
Happy reading
🌹🌹🌹🌹🌹
"Nyonya Gebby saat operasi tadi banyak kehilangan darah bahkan kami menambahkan darah cadangan untuk menguatkan proses SC dan oprasi yang kami lakukan tlah berhasil namun." Dokter itu pun setelah memberikan penjelasan nya seketika diam sejenak
"Namun apa dok?"
"Iya, ada apa dok?" Semua orang bertanya-tanya
"Ehmm... nyonya Gebby kuat, dia bisa bertahan sampai detik bayinya keluar namun saat bayi keluar nyonya Gebby tidak sadar kan diri sampai saat ini, dan kami belum bisa mastikan kapan ia akan sadar." ucap dokter yang menangani Ge pada akhirnya
"Maksud dokter istri saya koma?" El langsung menduga-duga
"No, bukan begitu... pasien mungkin syok atau lelah dan mungkin ia akan istirahat sampai batas yang belum bisa di pastikan, saya harap anda dan pihak keluarga bisa dengan sabar menunggu, permisi." dokter pun akhirnya meminta izin pamit dari sana karna ada yang harus ia selesaikan kembali
__ADS_1
"Gak papa, dia baik-baik aja. sabar." Daddy Bara menepuk bahu El dan mengingatkan untuk tidak harus berlebihan berfikiran yang tidak-tidak
"Ya dad." El dengan memejamkan matanya sekilas lalu mencoba menerima semuanya.
Semua orang disana hanya bisa pasrah ditengah kebahagiaan karna memiliki cicit, cucu, anak, keponakan namun dari itu semua mereka juga sangat sedih atas apa yang di alami Gebby saat ini.
"Aku mau ketemu istriku sebentar."Tiba-tiba El berdiri sambil melihat ke arah dalam ruangan Ge dengan kaca transparan tersebut.
" Tapi El."Mommy Jihan hendak mencegah namun daddy Bara menahan nya
"Pergilah."
"Sayang." El langsung duduk disisi tempat tidur istrinya sambil menggengam tangan Gebby yang ada jarum infus nya.
"Sayang, Baby kita sudah lahir. ayo buka matanya?" ucap El seolah sedang membagikan kebahagiaan nya
__ADS_1
"Kau tau? baby kita sangat lucu dan sangat menggemaskan, apa lagi saat ia menangis. ayo buka matamu?" pinta El lagi sambil tersenyum paksa walau di hatinya ia sangat rapuh melihat istrinya terbaring tak berdaya sedangkan dirinya tak bisa apa-apa.
"Kau tau Ge, kau memberikan ku hadiah yang sangat istimewa. dan aku tidak bisa membalasnya bahkan dengan apapun." ucap El lagi dan ia pun mencium punggung tangan istrinya dengan lama
"Kau istri sekaligus ibu yang sangat luar biasa, kau melawan semuanya demi baby kita. bangun sayang,,, bangun." Ucap El membanggakan istrinya lalu meminta wanitanya itu membuka mata
"Bangun sayang bangun, kita rawat anak kita sama-sama nanti dirumah. bayi mungil kita laki-laki sayang, bangun." El lagi-lagi menggoyangkan tangan istrinya dan tanpa sadar air mata laki-laki itu pun menetes dari pelupuk matanya
Ia seakan menjadi laki-laki lemah dan payah, tak bisa melindungi istri juga anaknya yang sekarang butuh bantuan.
"Ge jika ada yang sakit ditubuh mu bilang, bagi sakit nya bersama suami mu ini,,, bangun Ge bangun." Lirih laki-laki itu begitu mendalam
El hanya bisa tertunduk sambil menggenggam tangan istrinya berharap ada keajaiban yang datang.
El menengadah kan wajah nya dan melihat Ge masih tetap memejamkan mata membuat ia hanya bisa pasrah dan bersabar, El puj hendak berdiri untuk keluar ruangan itu namun ia di kaget kan oleh tangan yang memegang erst pergelangan tangannya.
__ADS_1
"Ma.. ma.. mau kemana? temani a.. aku.."
Bersambung.....