
Happy reading
Skip uy skip 🙈🙈
🌹🌹🌹🌹
Ntah setan apa yang sedang merasuki suaminya itu lily pun tak tau, yang tadinya marah-marah tidak jelas kini berubah drastis
Lidah Bian merojok-rojok miliknya dan menji lat semua yang ada di dalam sana yang sebesar kacang kedelai. Lily Kaget! Ternyata milik suaminya sudah keluar melewati ****** ********. Kelihatan ujungnya memerah. Lily takut, apakah miliknya muat untuk senjata suaminya itu. Sudah terasa satu jari dimasukkan ke dalam miliknya. Dikeluar- masukkannya jari itu dan diputar-putar. Digoyang ke kanan dan kiri. Satu jari dimasukkannya lagi. Terasa sakit, tapi nikmat. Mungkin masih penasaran,Bi memasukkan jarinya yang kedua dan ada tanda merah-merah yang keluar.
"aghh... .. " Lily mengerang sakit
Bian pun menyudahi nya lalu membaringkan Lily di atas ranjang king size itu dan membukakan kaki wanitanya itu lebar-lebar. Bi dapat melihat dengan jelas milik Lily yang kecil namun kelihatan gemuk seperti bakpau. Lily lihat suaminya itu mengelus miliknya, dan menyenggol-nyenggolkan pada miliknya., Lily pun kegelian. Dibukanya milik Lily dengan tangan kirinya, dan tangan kanan menuntun senjatanya yang besar dan panjang menuju surgawi itu . Didorongnya perlahan, “Sreett... Agh.. "Erang menahan sakit saat benda tumpul itu menusuk namun belum masuk tapi sudah sakit luar biasa
__ADS_1
" Sakit...agh... "Lily mencengkram lengan suaminya
Bian melihat istrinya itu menjerit kesakitan dan dicobanya sekali lagi. Mulai Lily rasakan ujung senjata suaminya masuk perlahan. Lily mulai geli, tetapi sangat sakit sekali di karna kan Lily masih pera wan.
Bian pun melihat Lily meringis menahan sakit, dia berhenti dan bertanya. “Sakit ya..?” namun Lily tak menjawab, hanya ia pejamkan matanya ,
“Bleess..” Bi menghentakan senjatanya dengan sekali dorongan
Selang beberapa saat, milik Lily rupanya sudah dapat menerima semua senjata Bi dengan baik dan mulai berair, sehingga ini memudahkan Bian untuk bergerak. Lily mulai basah dan terasa ada kenikmatan mengalir di sela pa hanya. Perlahan Bi menggerakkan pan tatnya ke belakang dan ke depan. Bi mulai kegelian dan nikmat.dengan malu-malu Lily membantu ikut menggerakkan pan tatnya berputar. “Aduuhh.., ehmm..ah lily....,” erang Bi menahan laju perputaran pan tat istrinya itu.
Rupanya Bian juga kegelian kalau Lily menggerakkan pan tatnya. Ditahannya pan tat Lily kuat-kuat agar tidak berputar lagi, justru dengan menahan pan tat istrinya kuat-kuat itulah Lily menjadi geli dan berusaha untuk melepaskannya dengan cara bergerak berputar lagi, tapi Bian semakin kuat memegangnya.
Lily melakukan lagi gerakan berulang dan ia rasakan telur senjata suaminya menatap pan atatnya licin dan geli. Rupanya Bian termasuk kuat juga, berkali- kali senjatanya mengocek milik Lily masih tetap saja tidak menunjukkan adanya kelelahan bahkan semakin meradang.
__ADS_1
Lily mencoba mempercepat gerakan pan tatnya berputar semakin tinggi dan cepat, Lily melihat hasilnya Bian mulai kewalahan, dia terpengaruh irama Lily yang semakin lancar.Lily turunkan kakinya menggamit pinggang Bian , Bi semakin tidak bergerak berputar lagi, tapi dia semakin kuat memegangnya. Lily turunkan kakinya menggamit pinggangnya, dia semakin tidak leluasa untuk bergerak, sehingga Lily dapat mengaturnya. Lily merasakan sudah 4 (empat) kali miliknya mengeluarkan mayones untuk membasahi senjata suaminya, tetapi Bi belum keluar juga.Lily memegang senjata suaminya yang keluar masuk liang miliknya, ternyata masih ada sisa sedikit yang tidak dapat masuk ke miliknya.
Lily pun terus mengerang keasyikan, “Auh.. auh.. Kak Bi . auh.. .. Ugh.. ah.. .. ugh.. ah.. sshh.. uh.. oh.. uh.. ash.. sshh..” “Kecepek.., kecepek.., kecepek..,” bunyi milik Lily saat senjata Bian mengucek habis di dalamnya. lily kegelian hebat, “Aku mau keluar, Tahan ya..,” pintanya menyerah. Tanpa membuang waktu, . “Sreet.., sreett.., sreett..,” Lily merasakan ada semburan hangat bersamaan dengan keluarnya pelicin di miliknya, Bian memeluk Lily erat demikian pula dengan Lily.
Mereka berdua kelelahan dan berkeringat bersama siang itu.
Namun tak lama Bian mendapatkan telpon dari kantornya dan ia langsung memakai bajunya
"Istirahat lah aku pergi dulu." setelah menerima telpon Bian tanpa penjelasan kenapa tiba-tiba melakukannya dengan Lily dan langsung pergi begitu saja meninggalkan Lily di hotel itu saat itu juga.
Bersambung......
yok next kilat support othor tinggalkan jejak 💪🙏🙏
__ADS_1