MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)

MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)
Strong Lily.


__ADS_3

Happy reading


💔💔💔💔💔


Lily membelakangi Bian sambil meneteskan air matanya dan hendak berjalan meninggalkan ruangan itu karna dada nya sesak bahkan sakit mendengar hinaan akan dirinya yang ia dengar langsung dari mulut orang yang sangat ia cintai selama ini.


Bahkan lily berusaha semaksimal mungkin mengubah karakternya yang dulu menjadi lebih baik lagi hanya demi Bian namun apa yang ia dapat? Sakit bahkan kecewa yang sangat dalam.


"Hihkksss... "Lily langsung menghapus bulir airmata di pipi nya dan berusaha tetap tegar melangkah namun lagi-lagi Bian bicara dengan tegas dan lantang


" Berhenti disitu Lily? Aku juga perlu bicara dan kau juga harus mendengarkan." Ucap Bian dengan lantang membuat Lily tersenyum smrik mendengar perkataan pria berstatus suaminya itu


"Bicara?" Lily langsung membalikan tubuhnya mengadap Bian


"Katakan dan aku akan mendengarkan." Ketus Lily dengan wajah datar dan muka yang memerah menahan air matanya


"Kau bilang mencintaiku kan?" Ucap Bian


"ya." Jawab Lily


"lalu kenapa sekarang kau mau pergi?" Tanya Bian lagi


"karna aku sudah lelah." Jawab Lily sesingkat mungkin


"hanya sebatas itu?" Tanya Bian lagi

__ADS_1


"Ya." Jawab Lily cuek dengan menahan air matanya


"Lemah." Bian meremehkan


"hubungan yang sudah diketahui keluarga bahkan sudah memiliki ikatan tidak layak di akhiri nyonya lily." Jawab Bian lagi


"Bukan kah kita berjanji satu bulan nikah jadi untuk apa lagi?" Jawab lily


"itu kau yang berkomitmen bukan saya dan saya tidak mengiyakan." Jawab Bian


"Cih.... kau tidak mencintai ku makanya aku memutuskan seperti itu." jawab Lily membaung arah pandangnya ke arah lain


"Maka ajari aku mencintaimu." ucap Bian serius


"Maaf sudah telat,,kau bukan hanya menyakiti fisik dan mental ky tapi juga hati ku."ketua lily hendak pergi namun secepat kilat Bian menarik wanitanya itu dan langsung membawa lily masuk kedalam pelukan nya.


"Kau tidak salah jadi tidak perlu." ucap Lily tanpa sadar meneteskan airmata nya, mengingat betapa ia terlalu tergila-gila kepada seorang Bian selama ini, padahal dirinya juga perlu dicintai.


"Maafkan aku." Bian semakin mempererat pelukan nya tak ingin melepaskan wanitanya itu.


"Lepasin." Lily memaksa untuk di lepaskan dari pelukan Bian namun Bian tetap kekeuh tidak ingin melepaskan nya


Lily sekuat tenaga ingin lepas dari pelukan Bian "Lepasin." pinta lily lagi


"Maafkan aku." ucap Bian lagi tetap tak ingin melepaskan pelukan nya kepada Lily

__ADS_1


"Kau tidak salah, kan sudah ku bilang jadi jangan seperti ini. lepasin." ucap Lily lagi


"Jangan pergi please.. " Bian memohon dngan memeluk erat tubuh kecil lily


"No."


"No kak Bi, Aku menyerahmenyerah, caramu mengabaikan aku sudah cukup untuk menyadarkan aku." ucap Lily dan pelukan mereka pun terlepas


"Jangan... aku mohon." mata Bi sudah mulai memerah


"Kamu mengecewakan ku yang menyerahkan seluruh hatiku untukmu, aku memilih mu karna aku percaya bahwa kamu berbeda dari orang lain. "


"Ternyata aku salah." Gumam Lily


"Diam sakit hati di ungkap ribut, aki sering diposisi itu kak Bi." ketus Lily


"Kau tak pernah menghargai ku jangankan sebagai seorang istri sebagai seorang wanita pun tidak, kau selalu mengabaikan aku, lebih menyibukan dirimu di kantor dan mempekerjakan wanita teman SMA mu dulu dibanding istrimu yang bodoh ini.jadi maaf... akut tidakk bisa." ucap Lily dengan tegas


"Kasih aku satu kali kesempatan Lily please... " Bi memohon dan berlutut dihadapan istrinya


"No." Gumam Lily, Lily pun memutar tubuhnya hendak meninggalkan Bian disana sedangkan Bian hanya bisa pasrah.


Namun sebelum pergi lily mendekati Bian kembali "Jangan curhat rumah tangga mu kalau tidurnya masih satu kelambukelambu, catet."


Bersambung....

__ADS_1


🙏🙏🙏🥰💪


__ADS_2