
Happy reading
🌹🌹🌹🌹🌹
Siang ini sudah waktunya Ge pulang kerumah bersama suami juga anak nya yang baru lahir, mereka memilih mengurus anak mereka sendiri tanpa bantuan art atau babysitter
"Sayang hati-hati." El mengingatkan istrinya agar hati-hati naik ke dalam kursi roda nya
"Iya." Jawab Ge
Setelah El selesai membereskan barang-barang mereka disana El pun siap menurun kan koper mereka dan ternyata Bian dan Lily datang kesana atas suruhan mommy Jihan untuk membantu kakak mereka pulang.
"Kalian disini?" tanya Ge
"Ya.... kita mau bantu kakak, disini baby boy nya biar lily yang bawa." Lily mengambil alih membawa bayi tersebut.
"Kak El mau kemana?" tanya Bian
"Kakak mau melunasi administrasi dulu." Jawab El
"Ehmm... biar Bian aja, kakak dorong aja kak Ge ke mobil, oke." ucap Bian dan langsung mengambil kertas di tangan kakak ipar nya itu
"Dasar anak itu main rampas aja." gumam El geleng kepala melihat tingkah adik nya itu
Setelah sesi pembayaran selesai dan mereka berempat pun menuju pulang ke Apartemen El dan tak lama perjalanan akhirnya mereka semua sampai di kediaman El juga Ge selama ini.
"Welcome rumah mu Baby boy." Lily berbicara kepada bayi di gendongan nya itu sedang Ge menahan tawa melihat nya
"Ayo kita masuk semua." Ajak El sambil medorong kursi roda istrinya.
"Kakak mau anter Ge ke kamar nya dulu ya." El pamit untuk mengantarkan istrinya agar leluasa untuk istirahat
"Ya kak."
__ADS_1
"Oke kakak ipar." Jawab Lily
"Tututu.... emesnya ini bayiiii." Lily menimang-nimang bayi kakak iparnya itu sambil ia cium gemes
"Lily jangan digituin ntar nangis anak orang." Bian memberitahu istrinya itu dengan nada pelan agar tidak tersinggung
"Biarin... dia ga nangis kok,, habis lucu banget." Lily kembali menciumi bayi kecil itu dengan gemes
"Hey Lily nanti nangis, sini kemarikan." pinta Bian kepada istrinya yang bebel itu
"Ga mau." tolak Lily
"Kemarikan." ucap Bian lagi
"Sirik aja." Ketus Lily lalu ia memberikan bayi itu dengan sangat tidak rela kepada suaminya
"Lily tu bosan ga ada mainan tau." Ia tak henti-hentinya ngedumel sambil melirik Bianyang meletakan bayi yang tertidur pulas itu kedalam tempat tidur baby yang memang sudah ada disana .
"Apa?Hmmm." tanya Bian sambil menatap mata istrinya
"Itu apa?"
"Lily tu lagi pengen main sama baby boy tapi kak Bisa gangguin terus dan larang-larang Lily terus, sebel tau." ucap nya sambil mengerucut kan bibirnya namun terlihat menggemaskan dimata Bian
"Owh gitu,,, ya udah." jawab Bian santai
"Ya udah apa?" tanya Lily
"Bosan kan? pengen main kan?" tanya Bian sambil menunjuk kearah wajah istrinya
"Iya udah ayuk,,, kita main, main sama kakak." ucap Bian sambil menghibur istrinya
"Main? main kuda-kudaan gitu." jawab Lily sambil menyengir
__ADS_1
Pletakk...
"Awssss.... sakit kak Bi." Lily mengelus keningnya yang kena jentik oleh tangan Bian
"Habis pikiran kamu itu ga ada yang waras, bukan main itu." ketus Bi
"Terus?"
"Kita main tebak-tebakan aja." usul Bian
"Oke, Lily duluan ya kasih pertanyaan dan nanti kakak yang terusin jawab
" Boleh."jawab Bian seakan enteng pertanyaan istrinya itu
"Oke gini, Nikah sama aku ga boleh ada kata lelah, kamu cape?" pertanyaan Lily
"Ayo jawab."
"Kamu cape? ehmm... istirahat dong." jawab Bian
"Hahahah..... " Lily tertawa garing
"Kenapa ketawa? benar kan?"
"Salah." Ucap Lily
"Salah?terus apa dong?" tanya Bian
"Yang bener gini, Nikah sama aku ga boleh ada kata lelah, kamu cape?aku yang di atas.. hehe." jawab Lily
"Dasar mesum."
Bersambung....
__ADS_1
Like... komen dan bantu support terus ya karya receh ini