MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)

MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)
Gatel?


__ADS_3

Happy reading


🌹🌹🌹🌹


"Ma.. ma.. mau kemana? temani a.. aku.."


"Ge.. " El membalikan tubuhnya


"Ge... kau bangun? Ge." El kaget dan langsung mendekat dan duduk kembali ditempat nya


"Tunggu sebentar, kakak panggil dokter dulu." El hendak meninggalkan disana namun tangan Ge tak mau lepas dari pergelangan tangannya


"Temani aku, se.. sebentar saja." Pinta Ge memohon dengan suara serak nya


"Tapi"


"Please.... " Ge kembali memohon dengan menatap manik mata El


"Baiklah." El langsung duduk kembali dan menggenggam tangan istrinya


"Apa aku selama ini menyusahkan mu?" Tiba-tiba Ge bertanya dan El dengan cepat menggelengkan kepalanya


"Aku egois?"


"Tidak." El kembali menggelengkan kepalanya


"Jawab jujur."

__ADS_1


"No... itu sudah tugas suamimu memahami karakter dan menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing, jadi menurut kakak tidak." ucap El


"Kau berbohong kak, kau tertekan kan karna aku,. yang suka ini suka itu, minta ini minta itu. ngidam aneh-aneh, iya kan? kakak lelah kan?" ucap wanita itu lagi


"Tidak sayang, kakak menikmati semuanya, kakak menikmati peran tersebut apa lagi sekarang sudah menjadi ayah dari buah hati kita." jawab El menyunggingkan senyum mereka


"Buat hati?"


"Ya.. buah hati,,, baby kita." ucap El menjelaskan lagi


"Anak ku sudah keluar?dia sehat?apa dia tampan seperti mu?" Ge bertanya-tanya dengan mata berbinar-binar


"Anak mu sudah welcome sayang." Tiba-tiba Grand Ma helena dan yang lain nya langsung masuk kedalam ruangan itu tanpa mengetok ataupun izin


"Grand Ma." Ge melihat kearah semua orang tampak jelas semua orang menatap bahagia dan tersenyum kepada anak, cucu juga keponakan mereka tersebut.


Grand ma pun langsung membawa bayi mungil itu dan menengkurepkan nya di badan Gebby.


"Dia." Ge tercengang, tubuh mungil itu menempel di dadanya, wangi baby itu menyeruak sampai kedalam rongga hidungnya.


"Dia baby kita, bayi kita sayang." ucap El memberitahukan


Ge tersenyum bahagia sampai air mata nya pun menetes, ia berhasil melawan sakit nya demi buah cinta ia dan suami.


"Mommy, sekarang Ge bakal jadi ibu juga? bukan hanya istri?" tanya Ge menatap wajah mommy nya


"Iya sayang, kau menjadi ibu sama seperti mommy." ucap mommy jihan mendekati putrinya yang terbaring

__ADS_1


"Terimakasih mommy, Ge bahagia sekali." ungkap nya begitu tulus


Semua orang disana pun turut bahagia dan merayakan semua kebahagiaan itu dengan bernyanyi ria menyambut baby boy tersebut.


"Aku juga pengen." Tiba-tiba Lily berbisik ditelinga Bian


"Pengen? apa?" tanya Bian menatap mata istrinya


"Punya Baby terus nanti kamu yang urus, kek nya asik ya?" bisik Lily lagi kepada Bian sambil tersenyum senyum gemes


"Lah kok aku yang urus? tugas suami itu cari nafkah sayang, dan tugas istri urus rumah dan anak-anak." El menekankan kata-kata nya agar jelas


"Owh gitu ya?" Lily menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal


"Iya lah." Jawab Bian sambil geleng-geleng melihat tingkah istrinya itu


Mereka pun akhirnya diam namun Lily, hanya mulutnya yang diam namun tidak dengan tangannya.


"Kenapa?" tanya Bian, karna melihat istrinya sedari tadi menggaruk betis kaki nya dan juga lengan tangannya


"Ada apa?" tanya Bian lagi karna Lily tidak menjawab


"Nggak... mau tanya boleh?" ucap Lily


"boleh." jawab Bian


"Lily mau nanya, nyamuk cewek atau cowok sih? kok gatel ya." cicit Lily

__ADS_1


"Lah."


Bersambung.....


__ADS_2