleh Darion yang menggendong Reza.


Darion terkejut karena dia tidak pernah tahu bahwa Aida bisa mengendarai mobil, jarak rumah sakit tidaklah terlalu jauh, rumah sakit tempat Darion bekerja strategis dengan rumah Darion karena Darion biasa menghemat waktu di perjalanan.


Sesampainya di rumah sakit, Aida langsung berteriak memanggil dokter, tapi aksinya dihentikan saat seorang Dokter yang menangani suntik hormon Aida dulu, datang dan menginfokan Reza harus dibawa ke polianak.


Sesampainya di sana ada Danu, seorang dokter anak yang merupakan sahabat Darion.


"Loh Ion, Reza kenapa?"


Sebenarnya sedari tadi Aida dan Darion sudah menjadi pusat perhatian, pertama Aida yang langsung berteriak seolah itu adalah naluri seorang ibu, dan kedua adalah Darion yang tidak memakai baju.


Danu segera memeriksa kondisi Reza yang sudah tidak mengigil tapi masih sesak napas, Danu memberikan pertolongan pertama hingga akhirnya gejala sesak napas Reza berhenti dan Reza sudah tertidur.


"Bagaimana, Dok?" tanya Aida yang membuat Dokter Danu tersenyum, kini Aida dan Darion sudah duduk didepan Dokter Danu.


"Tidak ada gejala yang parah, ini hanya gejala alergi dari pengaruh alergi susu sapi Reza, bukan susu basi ataupun sebagainya, imun Reza masih begitu lemah, ditambah saat dia lahir dia harus mendapat bantuan inkubator waktu itu."


"Bagaimana bisa, Reza kan mengonsumsi asi bukan susu formula," protes Darion yang membuat Aida terdiam.

__ADS_1


"Mungkin karena aku mengonsumsi makanan yang mengandung susu sapi?" tanya Aida menebak.


"Tepat! Makanan si ibu itu sangat berpengaruh ke ASI-nya, jadi usahakan menghindari makanan yang memicu alergi dan juga makanan pedas," jawab Dokter Danu.


Aida mengangguk, dia kemudian mengambil izin untuk mengecek Reza.


Sementara itu tinggal Darion dan Danu disana. "Siapa dia?"


Darion mengangkat kepala atas pertanyaan Danu padanya. "Aida?"


"Iya, siapa lagi, calon istrimu?"


"B-bukan, dia cuma ibu susu Reza," jawab Darion yang membuat Danu mengangguk.


"Aku akuin naluri seorang ibunya sangat bagus, koreksi aku dia yang menyuruhmu memberi pertolongan pertama dengan mendekap Reza?"


Darion mengangguk.


"Sudah kuduga, andai saja itu tidak dilakukan mungkin akan sulit, karena mengigil bisa membuat proses pengobatan jauh lebih menyulitkan, berterimakasih lah padanya, selain Ibu susu dia juga adalah sebenar-benarnya ibu yang tangguh.".


Darion terdiam mendengar ucapan Danu, Darion berpikir sikap cepat tanggap dan tegas Aida membuat kondisi sigap ditangani.




__ADS_1


Assalamualaikum


Jangan Lupa Like


__ADS_2