MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)

MENGEJAR CINTA KAKAK (EL DAN GE)
Bicara berdua


__ADS_3

HAPPY READING


♥♥♥♥♥♥


Setelah semua orang bertepuk tangan bahagia mendengar ucapan lily dan kini Bian pula yang bersuara.


"Ya baiklah setelah lulus aku akan menikahi Lily tapi bisa tinggalkan kami berdua? Bi mau bicara sama Lily sebentar." ucap Bian meminta ruang hanya untuk ia dan Lily bicara


"Kau memang cucu ku yang dewasa, ayo kita semua keluar." ucap Grand Ma Helena bangga lalu meminta semua orang keluar dari tempat itu


Dan setelah semua orang keluar hanya ada Bian dan Lily yang saling tatap di ruangan tersebut.


"Kenapa kau bilang seperti itu?" tanya Bian seakan sedang menginterogasi Lily


"Karna itulah faktanya." jawab Lily singkat


"Jangan main-main Lily, apa lagi soal pernikahan." ketus Bi lagi namun tanpa mereka sadari ternyata Ge ada di dalam toilet ruangan itu dan saat Ge hendak keluar mendengar Bian bicara dengan Lily membuat Ge mengurungkan niat nya untuk keluar kamar mandi.


"Lily tidak sedang main-main dan lily serius kok." jawab gadis itu lagi

__ADS_1


"Egghhh..... gimana sih harus jelasinnya." Bian mengerang dan menendang satu kaki nya ke arah udara sedangkan Lily hanya melihat aneh akan sikap Bian, dan sebenarnya lily tau jika Bian belum atau tidak mencintainya tapi lily yakin ia bisa menaklukkan gunung es itu hingga mencair.


"Apa kau meragukan aku yang selalu welcome kepada laki-laki?" tanya Lily


"Itu salah satunya." jawab Lily


"Tapi setiap aku dekat dengan laki-laki kak Bi selalu menarik telinga ku dan langsung membawa ku pergi dan kau tau kak Bi perlakuan mu itu membuat Lily suka dan cinta sama kak Bi." ungkap Lily jujur


"Tapi kau itu masih kecil berhenti cinta-cinta." ucap Bi lagi menekan perkataan nya


"Aku masih kecil lantas kau apa? menggunakan leptop dan duduk di kursi presdir? ya kau dewasa pikiran dan tata cara bicara, tapi aku juga bisa kok perlahan mengubah sikap ku." ucap Lily lagi


"Tidak semudah itu Lily." ucap Bi lagi


"Aku ngerti kok, aku juga paham." ucap Lily


"Satu bulan, satu bulan pernikahan jika aku tidak bisa membuat mu jatuh cinta maka kita akan berpisah seperti yang kau inginkan dari awal." ucap Lily dengan berat ia harus memberikan sedikit kejelasan agar Bian tidak lagi bertanya dan meremehkan kelemahan nya.


Bian kembali menatap manika mata Lily yang memerah seakan ingin menangis tapi gadis itu menahan nya.

__ADS_1


"Aku keluar dulu." Bi langsung membalikan tubuhnya dan kelaur dari ruangan itu


Sedangkan Lily langsung memposisikan tubuhnya duduk dan menyadar di ranjang tersebut lalu ia menenggelamkan wajahnya di bagian lutut sambil terisak kecil.


"Tidak ada yang tidak mungkin bukan?" Tiba-tiba suara yang sangat tidak asing menyadarkan lily


"Kak Ge." panggil lily sambil menghapus air mata nya


"Jangan menangis, Lily kau itu kuat hapus air mata mu." ucap Ge langsung menghapus air mata gadis itu dengan tangannya


"Kak Ge, lily tidak menangis kok ini tadi mata lily kelilipan jadinya lily kucek-kucek makanya memerah dan mengeluarkan air mata." jawab gadis itu berbohong


"Baiklah." jawab Ge menampilkan senyum di wajah nya


"Terkadang air mata lebih jujur dari sebuah senyuman, karna air mata terjatuh saat hati kita tersentuh, sedangkan senyuman bisa saja menutupi kesedihan." ucap Ge kepada Lily


"TETAP SEMANGAT, tidak ada hidup tanpa masalah dan tidak ada perjuangan tanpa ada rasa lelah, ada lelah yang sengaja ditahan karna ada harapan yang harus diwujudkan, betul kan?" tanya Ge dan lily pun mengangguk


"Teruslah berjuang aku mendukung mu." ucap Ge pada akhirnya

__ADS_1


bersambung....


like komen dan bantu support othor dengan vote juga ya 🙏🙏🥰


__ADS_2